Home / Aceh Barat

Selasa, 4 Juli 2023 - 16:22 WIB

Pj Bupati Aceh Barat Buka Rakor dan Rembuk Stunting

Redaksi

Meulaboh – Penjabat (Pj) Bupati Aceh Barat, Drs. Mahdi Efendi, membuka rapat koordinasi (Rakor) tingkat Kabupaten (rembuk stunting) sekaligus mengukuhkan Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Aceh Barat, yang dilaksanakan di aula Cabang Dinas (Cabdin) Pendidikan wilayah Kabupaten Aceh Barat, Selasa (04/07/2023).

Rembuk stunting dan pengukuhan TPPS Kabupaten Aceh Barat tersebut merupakan tindaklanjut dari program Pemerintah Pusat, dalam upaya menurunkan angka prevalensi stunting Nasional hingga dibawah 14 persen pada tahun 2024 mendatang. Hal itu sesuai dengan target RPJMN yang di canangkan.

Acara ini diikuti sebanyak 200 peserta dari seluruh pemangku kepentingan yang terdiri dari TPPS tingkat Kabupaten, Kecamatan, Desa, perguruan tinggi hingga lembaga masyarakat.

Dalam sambutannya, Pj Bupati Mahdi mengatakan, rapat koordinasi bersama seluruh stakeholder itu bertujuan untuk menyusun berbagai program, serta membangun kesepakatan bersama untuk menurunkan angka stunting di Kabupaten Aceh Barat. Juga sekaligus merumuskan intervensi gizi spesifik untuk mengatasi penyebab langsung dan intervensi gizi saintifik, untuk mengatasi penyebab tidak langsung stunting.

Baca Juga :  Bupati Aceh Barat Buka Pelatihan Dasar CPNS Formasi Umum 2021

“Ini merupakan bentuk komitmen nyata Pemerintah Kabupaten Aceh Barat dengan melibatkan seluruh komponen terkait, dalam hal penanganan stunting, sekaligus menjadi langkah dalam menentukan arah kebijakan percepatan penurunan stunting di Kabupaten Aceh Barat, ” ujar Mahdi.

Menurutnya, percepatan penurunan stunting di Kabupaten Aceh Barat harus dimulai dengan adanya data terbaru dan akurat, tentang jumlah pasti anak penderita stunting. Sehingga pemerintah bisa mengambil kebijakan dan intervensi yang tepat agar prevalensi stunting di Kabupaten Aceh Barat bisa segera diturunkan secara masif.

“Ini butuh kerja keras dan kolaborasi dari semua pihak dan yang terpenting adalah tindaklanjutnya, dan saya meminta kepada TPPS ini bersama komponen terkait lainnya agar rutin menggelar rapat koordinasi. Sebagai upaya untuk mengevaluasi kinerja yang selama ini telah dilaksanakan, serta mencari solusi terhadap setiap permasalahan yang kerap dihadapi di lapangan, ” pinta Mahdi.

Baca Juga :  Pemkab Aceh Barat Buka Kegiatan KENDURI

Di samping itu, dirinya juga mendorong TPPS Kabupaten Aceh Barat, untuk terus melakukan berbagai langkah melalui penanganan spesifik maupun saintifik, disamping upaya-upaya yang telah dilaksanakan selama ini, seperti membentuk Tim Pendamping Keluarga (TPK), launching program dashat, Rumah Gizi Gampong (RGG), melakukan pendampingan kepada calon pengantin dengan melibatkan KUA kecamatan, hingga pencanangan bapak/bunda asuh anak stunting.

Mahdi mengharapkan TPPS yang telah dikukuhkan ini dapat pro-aktif dalam menjalankan tugas dan fungsinya, utamanya pada aspek pencegahan stunting, yakni dengan mengoptimalkan pemantauan kesehatan bayi sejak dalam kandungan sampai dengan balita, serta aspek penanganan yakni dengan menangani kasus stunting yang ada dengan mengambil langkah-langkah cermat dan strategis.

Sementara itu, Plt. Kepala Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Aceh diwakili koordinator bidang advokasi, penggerakan dan informasi, Drs. Saflawi TR, M.M, mengapresiasi Pemkab Aceh Barat yang sangat concern dalam upaya menyamakan persepsi untuk melakukan percepatan penurunan prevalensi stunting khususnya di Kabupaten Aceh Barat.

Baca Juga :  Kepala Bidang Komunikasi dan Informasi Publik Diskominsa Aceh Barat, Ajak Masyarakat Bijak dalam Menggunakan Medsos

Menurutnya, penanganan stunting ini harus dimulai dari hulu, yakni dengan menangani keluarga yang beresiko stunting serta melakukan penanganan terhadap wilayah kumuh yang sanitasinya tidak layak.

“Fokus kita nanti ada lima sasaran, diantaranya calon pengantin, ibu hamil, ibu balita, anak balita, dan keluarga balita. Ini bukan pekerjaan mudah, untuk itu butuh perhatian bersama dan sinergitas dari seluruh stakeholder sehingga percepatan penurunan stunting yang telah dicanangkan oleh Pemerintah Pusat bisa dilaksanakan secara maksimal”. tutup Saflawi.

Pada kesempatan itu, Pj Bupati Mahdi bersama jajaran Forkopimda Aceh Barat, para Kepala SKPK, para Camat, Pj Ketua TP PKK Aceh Barat, pejabat instansi vertikal, serta para pemangku kepentingan lainnya menandatangani langsung komitmen bersama terkait percepatan penurunan stunting terintegrasi. **

Share :

Baca Juga

Aceh Barat

Pemerintah Aceh Barat Salurkan ADG Rp10,4 Miliar untuk Gaji Aparatur Gampong

Aceh Barat

Pemkab Aceh Barat Serahkan Bantuan Masa Panik kepada Korban Kebakaran di Kecamatan Woyla Barat

Aceh Barat

Pemkab Aceh Barat Ajak Ayah Mengantar Anak Sekolah Serentak di Hari Pertama Masuk Sekolah

Aceh Barat

Bupati Aceh Barat Serahkan SK kepada 2.793 P3K Paruh Waktu Tahun 2025

Aceh Barat

Pj Bupati Mahdi Instruksikan PDAM Tirta Meulaboh Gratiskan Layanan Untuk Rumah Ibadah Selama Ramadhan

Aceh Barat

Pemkab Aceh Barat Pastikan Harga Tarif Bus Perintis Terjangkau

Aceh Barat

BNPB Siap Droping Logistik ke Desa Sikundo Aceh Barat yang Terisolir Akibat Bencana

Aceh Barat

Sepak Bola Aceh Barat Pimpinan Klasmen Grup D