Home / Parlementaria

Kamis, 22 Juni 2023 - 16:27 WIB

DPR Aceh Minta Kuota Biosolar untuk Aceh Ditambah

mm Redaksi

DPR Aceh Minta Kuota Biosolar untuk Aceh Ditambah. Foto: Ist

DPR Aceh Minta Kuota Biosolar untuk Aceh Ditambah. Foto: Ist

Banda Aceh – Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) meminta Badan Pengatur Hilir Minyak Dan Gas Bumi (BPH Migas) segera menindaklanjuti surat Pj Gubernur Aceh terkait penambahan kuota biosolar.

Saat ini biosolar menjadi bahan bakar penting bagi warga Aceh yang sering dipergunakan oleh angkutan umum, pengangkutan barang hingga nelayan.

“Sebentar lagi memasuki Idul Adha, tentu kondisi ini akan menambah jumlah pengguna biosolar yang berimbas pada antrean di sejumlah SPBU (Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum),” kata Ketua DPRA, Saiful Bahri, Kamis 22 Juni 2023.

Baca Juga :  DPRA Sebut Masih Banyak Persoalan Aceh Belum Selesai

Ketua DPRA juga meminta BPH Migas serta Pertamina mau menyikapi kondisi antrean biosolar yang mulai terlihat dalam beberapa hari terakhir di sejumlah SPBU sejak sekarang.

Antisipasi kekurangan biosolar sejak sekarang menurut Pon Yaya, dianggap penting agar tidak mengganggu kebutuhan bahan bakar bagi nelayan.

Baca Juga :  DPRA Jadwalkan Penetapan Anggota KIP Aceh Periode 2023-2028

“Jangan sampai kelompok nelayan dan masyarakat justru menjadi susah dengan berkurangnya kuota biosolar, terlebih tidak lama lagi masuk Idul Adha,” tegas pria yang akrab disapa Pon Yaya.

Sebelumnya Sales Area Manager Aceh PT Pertamina Patra Niaga, Arwin Agustri Nugraha mengatakan, informasi kuota BBM untuk Aceh sudah keluar, sesuai penugasan dari BPH Migas dimana untuk tahun 2023.

Baca Juga :  DPRK Aceh Barat Gelar Paripurna APBK Perubahan

Aceh mendapatkan kuota BBM Bio Solar sebanyak 370 ribu kilo liter. Jumlah tersebut turun jika dibanding kuota BBM Bio Solar Aceh pada tahun 2022, sebanyak 410 ribu kilo liter.

Sementara untuk BBM Pertalite, Aceh mendapat penambahan kuota pada tahun 2023 menjadi 602 ribu kilo liter. Jumlah ini meningkat jika dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya mencapai 545 ribu kilo liter tahun 2022.(*)

Share :

Baca Juga

Daerah

Pj Gubernur Safrizal Cek Layanan dan Kebersihan Samsat Banda Aceh

Parlementaria

Pedagang Coffe Truck Adukan Larangan Berjualan ke DPRK Banda Aceh, Minta Zonasi PKL Dikaji Ulang

Parlementaria

DPRK Banda Aceh Gelar RDPU, Tampung Aspirasi Warga Soal JKA hingga Kebersihan Kota

Nasional

Menko Polkam Apresiasi Langkah Tegas TNI AL Gagalkan Penyeludupan Narkoba di Batam

Parlementaria

Dewan Desak Pemko Segera Rumuskan Zonasi Bagi PKL

Nasional

Bakamla Buka Suara soal Imigran Rohingya Masuk RI

Banda Aceh

Pemerintah Kota Banda Aceh Raih Predikat “Sangat Baik” dalam Evaluasi SPBE Tahun 2024

Parlementaria

Hj Efiaty Z Dorong Alue Naga Jadi Sentra Tiram Unggulan, Dinilai Berpotensi Dongkrak Ekonomi Pesisir