Home / Nasional / Pemerintah

Selasa, 22 Oktober 2024 - 14:59 WIB

Kembali Bertugas, Mendagri Tito Bakal Fokus Jalankan Sejumlah Program Utama

mm Redaksi

Muhammad Tito Karnavian kembali dipercaya untuk mengemban tugas sebagai Menteri Dalam Negeri (Mendagri) pada periode 2024-2029, Jakarta, Selasa (22/10/2024). (Foto : Puspen Kemendagri).

Muhammad Tito Karnavian kembali dipercaya untuk mengemban tugas sebagai Menteri Dalam Negeri (Mendagri) pada periode 2024-2029, Jakarta, Selasa (22/10/2024). (Foto : Puspen Kemendagri).

Jakarta – Muhammad Tito Karnavian kembali dipercaya untuk mengemban tugas sebagai Menteri Dalam Negeri (Mendagri) pada periode 2024-2029. Pada penugasan kali ini, Mendagri Tito dibantu oleh dua Wakil Menteri yakni Ribka Haluk dan Bima Arya Sugiarto.

Dalam menjalankan tugasnya, Mendagri mengaku bakal fokus untuk mengoptimalkan sejumlah program utama. Hal ini di antaranya mengawal pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), menjalankan upaya pengendalian inflasi di daerah, hingga mendukung program hilirisasi dan industrialisasi sebagaimana Asta Cita Presiden Prabowo Subianto – Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

“Yang utama saya ya Pilkada. Itu yang paling utama, karena lead dari pemerintah (daerah) itu Kemendagri. Kami konsentrasi penuh akan di situ,” ujar Mendagri di hadapan awak media usai menghadiri acara Penyambutan Wakil Menteri Dalam Negeri di Gedung Sasana Bhakti Praja (SBP) Kantor Pusat Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta, Selasa (22/10/2024).

Baca Juga :  Pj Bupati Simeulue Hadiri Undangan Presiden di IKN

Mendagri menambahkan, dirinya juga akan terus memonitor upaya pengendalian inflasi di daerah. Upaya yang telah dimulai sejak September 2022 ini akan terus dilaksanakan sampai ada arahan untuk berhenti dari Presiden. Setiap minggunya, perkembangan inflasi daerah juga akan terus dicek secara detail.

Baca Juga :  Mendagri Beri Pesan Penting kepada Kepala Daerah

Sementara itu, dengan adanya dua Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), proses pengawasan kepada daerah diyakini akan lebih mudah. Mendagri bakal berbagi tugas untuk mengecek situasi yang terjadi di derah kepada Wamendagri.

“Berikutnya lagi kita akan mendukung program hilirisasi, industrialisasi, kemudian ketahanan pangan, meskipun bebannya bukan Kemendagri, tapi pasti terkait dengan pemerintah daerah,” imbuh Mendagri.

Mendagri memastikan, sebagai pembina dan pengawas pemerintah daerah, Kemendagri bakal paralel dengan kementerian teknis dalam mendukung program-program Presiden. Program itu seperti mendukung swasembada pangan, hingga mengoptimalkan digitalisasi.

Baca Juga :  Mendagri Tekankan Pentingnya Membangun Hubungan Baik antara Polri dengan Pemda

Dalam kesempatan itu, Mendagri mengaku bersyukur dengan kehadiran dua Wamendagri. Kedua sosok tersebut dinilai telah memiliki pengalaman dan keahlian di bidang masing-masing. Wamendagri Ribka Haluk misalnya, telah berpengalaman di bidang pemerintahan daerah, terutama di Daerah Otonom Baru (DOB) Papua. Ribka Haluk diketahui pernah menjabat sebagai Penjabat (Pj.) Gubernur Papua Tengah.

Kemudian Wamendagri Bima Arya Sugiarto yang dinilai memiliki keahlian di bidang politik dan pemerintahan. Bima diketahui pernah menjadi Wali Kota Bogor dan Ketua Umum Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi).

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Nasional

Skandal BGN, KNPI DKI Desak Reformasi Total Anggaran MBG

Aceh Besar

Sekda Aceh Besar Hadiri Rapat TP2DD di BI Aceh, Dorong Percepatan Digitalisasi PAD

Nasional

Arahan Kapolri pada Rakernis Korlantas: Wujudkan Mudik Aman hingga Tingkatkan Pelayanan Publik

Hukrim

Terkait Kasus Di Lampung, Menko Polkam: Berikan Hukuman Terberat

Nasional

Potret BHS saat Kunker Komisi VII DPR RI di Kota Tomohon Provinsi Sulawesi Utara

Pemerintah

Pj Sekda Pidie Jaya Sambut  230 Mahasiswa PTI  Al Hilal Sigli, Ini Harapanya

Aceh Barat

Berikan Semangat Kepada Para Atlet, Pj. Bupati Kunjungi Pemondokan Kontigen Aceh Barat

Hukrim

Kejagung lakukan Penggeledahan di KLHK