Home / Banda Aceh / Keagamaan

Rabu, 12 November 2025 - 20:03 WIB

Kadis Syariat Islam Banda Aceh Ajak Da’i dan Muhtasib Bersinergi Tegakkan Qanun Jinayat 2024

mm Redaksi

Kadis Syariat Islam Kota Banda Aceh, Alimsyah, S.Pd., M.S., memimpin rapat bersama Da’i Perkotaan dan Muhtasib Gampong di Aula DSI Banda Aceh, Selasa (11/11/2025). Foto: Dok. Dinas Syariat Islam Banda Aceh

Kadis Syariat Islam Kota Banda Aceh, Alimsyah, S.Pd., M.S., memimpin rapat bersama Da’i Perkotaan dan Muhtasib Gampong di Aula DSI Banda Aceh, Selasa (11/11/2025). Foto: Dok. Dinas Syariat Islam Banda Aceh

Banda Aceh – Kepala Dinas Syariat Islam (DSI) Kota Banda Aceh, Alimsyah, S.Pd., M.S., mengajak seluruh Da’i Perkotaan dan Muhtasib Gampong untuk terus bersinergi dalam mengimplementasikan Qanun Jinayat Nomor 6 Tahun 2024 di wilayah Kota Banda Aceh.

Hal tersebut disampaikan Alimsyah dalam rapat bulanan bersama mitra kerja Da’i Perkotaan dan Muhtasib Gampong yang digelar di Aula DSI Lantai II, Selasa (11/11/2025).

Dalam arahannya, Alimsyah menyoroti fenomena yang kini marak di masyarakat, seperti LGBT, judi online, dan konten media sosial yang dinilai tidak sesuai dengan nilai-nilai Islam. Ia menegaskan, kondisi ini perlu menjadi perhatian serius bagi seluruh pihak yang berperan dalam penegakan dan pembinaan syariat Islam di Kota Banda Aceh.

Baca Juga :  Dispora Banda Aceh dan GEOACEH Jalin Kerja Sama Kembangkan UMKM Muda Lewat Fotografi dan Konten Digital

“Kita meminta para da’i dan muhtasib gampong agar proaktif dan terus berkolaborasi dengan Satpol PP & WH Kota Banda Aceh dalam melakukan sosialisasi hukum pidana Islam (Jinayat) di kampus, rumah kost, hotel, dan tempat umum lainnya,” ujar Alimsyah.

Baca Juga :  MPU Banda Aceh Terima Kunjungan MUI Langkat Bahas Penguatan Penerapan Syariat Islam

Lebih lanjut, mantan Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kota Banda Aceh itu juga menyampaikan bahwa pihaknya akan berkolaborasi dengan unsur Muspika untuk melakukan pendataan rumah kost. Sementara itu, muhtasib gampong bersama aparatur setempat diminta memperketat pengawasan terhadap aktivitas masyarakat yang berpotensi melanggar syariat.

Langkah ini, kata Alimsyah, merupakan bagian dari upaya percepatan pelaksanaan Syariat Islam secara kaffah di Banda Aceh. Ia optimistis, dengan sinergi dan dukungan semua pihak, pelaksanaan Syariat Islam akan berjalan lebih efektif di bumi Serambi Mekkah.

Turut hadir dalam rapat tersebut antara lain Kepala Bidang Dakwah Irwanda, S.Ag, Kepala Bidang Bina Ibadah Muamalah (BIM) Jamal, S.E, Kepala Bidang Pengembangan Syariah (PS) Wirzaini Usman, S.HI., M.I.Kom, serta sejumlah staf DSI Kota Banda Aceh.

Baca Juga :  Aksi Kamisan di Taman Ratu Safiatuddin: Mengulik 30 Tahun Konflik, Merawat Ingatan dan Menuntut Keadilan

Editor: Amiruddin. MKReporter: Redaksi

Share :

Baca Juga

Tersangka pengedar Narkoba ditangkap di Peureulak Aceh Timur, Sabtu (25/1/2025) (Foto.Dok.Polda Aceh.NOA.co.id).

Banda Aceh

Edar Narkoba, Warga Peureulak dibekuk

Banda Aceh

Pemko Banda Aceh Canangkan Gampong Kopelma Darussalam sebagai Gampong Peduli ATM (AIDS, Tuberkulosis, dan Malaria)

Banda Aceh

Pemerintah Kota Banda Aceh Raih Predikat “Sangat Baik” dalam Evaluasi SPBE Tahun 2024

Banda Aceh

Ustaz Derry Sulaiman Ajak Jamaah Hidupkan Sunnah Rasul pada Maulid Raya Banda Aceh

Keagamaan

Satpol PP WH Banda Aceh Ingatkan Penginapan Jangan Fasilitasi Pelanggaran Syariat

Banda Aceh

Wali Kota Illiza Ajak Warga Banda Aceh Aktifkan Identitas Kependudukan Digital (IKD) untuk Kemudahan Layanan Publik

Banda Aceh

Satpol PP WH Banda Aceh Tertibkan Wanita di Jembatan Pante Pirak, Patroli Malam Diperketat

Banda Aceh

Pemko Banda Aceh Naikkan Indeks Kualitas Data ASN ke 95,31, Komitmen Wujudkan Birokrasi Digital yang Akurat