Home / Advetorial / Banda Aceh / Pemko Banda Aceh

Selasa, 26 Mei 2026 - 08:09 WIB

Warga Serbu Pasar Murah Daging Meugang, Daging Subsidi Rp150 Ribu per Kilogram Laris Diburu

mm Redaksi

Wali Kota Banda Aceh menyerahkan daging meugang kepada warga di pasar murah di kawasan Ex Suzuya Shopping Center, Banda Aceh. Foto: Dok. Istimewa

Wali Kota Banda Aceh menyerahkan daging meugang kepada warga di pasar murah di kawasan Ex Suzuya Shopping Center, Banda Aceh. Foto: Dok. Istimewa

Banda Aceh – Pasar Murah Daging Meugang yang digelar Pemerintah Kota Banda Aceh diserbu warga menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah. Antusiasme masyarakat terlihat di sejumlah titik penjualan daging subsidi yang disediakan pemerintah dengan harga Rp150 ribu per kilogram, jauh lebih murah dibanding harga pasar yang mencapai Rp170 ribu hingga Rp180 ribu per kilogram.

Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal yang meninjau langsung pelaksanaan pasar murah di kawasan Eks Suzuya Shopping Centre, Senin (25/5/2026), mengatakan tingginya minat masyarakat menunjukkan program tersebut sangat dibutuhkan untuk membantu warga memenuhi kebutuhan meugang.

Baca Juga :  DPMPTSP Banda Aceh Fasilitasi Solusi Usaha Kesehatan: Dialog Pelaku Usaha dengan Dinkes untuk Iklim Investasi Kondusif

“Saya melihat antusias masyarakat sangat tinggi untuk membeli daging subsidi. Menjelang Iduladha tentu ini sangat dibutuhkan,” kata Illiza.

Pembeli sedang mengantre untuk mendapatkan daging Meugang di pasar murah yang diinisiasi oleh pemerintah kota Banda Aceh. Foto: Dok. Istimewa

Untuk mendukung program tersebut, Pemko Banda Aceh menyiapkan 20 ekor sapi yang dipotong khusus dan didistribusikan melalui pasar murah yang berlangsung selama dua hari. Lokasi penjualan disebar di beberapa titik agar lebih mudah dijangkau masyarakat dan menghindari penumpukan pembeli di satu lokasi.

Baca Juga :  Satpol PP WH Tertibkan PKL di Jalan AMD Gampong Batoh Banda Aceh

Illiza menjelaskan pasar murah daging meugang merupakan agenda rutin pemerintah kota setiap menjelang Idulfitri dan Iduladha. Melalui program ini, pemerintah memberikan subsidi biaya pemotongan dan operasional sehingga harga daging dapat dijual lebih rendah kepada masyarakat.

“Kita akan terus konsisten menghadirkan pasar murah daging meugang sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Salah seorang warga, Nurhayati, mengaku sengaja datang sejak pagi untuk membeli daging di pasar murah karena harganya lebih terjangkau dibandingkan di pasar umum.

Baca Juga :  Goa Loyang Korong Jalan Pintas Pengembala Kerbau Zaman Kolonial Belanja di Gayo

“Kalau beli di pasar biasa sekarang sudah mahal. Di sini lebih murah, jadi sangat membantu kami untuk kebutuhan meugang bersama keluarga,” katanya.

Program pasar murah daging meugang menjadi salah satu langkah intervensi Pemerintah Kota Banda Aceh dalam menjaga daya beli masyarakat sekaligus mengendalikan kenaikan harga pangan yang biasanya terjadi menjelang hari raya keagamaan. (Adv)

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Banda Aceh

HUT Banda Aceh 2026 Jadi Momentum Evaluasi Pembangunan, DPRK Soroti Pemerataan hingga Gampong

Daerah

Kafilah Banda Aceh Raih 23 Finalis di MTQ Aceh ke-37, Torehkan Peningkatan Prestasi

Pemko Banda Aceh

Wali Kota Illiza Serahkan Rancangan Qanun APBK 2026 ke DPRK

Advetorial

Menjelang Pilkada Bupati Reza Gelar Turnamen Bola Kaki Kalangan Pelajar 

Advetorial

Koleksi 200 Ribu Judul, Pustaka Wilayah Aceh Masih Jadi Pilihan Utama

Advetorial

Pemerintah Kota Banda Aceh Prioritaskan Jaminan Bagi Pekerja Rentan

Pemko Banda Aceh

Wali Kota Banda Aceh Sematkan Baret kepada 218 Praja Muda Baru Satpol PP-WH

Banda Aceh

SAPA Desak Pemerintah Aceh dan PLN Benahi Krisis Pemadaman Listrik yang Terus Berulang