Home / Banda Aceh / Kesehatan

Jumat, 14 November 2025 - 13:04 WIB

Pemko Banda Aceh Gelar Debriefing FOV RSSH, Dorong Penguatan Sistem Kesehatan dan Eliminasi AIDS, TB, dan Malaria

mm Redaksi

Kadinkes Kota Banda Aceh, Wahyudi, bersama mitra nasional dan internasional saat mengikuti diskusi dan debriefing Field Oversight Visit (FOV) RSSH di Balee Keurukon Balai Kota Banda Aceh, Kamis (13/11/2025). Foto: Dok. Dinkes Kota Banda Aceh

Kadinkes Kota Banda Aceh, Wahyudi, bersama mitra nasional dan internasional saat mengikuti diskusi dan debriefing Field Oversight Visit (FOV) RSSH di Balee Keurukon Balai Kota Banda Aceh, Kamis (13/11/2025). Foto: Dok. Dinkes Kota Banda Aceh

Banda Aceh – Pemerintah Kota Banda Aceh melalui Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh menggelar diskusi dan debriefing Field Oversight Visit (FOV) Program Resilient and Sustainable Systems for Health (RSSH) di Balee Keurukon, Balai Kota Banda Aceh, Kamis (13/11/2025).

Kegiatan ini dihadiri oleh Kadinkes Kota Banda Aceh Wahyudi, S.STP, M.Si, Kepala Bappeda Kota Banda Aceh Rosdi, ST., M.Si, Kepala DPMG Kota Ritasari Pujiastuti, AP, serta perwakilan Dinas Kesehatan Aceh, RSUDZA, BLKM Aceh, dan Dinas Kesehatan Aceh Besar. Hadir pula berbagai mitra nasional dan internasional seperti Kemenkes RI, WHO, UNDP, ADINKES, Global Fund, dan anggota Technical Working Group (TWG) RSSH.

Baca Juga :  GEN-A Dorong Kreativitas Generasi Muda Lewat Kelas Musik Keyboard di Banda Aceh

Paparan Hasil Kunjungan Lapangan FOV

Dalam forum tersebut, Ketua Tim FOV dr. Esty Febriani, M.Kes, memaparkan hasil kunjungan lapangan sejak 10–13 November 2025. Evaluasi ini meliputi pelaksanaan program RSSH, khususnya sektor prioritas AIDS, Tuberkulosis, dan Malaria (ATM).

Banda Aceh disebut menunjukkan kemajuan signifikan dalam penanggulangan TB, termasuk:

  • Tingginya kepatuhan minum obat,

  • Rendahnya angka loss to follow up di puskesmas,

  • Adanya inovasi layanan kesehatan berbasis masyarakat.

Baca Juga :  Peringati Hari Kesehatan Nasional ke-61, Sekda Aceh Ajak Wujudkan “Generasi Sehat, Masa Depan Hebat”

Pada aspek AIDS dan malaria, dr. Esty menekankan perlunya penguatan sistem surveilans, peningkatan edukasi publik, serta akses layanan kesehatan yang lebih inklusif dan kolaboratif.

“Upaya eliminasi ATM membutuhkan sistem kesehatan yang kuat, data akurat, dan kolaborasi lintas sektor. Banda Aceh memiliki modal awal yang baik untuk mempercepat capaian ini,” ujar dr. Esty.

Komitmen Pemko Banda Aceh Perkuat Sistem Kesehatan

Kadinkes Kota Banda Aceh Wahyudi mengapresiasi masukan dari tim FOV dan menegaskan komitmen pemerintah kota untuk terus meningkatkan kualitas layanan kesehatan, terutama dalam mendukung target eliminasi AIDS, TB, dan malaria.

Baca Juga :  Polda Aceh, Polresta Banda Aceh dan IDI Aceh Gelar Gerai Vaksin di Warkop

“Rekomendasi FOV akan menjadi rujukan penting bagi Pemko Banda Aceh untuk memperkuat sistem kesehatan, sejalan dengan visi Banda Aceh Kota Kolaborasi,” ungkap Wahyudi.

Sinergi Mitra untuk Sistem Kesehatan Berkelanjutan

Kegiatan FOV dan debriefing ini menjadi ruang strategis untuk menyatukan langkah berbagai pemangku kepentingan dalam memperkuat sistem kesehatan yang tangguh, berkelanjutan, dan responsif terhadap tantangan penyakit menular di Kota Banda Aceh.

Editor: Amiruddin. MKReporter: Redaksi

Share :

Baca Juga

Aceh Barat

Aceh Barat Raih UHC Award 2026 dari BPJS Kesehatan

Banda Aceh

Banggar DPRK Banda Aceh Sampaikan Sejumlah Masukan untuk Perbaikan Layanan Publik dalam RAPBK 2026

Banda Aceh

Komnas HAM Perwakilan Aceh Terima Kunjungan BHRC

Kesehatan

Manfaatkan Program JKN, Maryana Terbantu Saat Jalani Pengobatan

Banda Aceh

Fraksi PPP, PKB, dan Golkar DPRK Banda Aceh Dorong APBK 2026 Berbasis Data dan Pro-Rakyat

Kesehatan

Satgas Yonif 112/DJ Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis Keliling Bagi Warga Papua

Banda Aceh

Ketua LPN: Politisi Demokrat Dorong Aceh Untuk Merdeka

Banda Aceh

Festival Gayain 2025 Resmi Dibuka, Tarian Kolosal Warnai Malam Budaya di Blang Padang