Home / Aceh Barat

Selasa, 16 Desember 2025 - 14:40 WIB

Pemkab Aceh Barat Perketat Pengawasan BBM dan LPG Usai Bencana Hidrometeorologi

mm Redaksi

Tim gabungan Pemerintah Kabupaten Aceh Barat melakukan pengawasan dan penertiban di salah satu pangkalan LPG pascabencana hidrometeorologi, Selasa (16/12/2025). Foto: Dok. Pemkab Aceh Barat

Tim gabungan Pemerintah Kabupaten Aceh Barat melakukan pengawasan dan penertiban di salah satu pangkalan LPG pascabencana hidrometeorologi, Selasa (16/12/2025). Foto: Dok. Pemkab Aceh Barat

Meulaboh — Pasca masa darurat bencana hidrometeorologi yang melanda sejumlah wilayah, aktivitas pembelian Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Liquefied Petroleum Gas (LPG) di Kabupaten Aceh Barat mengalami peningkatan signifikan. Kondisi tersebut memicu beredarnya berbagai informasi yang menimbulkan keresahan di tengah masyarakat, terutama terkait ketersediaan pasokan serta munculnya antrean panjang di sejumlah SPBU dan pangkalan LPG.

Menindaklanjuti situasi itu, Pemerintah Kabupaten Aceh Barat mengambil langkah cepat dengan melakukan pengawasan terpadu bersama lintas instansi. Kegiatan pengawasan ini melibatkan Disperindagkop, DPMPTSP, Dinas Perhubungan, Satpol PP dan WH, Diskominsa, serta unsur TNI dan Polri.

Baca Juga :  Pemkab Aceh Barat Gelar Peringatan Hari Guru Nasional, PGRI, dan Bela Negara 

Tim gabungan yang dipimpin oleh Dinas Perhubungan Aceh Barat menyisir sejumlah SPBU dan pangkalan LPG di wilayah Meulaboh dan sekitarnya. Langkah ini dilakukan untuk memastikan distribusi BBM dan LPG berjalan sesuai ketentuan, sekaligus mencegah terjadinya penimbunan maupun praktik penjualan yang tidak tepat sasaran.

Kepala Dinas Perhubungan Aceh Barat, Dodi Bima Saputra, mengatakan bahwa pengawasan dilakukan menyusul adanya laporan masyarakat terkait dugaan penjualan LPG yang tidak sesuai peruntukan serta antrean panjang saat pembelian BBM di beberapa SPBU.

Baca Juga :  Apel Persiapan HUT RI ke 77, Pemkab Aceh Barat bagikan ribuan Bendera Merah Putih

“Pengawasan ini bertujuan menjaga stabilitas pasokan energi, mencegah penimbunan, dan memastikan masyarakat mendapatkan haknya secara adil,” ujar Dodi.

Di sisi lain, salah seorang warga yang ditemui saat mengantre pembelian LPG di Gampong Ujong Tanjong, Kecamatan Meureubo, mengaku bahwa pelayanan di pangkalan yang didatanginya masih berjalan sesuai aturan.

“Alhamdulillah kami masih mendapatkan gas. Informasi yang beredar katanya di sini ada penjualan LPG ke luar desa, tapi itu tidak benar. Kami bisa membeli di sini sesuai ketentuan,” ungkapnya.

Baca Juga :  Pj. Bupati Aceh Barat Hadiri Pembukaan Tenis PTWP Aceh Cup tahun 2023

Pemerintah Kabupaten Aceh Barat mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan. Warga juga diminta untuk tidak mudah terpengaruh oleh isu-isu yang belum tentu kebenarannya.

Pemkab menegaskan akan terus melakukan pengawasan secara berkala guna menjamin ketersediaan BBM dan LPG tetap aman dan merata bagi seluruh masyarakat, khususnya pascabencana hidrometeorologi.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Aceh Barat

Komisi III DPRK Minta Pemkab Aceh Barat Perhatikan Layanan Jaringan Telekomunikasi Daerah

Aceh Barat

Dzikir dan Kenduri Maulid di Meureubo Aceh Barat, Pemkab Ajak Warga Dukung Penilaian Adipura

Aceh Barat

Pemkab Aceh Barat Ajak Ayah Mengantar Anak Sekolah Serentak di Hari Pertama Masuk Sekolah

Aceh Barat

Kepala Dinas Kominsa Aceh Barat Lepas Mahasiswa Program Magang MBKM UTU 2023

Aceh Barat

Pemkab Aceh Barat Lakukan Rekruitmen dan Seleksi Calon Paskibraka Tahun 2024 Secara Online

Aceh Barat

Sekda Aceh Barat Buka Turnamen Bulutangkis Antar Instansi

Aceh Barat

Bupati Aceh Barat H. Ramli MS Tutup Seleksi Qira’atil Kutub

Aceh Barat

Dishub Aceh Barat Aktifkan Halte Bus Sekolah di Meulaboh, Dorong Keselamatan Pelajar