Home / Daerah / Pemerintah / Peristiwa

Rabu, 7 Januari 2026 - 14:23 WIB

Prabowo Tunjuk Mendagri Ketua Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana

mm Redaksi

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan keterangannya di Hambalang, Kabupaten Bogor, Selasa (6/1/2026). (Foto: NOA.co.id/HO-BPMI Setpres/Rusman).

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan keterangannya di Hambalang, Kabupaten Bogor, Selasa (6/1/2026). (Foto: NOA.co.id/HO-BPMI Setpres/Rusman).

Jakarta – Presiden Prabowo Subianto membentuk Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana di tiga provinsi terdampak yakni Provinsi Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, dalam keterangannya usai mengikuti taklimat awal tahun di Hambalang, Kabupaten Bogor, Selasa, (6/1),

“Beliau (Presiden) menunjuk Bapak Jenderal Tito Karnavian, Mendagri sebagai Ketua Satgas yang didampingi oleh Wakil Ketua Satgas, Bapak Richard Tampubolon. Kemudian juga dibantu ada dewan pengarah yang akan diketuai Menteri Koordinator BIdang PMK,” kata Prasetyo Hadi saat memberikan keterangan di media center kawasan Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Selasa 6 Januari 2025.

Baca Juga :  Dirreskrimum Polda Aceh: Perlu Kerja Sama Semua Pihak dalam Memberantas Judi Online

Dia menjelaskan, penunjukan Mendagri sebagai ketua satgas didasarkan pada luasnya wilayah terdampak yang mencakup tiga provinsi. “Dalam kapasitas beliau sebagai Menteri Dalam Negeri, Bapak Presiden memiliki pertimbangan dan meyakini bahwa di bawah Pak Mendagri dapat dikoordinasikan dengan lebih baik,” jelasnya.

Baca Juga :  Presiden Prabowo: lebih baik mundur sebelum saya berhentikan

Terkait target kerja, Pras menegaskan bahwa satgas akan bekerja secepat-cepatnya sesuai tahapan yang telah ditetapkan. Sementara target prioritas pemerintah, kata Menteri Pras berfokus pada pembangunan hunian yang layak bagi para warga terdampak.

“Kalau target ya secepat-cepatnya. Kan tahap-tahapannya juga sudah ada ya. Untuk prioritas pertama tentunya adalah sesegera mungkin dibangun sebanyak-banyaknya hunian-hunian bagi saudara-saudara kita yang sekarang masih ada di pengungsian,” katanya.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Cabut 4 Izin Usaha Tambang Nikel di Raja Ampat

Lebih lanjut, Pras menyampaikan bahwa sejumlah pihak mulai dari kementerian/lembaga, Polri, hingga Danantara terlibat aktif dalam upaya pemulihan. Sementara Kementerian Pekerjaan Umum, menurut Menteri Pras telah merencanakan penanganan berdasarkan data kerusakan.

“Untuk yang rusak ringan dan rusak sedang dalam waktu secepat-cepatnya untuk direalisasikan kompensasi, supaya saudara-saudara kita bisa segera memperbaiki rumahnya masing-masing dan kembali dari pengungsian, kembali ke kediaman masing-masing,” Terangnya.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Daerah

Gelar Buka Puasa Bersama  Iskandar Pilih Rangkul Semua Wartawan Tanpa Kotak-kotak

Aceh Barat

Pemkab Aceh Barat Verifikasi 687 Rumah Tidak Layak Huni, Tentukan Skala Prioritas Bantuan RTLH

Nasional

Pemerintah bentuk Kemitraan Nasional Konservasi Burung Bermigrasi dan Habitatnya

Daerah

Imigrasi Aceh Tetap Berikan Pelayanan Saat Mudik dan Lebaran 1446 H  

Daerah

Sulaiman Mengenang Peran Mukhlis Basyah dalam Perjalanan Karirnya

Daerah

Aceh Singkil Kapan? Bireuen diusulkan keluar dari Aceh

Nasional

Panglima TNI Dampingi Presiden Prabowo Hadiri Perayaan Natal Nasional 2025 di GBK

Aceh Barat

Diskominsa Aceh Barat Gelar Coaching Clinic untuk Perkuat Satu Data Indonesia