Home / Internasional / Pendidikan

Rabu, 14 Januari 2026 - 16:21 WIB

Disdikbud Banda Aceh Gandeng Australia Lewat Fatih Volunteering Teaching Program 2026

mm Redaksi

Disdikbud Kota Banda Aceh melanjutkan kolaborasi pendidikan dengan Australia melalui Fatih Volunteering Teaching Program tahun 2026. Foto: Dok. Diskominfo Kota Banda Aceh

Disdikbud Kota Banda Aceh melanjutkan kolaborasi pendidikan dengan Australia melalui Fatih Volunteering Teaching Program tahun 2026. Foto: Dok. Diskominfo Kota Banda Aceh

Banda Aceh – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Banda Aceh kembali memperkuat kerja sama internasional di bidang pendidikan dengan Australia melalui Fatih Volunteering Teaching Program (FVTP).

Program pendampingan pembelajaran ini akan melibatkan tutor relawan asal Australia dan dijadwalkan berlangsung mulai 12 Januari hingga 5 Februari 2026. FVTP difokuskan pada peningkatan kemampuan bahasa Inggris serta pengembangan kepercayaan diri peserta didik di tingkat sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP).

Baca Juga :  Piagam PBB Asli Simbol Solidaritas dan Kerja Sama Global, Tiba di Markas Besar PBB New York

FVTP merupakan program berkelanjutan yang telah berjalan selama lima tahun terakhir. Pada pelaksanaan tahun 2026, kegiatan pembelajaran akan dilaksanakan setiap Senin hingga Jumat, pukul 08.00–12.00 WIB. Setiap sekolah akan mendapatkan pendampingan selama satu minggu, baik sekolah negeri maupun swasta yang telah ditetapkan sebagai peserta.

Kepala Disdikbud Kota Banda Aceh, Sulaiman Bakri, S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap keberlanjutan program ini. Menurutnya, FVTP sejalan dengan komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan mutu pendidikan, khususnya penguasaan bahasa Inggris bagi peserta didik.

Baca Juga :  Tawaran Kerja Palsu ke Kamboja, Kenali Modus, Ciri-Ciri dan Langkah Pencegahan

“Program FVTP ini sangat positif dan strategis. Selain meningkatkan kemampuan bahasa Inggris, kegiatan ini juga melatih kepercayaan diri, keberanian berkomunikasi, serta membuka wawasan global siswa melalui interaksi langsung dengan tutor internasional,” ujar Sulaiman Bakri.

Dalam pelaksanaannya, setiap sekolah diberikan kewenangan untuk memilih maksimal 20 peserta didik yang akan mengikuti program intensif tersebut. Para siswa akan didampingi oleh dua orang tutor dari Australia, sementara pihak sekolah diharapkan menyiapkan ruang belajar yang representatif guna mendukung kelancaran kegiatan.

Baca Juga :  Dari SMAN 1 Bireuen, Sekda Sapa Para Kepala Sekolah se Aceh

Melalui FVTP, Disdikbud Kota Banda Aceh tidak hanya berupaya meningkatkan kompetensi akademik siswa, tetapi juga menjadikan program ini sebagai sarana memperkenalkan Banda Aceh di tingkat internasional.

“Kami berharap kegiatan ini memberikan dampak nyata terhadap peningkatan mutu pendidikan di Kota Banda Aceh dan mampu menginspirasi peserta didik untuk terus belajar dan berkembang,” tambah Sulaiman Bakri.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Pendidikan

Mulai Punah Ditelan Zaman, Wakil Ketua MAA: Adat Seumapa Harus Terus Dilestarikan

Hukrim

Pakai Visa Investor Fiktif, Imigrasi Jaring 170 WNA dari 27 Negara

Aceh Besar

Sebanyak 1.864 mahasiswa USK mengabdi di Aceh Besar

Pemerintah Aceh

Sekda Aceh Dorong Mahasiswa KKN USK Berperan Aktif dalam Pemulihan Pascabencana Hidrometeorologi

Daerah

Pemerintah Gampong Juroeng Peujeura Menyerahkan Bantuan Pendidikan untuk Anak Dayah

Aceh Barat

Wujudkan pelayanan Inklusif dan Penghormatan HAM, Lapas Meulaboh Jalin Kerjasama dengan SLB Negeri Meulaboh

Internasional

Konsulat Jenderal Jepang menanyakan informasi terkait keberadaan warga Jepang di Aceh

Kesehatan

Terkait Vaksinasi Siswa, PW Pemuda Muslim Dukung Upaya Disdik Aceh