Home / Pemerintah Aceh

Rabu, 11 Februari 2026 - 18:39 WIB

Wagub Aceh Pimpin Rakor Penanganan Bencana, Minta Daerah Siap Sambut Ramadhan 2026

mm Redaksi

Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah memimpin Rapat Koordinasi Penanganan Bencana Hidrometeorologi Fase Transisi Pemulihan di Posko Terpadu Kantor Gubernur Aceh, Senin (9/2/2026). Foto: Dok. Biro Adpim Setda Aceh

Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah memimpin Rapat Koordinasi Penanganan Bencana Hidrometeorologi Fase Transisi Pemulihan di Posko Terpadu Kantor Gubernur Aceh, Senin (9/2/2026). Foto: Dok. Biro Adpim Setda Aceh

Banda Aceh – Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, memimpin Rapat Koordinasi Penanganan Bencana Hidrometeorologi Aceh Fase Transisi Pemulihan di Posko Terpadu Kantor Gubernur Aceh, Senin (9/2/2026).

Rapat tersebut dihadiri langsung oleh Sekretaris Daerah Aceh, para kepala Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA) terkait, serta berbagai unsur yang terlibat dalam penanganan bencana. Sementara itu, para bupati dan wali kota se-Aceh bersama jajaran pemerintah kabupaten/kota mengikuti rapat secara daring melalui Zoom.

Dalam arahannya, Fadhlullah meminta seluruh kepala daerah, khususnya di wilayah terdampak bencana, agar melakukan persiapan matang menjelang bulan suci Ramadhan. Ia menekankan pentingnya memastikan kesiapan berbagai aspek yang berpengaruh langsung terhadap kenyamanan masyarakat dalam menjalankan ibadah puasa.

Baca Juga :  Sekda Aceh Minta Pasokan BBM untuk Rumah Sakit dan Alat Berat Diprioritaskan di Masa Darurat Bencana

Beberapa hal yang menjadi fokus pembahasan antara lain kesiapan tradisi meugang, jaminan pasokan listrik oleh PT PLN, serta kondisi dan kesiapan infrastruktur dasar di daerah terdampak bencana.

Selain itu, setiap kabupaten dan kota diminta menyampaikan kondisi terkini di wilayah masing-masing sebagai bahan evaluasi dan dasar penentuan langkah lanjutan dalam fase transisi pemulihan.

Baca Juga :  Bunda Salma: Prestasi Nurliya Siswi SMA Negeri 1 Nisam Bukti Generasi Muda Aceh Mampu Bersaing di Level Nasional

Terkait meugang, Fadhlullah mengungkapkan sejumlah kabupaten/kota telah mengajukan permohonan bantuan sapi meugang kepada Presiden Republik Indonesia. Permohonan tersebut telah disetujui dan diperuntukkan bagi desa-desa terdampak bencana.

“Bantuan tersebut akan direalisasikan melalui mekanisme transfer dana dari pemerintah pusat langsung ke pemerintah kabupaten dan kota untuk pembelian sapi meugang,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Wakil Gubernur juga menyampaikan permintaan kepada Pertamina agar menambah kuota bahan bakar minyak (BBM), khususnya untuk wilayah tengah Aceh. Ketersediaan dan distribusi elpiji di daerah terdampak, seperti Aceh Tamiang, turut menjadi perhatian.

Baca Juga :  Pemerintah Provinsi Aceh Data Lahan Perkebunan Akibat Bencana Hidrometeorologi

Pertamina juga diminta menangguhkan sementara penerapan penggunaan barcode pada pengisian BBM bersubsidi di seluruh SPBU selama masa transisi dari status darurat menuju pemulihan bencana hidrometeorologi di Aceh.

Menutup arahannya, Fadhlullah mengimbau pemerintah kabupaten dan kota terdampak agar terbuka menyampaikan berbagai kebutuhan dan kendala dalam menyambut serta menjalani Ramadhan, sehingga solusi dapat dirumuskan dan dilaksanakan secara bersama.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

News

Gubernur Mualem Hadiri Paripurna Pelantikan Anggota DPRA

Pemerintah Aceh

Gubernur Aceh Mualem Fasilitasi Persiapan Pemberangkatan Umrah via Bandara SIM, Target Mulai Januari 2026

News

Gubernur Aceh Silaturahmi ke Abu Paya Pasi dan Waled Lapang di Momen Idulfitri

Pemerintah Aceh

Tinjau Dampak Banjir di Aceh Tengah, Wakil Gubernur Aceh Terjatuh ke Sungai Saat Akses Jalan Terputus

Daerah

Kemendagri Angkat Bicara Terkait Bupati Aceh Selatan Pergi ke Luar Negeri di Tengah Bencana

Daerah

Wagub Fadhlullah Silaturahmi dengan Rektorat UIN Ar-raniry dan USK

Pemerintah Aceh

DPRA dan Pemerintah Aceh Sahkan APBA 2026: Fokus Turunkan Kemiskinan dan Perkuat Infrastruktur

Pemerintah Aceh

Kepala BPPA Buka Kongres KMPAN ke-VIII, Tekankan Silaturahmi dan Layanan Sosial untuk Perantau Aceh