Home / Peristiwa

Rabu, 20 Agustus 2025 - 15:00 WIB

Bakamla RI Terjunkan Unsur Laut Cari Korban KM Osela di Perairan Bangka Belitung

Farid Ismullah

Bakamla RI kerahkan KN. Belut Laut-406 dan Kapal Catamaran-501 perkuat operasi yang dikoordinasikan Basarnas melalui KN SAR Karna Cari Korban KM Osela di Perairan Bangka Belitung, Rabu (20/8/2025). (Foto : NOA.co.id/HO-Bakamla RI).

Bakamla RI kerahkan KN. Belut Laut-406 dan Kapal Catamaran-501 perkuat operasi yang dikoordinasikan Basarnas melalui KN SAR Karna Cari Korban KM Osela di Perairan Bangka Belitung, Rabu (20/8/2025). (Foto : NOA.co.id/HO-Bakamla RI).

Bangka Belitung – Badan Keamanan Laut Republik Indonesia (Bakamla RI) bersama Tim SAR Gabungan terus melakukan upaya pencarian terhadap korban kapal nelayan KM Osela yang tenggelam akibat cuaca buruk di Perairan Karang Mardalena, utara Pulau Gelasa, Kabupaten Bangka Tengah, Rabu (20/8/2025).

Kepala Stasiun Bakamla Bangka Belitung, Letkol Bakamla Yuli Eko Prihartanto, menyampaikan bahwa operasi pencarian dibagi ke dalam beberapa sektor dengan pola pencarian parallel search pattern.

“KN Belut Laut-406 ditempatkan di sektor I, sementara Catamaran-501 pada sektor IV. Dengan bergabungnya dua unsur Bakamla RI, kami berharap pencarian bisa lebih optimal dan para korban segera ditemukan,” ujarnya.

Baca Juga :  Bakamla RI, Bais TNI dan Imigrasi Gelar Operasi Pengawasan Orang Asing

Hingga saat ini, 9 orang ABK KM Osela tercatat sebagai korban. Dari jumlah tersebut, 3 orang berhasil selamat, sementara 6 orang lainnya masih dalam pencarian. Identitas korban selamat yakni Hamzah (41), Rizki (22), dan Niko (30).

“Adapun korban yang masih dalam pencarian yaitu Yogi (20), Taufik (27), Salim (32), Mances (30), Abi Mayu (18), dan Jordi (25),” Katanya.

Pada hari ketiga operasi pencarian, Rabu (20/8), Bakamla RI mengerahkan KN. Belut Laut-406 dan Kapal Catamaran-501 untuk memperkuat operasi yang dikoordinasikan Basarnas melalui KN SAR Karna. Kedua unsur Bakamla RI ini diterjunkan guna melaksanakan pencarian di sektor yang telah ditetapkan.

Baca Juga :  Terkait Kasus Di Lampung, Menko Polkam: Berikan Hukuman Terberat

“Total 109 personel SAR gabungan terlibat dalam operasi ini, terdiri dari Basarnas, Bakamla RI, Ditpolairud Polda Babel, Lanal Babel, Satpolair Polres Bangka Tengah dan Bangka, KPLP, BPBD, serta dukungan nelayan setempat. Alutsista yang dikerahkan antara lain KN Belut Laut-406, Kapal Catamaran-501, KN SAR Karna, KN SAR 201, Kapal Patroli Satpolair, serta Helikopter BO-105/P-1102 milik Polda Babel,” Ujarnya.

Baca Juga :  Diduga terlibat jaringan terorisme, Dua ASN di Aceh diamankan Densus 88

Bakamla RI menegaskan bahwa partisipasi unsur lautnya dalam operasi ini merupakan bagian dari tugas pokok sebagai Indonesia Coast Guard, yakni menyelenggarakan patroli keamanan dan keselamatan laut serta memberikan dukungan dalam operasi SAR sesuai ketentuan perundangan.

“Keselamatan masyarakat maritim adalah prioritas kami. Kami akan terus mendukung penuh upaya SAR hingga seluruh korban berhasil ditemukan,” tutup Letkol Yuli.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Aceh Barat

Pemkab Aceh Barat Tetapkan Status Siaga Darurat Karhutla

Internasional

Dibom GBU-57 Jet B-2 AS, Bunker Fordo diyakini berada kedalaman 80-90 meter di bawah tanah

Peristiwa

Menolak RUU Penyiara, Wartawan Lakukan Unjuk Rasa di Langsa

Internasional

PBB Sesalkan AS Tarik Diri dari dari Sejumlah Entitas

Daerah

Desak Revisi Pergub, Tenaga kesehatan RSUDZA berkumpul di Kantor Gubernur Aceh

Daerah

“Pelajaran” Berujung Laporan Polisi: Kisah Lima Remaja yang Diamankan di Desa Wel-Wel

Peristiwa

TNI AL Kerahkan Kekuatan Bantu Korban Bencana Alam di Sumbar dan Sumut

Hukrim

KPH WIlayah IV Aceh kesulitan Tindak Pelaku Perusakan Hutan