Home / Ekbis / Pendidikan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 12:46 WIB

BI Mengajar Cetak Generasi Muda Aceh Melek Kebanksentralan

mm Redaksi

Mahasiswa Program Studi Manajemen Bisnis Syariah UIN Ar-Raniry mengikuti program BI Mengajar yang membahas peran bank sentral, kebijakan ekonomi, serta perkembangan sistem pembayaran digital. Foto: Dok. Istimewa

Mahasiswa Program Studi Manajemen Bisnis Syariah UIN Ar-Raniry mengikuti program BI Mengajar yang membahas peran bank sentral, kebijakan ekonomi, serta perkembangan sistem pembayaran digital. Foto: Dok. Istimewa

Banda Aceh – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Aceh memperkuat kolaborasi dengan perguruan tinggi di Aceh melalui program Bank Indonesia (BI) Mengajar. Program BI Mengajar kali ini dilaksanakan bersama Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry di Banda Aceh pada 30 September hingga 7 Oktober 2026. Ratusan mahasiswa program studi Manajemen Bisnis Syariahmendapatkan penguatan pemahaman mengenai peran, tugas, dan kebijakan bank sentral dalam menjaga stabilitas perekonomian.

BI Mengajar merupakan wujud nyata komitmen Bank Indonesia dalam mempersiapkan generasi masa depan yang melek kebanksentralan. Para mahasiswa dibekali pemahaman utuh mengenai bank sentral, sebab di tangan merekalah kelak kemudi perekonomian dipegang, baik sebagai calon pemimpin, akademisi, ekonom, maupun pelaku usaha. Dengan bekal yang mumpuni, para calon pemimpin muda ini diharapkan tampil di garis depan menjaga stabilitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi, baik di Aceh maupun di tingkat nasional.

Baca Juga :  Tiga Sekolah Tinggi Al Washliyah Banda Aceh Jalin Kerjasama dengan Kolej Universiti Darul Qur'an Islamiyyah (KUDQI) Malaysia

Pelaksanaan BI Mengajar ini menjadi bagian dari kurikulum Mata Kuliah Kebanksentralan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam di UIN Ar-Raniry. Materi yang disampaikan mengupas secara dalam mengenai tugas, tujuan, dan kewenangan Bank Indonesia sebagai bank sentral. Selain itu, para pemateri juga menyampaikan paparan mengenai perkembangan terkini mengenai kebijakan sistem pembayaran. Materi ini menyoroti perkembangan dan inovasi sistem pembayaran seperti QRIS dan BI-FAST yang mengubah cara masyarakat bertransaksi. Dengan integrasi dalam mata kuliah ini, mahasiswa tidak hanya mempelajari kebanksentralan secara teoritis, namun juga memperoleh perspektif langsung dari para praktisi bank sentral mengenai bagaimana kebijakan dirumuskan dan dijalankan.

Baca Juga :  Aceh Butuh Perhatian: Pendidikan Berkualitas Terhalang Jaringan Internet Lemah

Selain sebagai sarana edukasi, BI Mengajar juga menjadi media komunikasi kebijakan dan program kerja Bank Indonesia terkini, baik kebijakan secara nasional maupun program yang dijalankan di level daerah. Di tangan mahasiswa, kebijakan Bank Indonesia diharapkan menggema jauh di kalangan generasi muda. Dari bangku kuliah, pesan kebijakan tersebut dapat mengalir ke teman sebaya, keluarga, hingga masyarakat sekitar.

Penyampaian materi kebanksentralan pada BI Mengajar dibawakan langsung oleh pegawai Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Aceh yang tidak hanya memahami substansi kebijakan, tetapi juga berada di garda terdepan dalam implementasinya di lapangan. Dari pengalaman itulahpara pengajar membagikan contoh nyata bagaimana sebuah kebijakan bank sentral bekerja hingga dampaknya dapat dirasakan oleh masyarakat. Materi pun diracik khusus dengan konteks lokal Aceh, termasuk karakteristik perekonomian daerah hingga perkembangan ekosistem keuangan di Bumi Serambi Mekkah sehingga lebih mudah dipahami dan benar-benar relevan bagi pada mahasiswa.

Baca Juga :  Tubagus Rekayasa Kamal Djunaedi, Lulus Ujian Kualifikasi Program Doktor Ilmu Hukum di Universitas Borobudur

BI Mengajar sekaligus menjadi wujud penguatan kolaborasi dan sinergi Bank Indonesia dengan perguruan tinggi. Perguruan tinggi merupakan mitra strategis Bank Indonesia dalam mencetak sumber daya manusia unggul, menggaungkan kebijakan bank sentral hingga ke ruang kelas, serta melahirkan kajian dan riset ekonomi yang tajam, khususnya yang berkaitan dengan perekonomian daerah.

Ke depan, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Aceh akan melanjutkan kerja sama BI Mengajar dengan perguruan tinggi lainnya di Provinsi Aceh. Perluasan program ini diharapkan dapat menjangkau lebih banyak mahasiswa sehingga pemahaman mengenai kebanksentralan semakin merata di kalangan generasi muda Aceh.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Daerah

Begini Mekanisme Penyaluran Beasiswa Anak Yatim oleh Dinas Pendidikan Aceh

Pendidikan

Bambang Haryo Resmi Raih Gelar Magister Ilmu Politik di Universitas Wijaya Kusuma

Internasional

Menlu Sugiono : Ada 1.508 Kasus TPPO, Paling Tinggi di Kamboja

Pendidikan

Mulai Punah Ditelan Zaman, Wakil Ketua MAA: Adat Seumapa Harus Terus Dilestarikan

Ekbis

OJK Aceh: Aset Perbankan Syariah Capai Rp62,23 Triliun, Ekonomi Aceh Tunjukkan Tren Positif

Pemerintah Aceh

Program Jaksa Masuk Sekolah Hadir di Takengon, Siswa Dibekali Pemahaman Hukum dan Bahaya Narkoba

Aceh Besar

Bupati Aceh Besar Audiensi ke Kementerian Komunikasi dan Digital, Usulkan Optimalisasi Internet Sekolah

Kesehatan

Soal Vaksinasi, Fauzan Azima: Pemimpin Itu Harus Tegas