Home / Aceh Barat Daya / Pemerintah

Senin, 20 September 2021 - 16:44 WIB

Buka Musrembang Gampong, Teuku Rinaldi: Untuk Menampung Usulan Program Dari Masyarakat

mm Redaksi

Pj Keuchik Keude Siblah, Teuku Rinaldi saat membuka kegiatan Musrembang Gampong

Pj Keuchik Keude Siblah, Teuku Rinaldi saat membuka kegiatan Musrembang Gampong

NOA | Abdya – Pejabat (Pj) Keuchik Gampong Keude Siblah Kecamatan Blangpidie, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) membuka dan memimpin langsung Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) tahun anggaran 2022 di Kantor Keuchik setempat, Senin (20/9/2021).

Dalam musyawarah yang ikut didampinggi Zainun Yusuf selaku Ketua Tuha Peut Gampong serta dihadiri oleh seluruh perwakilan pemangku kepentingan dari unsur masyarakat dan dipantau langsung Sekcam Blangpidie, Amri Khair, pendamping desa (PD) Tahir dan PLD Firdaus.

Teuku Rinaldi kepada awak media mengatakan, Musrembang tersebut dilaksanakan untuk menampung usulan program dari masyarakat, tidak hanya dalam bentuk fisik, tetapi juga aspek pemberdayaan dan pembinaan masyarakat sesuai Perbup nomor 51 tahun 2021 tentang prioritas penggunaan dari anggaran dana desa tahun 2022.

Baca Juga :  Pj Bupati Aceh Barat Tutup Kegiatan Kemah Kebangsaan

“Forum Musrenbangdes ini kita laksanakan untuk menggali berbagai potensi dan menyerap aspirasi masyarakat, sehingga nantinya akan kita usulkan dalam Rencana Kerja Pembangunan Gampong (RKPG) tahun 2022 mendatang,” ucap Rinaldi.

Ia juga menuturkan bahwa, prioritas penggunaan dana desa sesuai harus dengan aturan Permendes no 7 tahun 2021. “Ada 3 Prioritas pembangunan yang akan dilaksanakan gampong tahun depan, tentunya itu sesuai regulasi yang ada,” sebut Rinaldi.

Baca Juga :  Pemkab Aceh Barat Gelar Kejuaraan Pekan Olahraga Pelajar Tingkat Kabupaten

Tiga program prioritas itu, katanya, pertama pemulihan ekonomi nasional sesuai kewenangan gampong, kedua program prioritas nasional sesuai dengan kewenangan gampong dan ketiga mitigasi dan penanganan bencana alam dan non alam sesuai dengan kewenangan gampong. “Disamping itu juga ada usulan-usulan program lain,” katanya.

Sementara itu, salah seorang warga, Julinardi menyebutkan, masyarakat Gampong Keude Siblah hingga saat ini masih meminta aspal hotmix dalam acara Musrenbang tahun 2022. Namun, katanya, sampai saat ini belum terpenuhi.

Baca Juga :  Terkait Lahan Eks HGU PT CA, Kajari Abdya Tegaskan Hal Ini

“Masyarakat Gampong Keude Siblah sangat berharap agar usulan aspal hotmix menjadi usulan prioritas pemerintah kabupaten Aceh Barat Daya untuk tahun 2022, mengingat usulan aspal hotmix sudah sangat lama dinantikan dari tahun 2016 pernah diusulkan tapi belum terpenuhi,” singkat Julinardi yang juga anggota DPRK Kabupaten Abdya itu.(RED).

Share :

Baca Juga

Aceh Barat Daya

Pelaku Perjudian Bersama Oknum Komisioner KIP Abdya Menyerahkan Diri

Aceh Barat Daya

Pegang Komitmen Babinsa, Petani di Abdya Optimis Garap Budidaya Cabai

Aceh Barat Daya

Polres Abdya Beri Piagam dan Wing Keselamatan kepada Pramuka

Aceh Besar

Majelis Pengajian Balee Beut Meuligo Peringati Maulid Nabi Besar Muhammad SAW 

Internasional

Menlu RI dan Sekjen PBB Bahas Upaya Perdamaian Palestina dan Penguatan Sistem Multilateral

Aceh Besar

Pemkab Aceh Besar Prioritaskan dan Optimalisasi Pelayanan Publik 

Aceh Barat Daya

Kasus Korupsi Aceh Barat Daya Belum Jelas

Aceh Barat Daya

Kepala Desa Alue Manggota Sampaikan Apresiasi atas Pembangunan Jalan TMMD