Home / Aceh Barat / Pemerintah

Senin, 27 Oktober 2025 - 12:37 WIB

Bupati Tarmizi Tekankan Disiplin Anggaran dan Pembangunan Prioritas di Tengah Keterbatasan Keuangan

mm Redaksi

Pemerintah Kabupaten Aceh Barat saat menggelar rapat koordinasi bersama Bupati dan Wakil Bupati Aceh Barat yang dilaksanakan secara daring dari Ruang Teuku Umar Kantor Bupati, Senin (27/10/2025). Foto: Dok. Diskominsa Aceh Barat

Pemerintah Kabupaten Aceh Barat saat menggelar rapat koordinasi bersama Bupati dan Wakil Bupati Aceh Barat yang dilaksanakan secara daring dari Ruang Teuku Umar Kantor Bupati, Senin (27/10/2025). Foto: Dok. Diskominsa Aceh Barat

Meulaboh – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat menggelar rapat koordinasi bersama Bupati dan Wakil Bupati Aceh Barat yang dilaksanakan secara daring dari Ruang Teuku Umar Kantor Bupati, Senin (27/10/2025). Rapat ini diikuti oleh seluruh kepala SKPK, camat, dan keuchik di lingkungan Pemerintah Kabupaten Aceh Barat.

Bupati Aceh Barat Tarmizi, SP, MM menyampaikan perkembangan situasi nasional serta kebijakan pemerintah pusat yang akan berlaku pada tahun anggaran 2026. Salah satu poin penting yang dibahas adalah lanjutan kebijakan pemangkasan dana transfer ke daerah, yang pada tahun mendatang jumlahnya bahkan lebih besar dibandingkan tahun 2025.

Baca Juga :  Pj Bupati Aceh Barat Irup HAB Kemenag ke-77

“Pada tahun 2026, dana transfer kita akan berkurang sekitar Rp94,2 miliar, sementara defisit anggaran tercatat Rp61 miliar. Kita berharap tahun depan defisit tidak melebihi Rp50 miliar. Ibarat pedagang, minimal jangan sampai rugi,” ujar Bupati Tarmizi

Menanggapi kondisi tersebut, Tarmizi menegaskan, agar seluruh SKPK melakukan efisiensi anggaran secara menyeluruh, terutama pada pos perjalanan dinas, konsumsi rapat, ATK, dan biaya pemeliharaan. Ia juga menekankan agar kegiatan pembangunan prioritas seperti irigasi, jalan, dan jembatan tetap berjalan meski dalam kondisi keuangan terbatas.

“Pembangunan wajib tetap berjalan, tapi kita harus disiplin dalam penggunaan anggaran. SPPD akan tetap dipangkas 50 persen, dan setiap pengajuan perjalanan dinas, mulai dari kepala dinas, kabid, kabag, maupun camat harus mendapatkan persetujuan langsung dari Bupati,” tegasnya.

Baca Juga :  Pj Bupati Iswanto Bersama Kapolda Aceh Tanam Jagung Serentak Nasional

Selain efisiensi, Tarmizi mengajak seluruh jajaran untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui optimalisasi potensi lokal serta memperkuat UMKM agar menjadi penggerak ekonomi masyarakat di tengah keterbatasan fiskal.

Selain itu, Tarmizi juga mengingatkan tentang perlunya penghematan tang harus diterapkan dalam hal penggunaan listrik dan fasilitas kantor. “Gunakan AC dan penerangan hanya saat diperlukan. Kita harus memulai dari hal-hal kecil agar dampaknya terasa signifikan,” ujar Tarmizi

Baca Juga :  Jaksa Agung : Masyarakat menaruh harapan tinggi pada Kejaksaan

Dalam rakor tersebut, juga dilakukan dialog interaktif langsung dengan para keuchik dari berbagai kecamatan. Para keuchik menyampaikan beragam persoalan aktual di gampong, mulai dari kendala pengelolaan dana desa, perawatan infrastruktur, Koperasi merah putih, Mitigasi bencana, hingga kebutuhan peningkatan kapasitas aparatur gampong.

“Rakor yang berlangsung interaktif tersebut menjadi momentum penting untuk menyatukan arah kebijakan pemerintah daerah dengan kondisi riil di lapangan, agar Aceh Barat tetap mampu melanjutkan pembangunan secara efisien, transparan, dan berkeadilan meski menghadapi tantangan keuangan di tahun 2026,” pungkas Tarmizi

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Pemerintah

Sarjani Ajak Masyarakat Bersatu Untuk Membangun Pidie

Aceh Besar

Pemkab Aceh Besar Adakan Rapat Evaluasi Stabilitas Pasokan Harga Pangan

Aceh Barat

Pj Bupati Aceh Barat Terbitkan Perbup Dana Desa Penanggulangan Kemiskinan Ekstrem

Daerah

Kebut Pendataan Pascabencana, Mendagri Tito Verifikasi 52 Daerah Terdampak

Daerah

Kemenko Polkam Kawal Sinkronisasi Qanun Aceh

Nasional

Prabowo Instruksikan Nusron Cek Konsesi HGB dan HGU yang Habis: Kembalikan ke Negara

Daerah

Pj Gubernur Safrizal Lantik Tiga Penjabat Bupati

Advetorial

87 Persen Lebih Anak di Banda Aceh Sudah Kantongi KIA