Home / Nasional / Pemerintah

Sabtu, 24 Mei 2025 - 01:46 WIB

Deputi Pollugri Kemenko Polkam: Strategi Komunikasi Publik Hal Penting Perkuat Pelindungan PMI

Farid Ismullah

Rapat Koordinasi Tindak Lanjut Rencana Kerja Satgas Komunikasi dan Media Desk P2MI, Jakarta, Jumat (23/5/2025). (NOA.co.id/HO-Kemenko Polkam).

Rapat Koordinasi Tindak Lanjut Rencana Kerja Satgas Komunikasi dan Media Desk P2MI, Jakarta, Jumat (23/5/2025). (NOA.co.id/HO-Kemenko Polkam).

Jakarta – Strategi komunikasi publik merupakan hal penting untuk memperkuat pelindungan pekerja migran Indonesia. Oleh karenanya, diperlukan Standar Operasional Prosedur (SOP) sebagai langkah untuk menciptakan komunikasi yang tepat sasaran, Jumat.

“Rapat hari ini memiliki arti penting sebagai upaya kita dalam memperkuat strategi komunikasi publik yang lebih terpadu dan efektif dalam mendukung pelindungan pekerja migran Indonesia. Sebagaimana kita pahami bersama, komunikasi yang tepat sasaran dan konsisten merupakan bagian tak terpisahkan dari pelindungan PMI, mulai dari tahap pra-keberangkatan, penempatan, hingga kepulangan,” Kata Asisten Deputi Kerjasama Multilateral pada Deputi Bidang Koordinasi Politik Luar Negeri Kemenko Polkam, Adi Winarso, 23 Mei 2025.

Baca Juga :  Ahmad Danion Jenguk Aria Udin dan Nina Yanti Yang Sedang Sakit

Adi mengatakan, untuk menyatukan arah dan kualitas komunikasi publik yang dilakukan oleh masing-masing satuan tugas di bawah Desk Koordinasi PPMI, perlu disusun SOP publikasi terpadu sebagai acuan bersama. SOP ini akan mengatur alur koordinasi, standar konten, serta prosedur teknis dalam pelaksanaan publikasi lintas K/L.

Selain itu, sebagai bagian dari upaya membangun komunikasi publik yang sinergis dan efisien, diperlukan proses identifikasi dan harmonisasi kegiatan komunikasi dari seluruh Satgas di bawah koordinasi Desk Koordinasi PPMI.

Baca Juga :  Sekjen PA: Bustami Sosok Pemersatu Elemen Aceh 

“Diharapkan rapat koordinasi ini tidak hanya menghasilkan kesepahaman, tetapi juga komitmen konkret dalam mengoordinasikan pesan, narasi, dan langkah-langkah komunikasi ke depan. Mengingat keberhasilan pelindungan PMI tidak hanya ditentukan oleh kebijakan dan regulasi semata, tetapi juga oleh kemampuan kita dalam membangun kesadaran publik, kepercayaan masyarakat, dan citra negara yang bertanggung jawab terhadap pelindungan warganya,” kata Adi Winarso.

Baca Juga :  BP3MI Aceh : USK diusulkan tempat seleksi bahasa bagi CPMI Asal aceh

Sementara itu, Tenaga Ahli Madya Kantor Komunkasi Kepresidenan, Albenna Revo menyampaikan bahwa komunikasi hal yang penting dalam sebuah institusi. Karena program yang dilakukan boleh merata, tapi kalau komunikasi tidak merata maka program itu akan terlihat kurang atau jelek.

Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan dari Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia/BP2MI, Bareskrim Polri, Kantor Komunikasi Kepresidenan, Pejabat di Kemenko Polkam, serta Kementerian dan Lembaga terkait.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Pemerintah

Aminullah Paparkan Kiat-kiat Sukses Perangi Rentenir di Banda Aceh

Nasional

Kapolri Bakal Sikat Siapa Pun yang Terlibat TPPO

Aceh Besar

Bupati Aceh Besar Terima Audiensi LPPM USK

Daerah

Masyarakat Minta Gubernur Aceh Tuntaskan Dugaan Mafia Tanah di Simeulue

Aceh Besar

Pj Bupati Aceh Besar Ikut Meeting Zoom Asistensi Evaluasi Laporan Kinerja bersama Tim Asistensi Itjen Kemendagri

Aceh Besar

Satpol PP Aceh Besar Kembali Serahkan Surat Teguran pada Pemilik Bangunan Liar di Darul Imarah

Nasional

Dubes Jerman Apresiasi Imigrasi RI

Hukrim

Kejagung Periksa Dua Orang Saksi Terkait Perkara PT Duta Palma Korporasi