Home / Daerah / Kesehatan

Minggu, 16 November 2025 - 13:20 WIB

Dinas Kesehatan Banda Aceh Gelar Evaluasi Sistem Rujukan Berbasis Kompetensi Tahun 2025

mm Redaksi

Pertemuan Evaluasi Rujukan Berbasis Kompetensi Tahun 2025 yang digelar Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh di Puskesmas Meuraxa, Kamis (13/11/2025). Foto: Dinkes Banda Aceh

Pertemuan Evaluasi Rujukan Berbasis Kompetensi Tahun 2025 yang digelar Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh di Puskesmas Meuraxa, Kamis (13/11/2025). Foto: Dinkes Banda Aceh

Banda Aceh — Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Banda Aceh melalui Bidang Pelayanan Kesehatan menggelar Pertemuan Evaluasi Rujukan Berbasis Kompetensi Tahun 2025 pada Kamis, 13 November 2025, di Aula Puskesmas Meuraxa. Agenda tahunan ini digelar untuk memperkuat tata kelola sistem rujukan sekaligus meningkatkan mutu pelayanan kesehatan di seluruh fasilitas kesehatan di Banda Aceh.

Acara tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh, Wahyudi, S.STP., M.Si., para kepala bidang Dinkes, serta 12 pegawai lainnya. Selain itu, hadir pula perwakilan pengelola rujukan dari 15 rumah sakit, dua perwakilan dari 11 puskesmas, serta tiga perwakilan BPJS Kesehatan: Teungku Mirza, Dessy, dan Fajri.

Baca Juga :  SBA Kirimkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan di Kecamatan Lhoknga

Dalam sambutannya, Wahyudi menegaskan bahwa sistem rujukan merupakan pilar penting dalam penyelenggaraan layanan kesehatan yang bermutu. Menurutnya, setiap fasilitas kesehatan—baik puskesmas maupun rumah sakit—harus mampu menjalankan fungsi sesuai kompetensinya sehingga pasien dapat menerima pelayanan yang tepat dan berkualitas.

Wahyudi juga menyoroti pentingnya evaluasi rutin untuk memastikan efektivitas sistem rujukan. Ia menyebut masih ada kendala di lapangan, seperti keterlambatan informasi rujukan, ketidaksesuaian tingkat layanan, serta lemahnya koordinasi antarfasilitas kesehatan.

Baca Juga :  KOACEH Global Company dan PT PEMA Buka Peluang Kirim Tenaga Kerja Aceh ke Korea

“Tujuan utama kegiatan ini bukan hanya memperbaiki alur rujukan, tetapi memastikan layanan kesehatan benar-benar berorientasi pada pasien. Dengan sistem rujukan yang baik, kita dapat menjamin kesinambungan layanan, pemerataan mutu, dan pengendalian biaya kesehatan secara lebih efisien,” ungkapnya.

Ia berharap seluruh peserta memberikan masukan konstruktif serta membawa pulang pemahaman baru untuk diterapkan di fasilitas masing-masing.

Baca Juga :  FORKASGEMADYA mengecam Mubes Ilegal yang dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab

Kegiatan ini juga menghadirkan narasumber Cut Elfi Zahara, yang menyampaikan materi tentang penguatan sistem rujukan berbasis kompetensi. Selain itu, BPJS Kesehatan melalui Teungku Mirza dan Dessy turut memberikan arahan mengenai pentingnya integrasi data dan penyelarasan kebijakan dalam proses rujukan.

Melalui pertemuan ini, Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh berharap tercipta sistem rujukan yang lebih efektif, efisien, dan responsif agar masyarakat dapat memperoleh pelayanan kesehatan yang bermutu, merata, dan berkesinambungan.

Editor: Amiruddin. MKReporter: Redaksi

Share :

Baca Juga

Aceh Besar

Pj Bupati Muhammad Iswanto Tunaikan Zakat Fitrah Keluarga Besar Meuligoe

Daerah

Perlindungan hukum pekerja, Kejati Aceh Apresiasi BPJS Ketenagakerjaan

Daerah

Pj Gubernur Aceh: Tugas Paskibraka bukan Seremonial tapi Mengajarkan Tauladan

Daerah

Perusahaan Cabang BBH Banda Aceh Diresmikan

Daerah

Pj Gubernur Aceh Warning Sisa Waktu Persiapan PON

Daerah

Proses Verifikasi Lapangan dan Pematokan Titik Awal TORA di Kecamatan Kuala Baru Kabupaten Aceh Singkil

Daerah

Wujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, Kejari Aceh Singkil Mou dengan Pemda

Daerah

Haji Mirwan Bantu Korban Kebakaran di Kleut Tengah