Home / Daerah / Pendidikan

Senin, 10 Juni 2024 - 18:44 WIB

Disdikbud Aceh Singkil : Dari total 281 pendaftar untuk program Beasiswa Afirmasi , hanya 20 kuota yang tersedia

mm Redaksi

Plt Kepala Disdikbud Aceh Singkil, Edi Widodo.(Foto : Ari sardi Gustidinata/ NOA.co.id).

Plt Kepala Disdikbud Aceh Singkil, Edi Widodo.(Foto : Ari sardi Gustidinata/ NOA.co.id).

Aceh Singkil– Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Aceh Singkil sedang menjalani proses verifikasi data untuk program Afirmasi Pendidikan Tinggi (ADik) bagi pendaftar dari wilayah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar), Senin.

Program tersebut bertujuan untuk membantu mereka yang mengalami keterbatasan informasi dalam mengakses pendidikan tinggi.

“Saat ini proses verifikasi masih berlangsung dan Program tersebut berada di bawah Bidang Pendidikan Dasar, Disdikbud Aceh Singkil, yang dipimpin oleh Sriaton Manik,” Kata Plt Kepala Disdikbud Aceh Singkil, Edi Widodo kepada Kantor Berita NOA.co.id, Senin 10 Juni 2024.

Terpisah, Sriaton Manik menjelaskan bahwa Tim Pendidikan Dasar sedang melakukan verifikasi data pendaftar. Dari total 281 pendaftar untuk program afirmasi ini, hanya 20 kuota yang tersedia.

Baca Juga :  Pj Bupati Iswanto Minta PT Angkasa Pura II Sukseskan PON XXI Aceh-Sumut dan Pilkada 2024

“Para pendaftar, yang tersebar di 95 universitas baik negeri maupun swasta, akan diverifikasi melalui aplikasi khusus yang disiapkan oleh Kemendikbud,” Ujarnya.

Sambungnya, hal tersebut Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, program beasiswa afirmasi tahun ini memiliki kuota yang lebih sedikit. Pada tahun 2022, kuota yang disediakan sebanyak 40, dan yang lulus sekitar 23 peserta.

“Namun, proses kelulusan untuk program afirmasi tidak lagi ditentukan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), melainkan oleh masing-masing rektorat universitas,” Pungkasnya.

Baca Juga :  Sekda GRIB Aceh Serahkan Mandat Pengurus DPC Nagan Raya

Diketahui, jika Setiap universitas diberikan kuota untuk dua program studi. Pendaftaran atau pengiriman berkas telah ditutup pada 7 Juni. Sriaton Manik mengungkapkan bahwa pendaftar dari bidang kesehatan mendominasi sekitar 70% dari total pendaftar Afirmasi tersebut.

Proses seleksi akan dilakukan melalui aplikasi berdasarkan peringkat nilai rapor sekolah. Namun, terdapat kekhawatiran bahwa dari satu universitas satu jurusan hanya memiliki kuota tiga orang. Jika pendaftar melebihi kuota dan tidak setuju dengan jurusan opsi kedua, mereka akan gagal masuk.

Sriaton juga mengkhawatirkan bahwa mereka yang telah lulus Ujian Tulis Berbasis Komputer(UTBK) dan undangan bisa mendaftar lagi untuk Afirmasi tersebut.

Baca Juga :  Tolak Raqan Penyiaran Aceh Sejumlah Radio Berhenti Siaran

“Upaya verifikasi dan penyaringan yang ketat diharapkan dapat memastikan hanya mereka yang benar-benar memenuhi kriteria yang dapat lolos dalam program afirmasi ini,” Katanya.

Nama-nama peserta yang telah mendaftar dan melengkapi berkas akan diumumkan di kantor Disdikbud dan melalui email. Namun, jika pendaftar tidak merespons verifikasi melalui email atau telepon, pendaftaran mereka akan dianggap gagal.

“Kemendikbud akan mengumumkan secara resmi calon penerima beasiswa afirmasi melalui email pribadi masing-masing pendaftar,” Tutup Sriaton Manik.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Daerah

500 Lebih Warga Simeulue Gagal Lolos PPPK Paruh Waktu, DPRK Kritik Pemerintah Abai

Daerah

Kanwil Ditjenim Aceh Usulkan Evaluasi Peraturan Presiden Nomor 125 Tahun 2016

Daerah

Berkomitmen Tingkatkan Mutu Pendidikan, Pj Bupati Aceh Besar Lantik 14 Kepsek

Daerah

Kapolres AKBP Nanang Santuni Duafa dan Anak Yatim di Paya Bakong

Aceh Barat Daya

Pelaku Penyeludupan Rohingnya Dihukum Ringan, SaKA: Putusan Hakim Kurang Keadilan

Aceh Barat

Kepala DSI Aceh Barat Hadiri Maulid Nabi Muhammad SAW

Aceh Besar

Dari Sekolah untuk Laut; Langkah Kecil Siswa SMA 1 Lhoknga Lepas 79 Tukik Penyu Aceh

Daerah

Tim Monitoring Posyandu Kemenkes Kunjungi Gampong Ingin Jaya