Home / Daerah / Peristiwa

Minggu, 11 Januari 2026 - 21:33 WIB

Jembatan Bailey Kuta Blang Macet Parah, Arus Banda Aceh–Medan Belum Lancar

mm Redaksi

Antrean kendaraan mengular di kawasan Jembatan Bailey, Kuta Blang, Bireuen, akibat sistem buka-tutup arus di jalur nasional Banda Aceh–Medan, Ahad (11/1/2026). Foto: Dok. Istimewa

Antrean kendaraan mengular di kawasan Jembatan Bailey, Kuta Blang, Bireuen, akibat sistem buka-tutup arus di jalur nasional Banda Aceh–Medan, Ahad (11/1/2026). Foto: Dok. Istimewa

Bireuen – Arus lalu lintas di jalur nasional Banda Aceh–Medan, tepatnya di kawasan Jembatan Bailey, Kecamatan Kuta Blang, Kabupaten Bireuen, mengalami kemacetan parah pada Ahad malam, 11 Januari 2026. Kepadatan kendaraan terjadi sejak pukul 20.00 WIB hingga pukul 21.30 WIB dan hingga malam hari arus lalu lintas masih belum berjalan lancar.

Kemacetan dipicu oleh keterbatasan kapasitas Jembatan Bailey yang berfungsi sebagai jembatan darurat. Selain itu, penerapan sistem buka-tutup arus kendaraan menyebabkan antrean panjang dari kedua arah, terutama pada malam hari saat volume kendaraan meningkat.

Baca Juga :  Kejaksaan Tetapkan Sekda Aceh Jaya dan Anggota DPRK Tersangka Korupsi Dana PSR Rp 38 Miliar

Pantauan di lapangan menunjukkan antrean kendaraan mengular hingga beberapa kilometer. Kendaraan besar seperti truk dan bus antarprovinsi mendominasi arus lalu lintas, sehingga memperlambat pergerakan kendaraan lainnya.

Sejumlah pengendara mengeluhkan lamanya waktu tunggu untuk dapat melintasi jembatan. Salah seorang pengguna jalan, Nadia, meminta pihak berwenang mengatur arus lalu lintas dengan lebih baik agar kemacetan tidak semakin parah.

“Seharusnya ada pengaturan yang jelas. Misalnya, kendaraan dari arah Medan menuju Banda Aceh dialihkan melalui jalur Awe Geutah, sementara dari Banda Aceh ke Medan tetap melalui Kuta Blang,” ujar Nadia saat ditemui di lokasi kemacetan.

Baca Juga :  Tokoh Peudada Dukung Pemerintah dan DPR Aceh Berantas Tambang Ilegal

Menurutnya, pengaturan arus yang terarah akan membantu mengurangi penumpukan kendaraan di satu titik, terutama di sekitar Jembatan Bailey yang memiliki kapasitas terbatas.

Hingga pukul 21.30 WIB, arus lalu lintas di kawasan tersebut masih tersendat dan belum kembali normal. Petugas gabungan dari kepolisian dan instansi terkait terus melakukan pengaturan lalu lintas untuk mengurai antrean kendaraan.
Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak penanggung jawab jalan lintas nasional Banda Aceh–Medan terkait penanganan kemacetan maupun skema pengaturan arus lalu lintas di lokasi tersebut.

Baca Juga :  Kepala Bidang Komunikasi dan Informasi Publik Diskominsa Aceh Barat, Ajak Masyarakat Bijak dalam Menggunakan Medsos

Masyarakat diimbau tetap bersabar, mematuhi arahan petugas di lapangan, serta mempertimbangkan penggunaan jalur alternatif apabila tidak memiliki kepentingan mendesak selama jembatan darurat masih difungsikan.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Daerah

Irdam IM Pimpin Penutupan TMMD Reguler ke-119 Kodim 0102/ Pidie

Daerah

Pangdam IM Hadiri Acara Puncak Penanaman Mangrove Nasional Secara Serentak

Peristiwa

Mayat Laki-Laki Ditemukan di Perkebunan Warga di Aceh Utara

Daerah

Uang Makan Dipangkas, Damkar Pidie Mogok Kerja

Daerah

Dengan Dana Rp. 2.900.000 Lima Desa Sukses Adakan Acara Sukuran Kemenangan Tagar

Nasional

Banjir dan Tanah Longsor Melanda Kabupaten Nias Barat

Aceh Barat

Sekda Aceh Barat Buka Turnamen Bulutangkis Antar Instansi

Daerah

Pemda Aceh Singkil tetap melelang proyek tanpa audit khusus