Home / Internasional

Minggu, 5 Januari 2025 - 15:50 WIB

Kemlu dan KBRI Kuala Lumpur Berhasil Memulangkan Korban TPPO Asal Aceh

mm Redaksi

Warga Asal Aceh Korban TPPO berinisial M/PAF (Tengah) saat kembali Ketanah Air, Kuala Lumpur, Sabtu (4/1/2025). (Foto : Kemlu RI).

Warga Asal Aceh Korban TPPO berinisial M/PAF (Tengah) saat kembali Ketanah Air, Kuala Lumpur, Sabtu (4/1/2025). (Foto : Kemlu RI).

Jakarta – Kementerian Luar Negeri RI bersama Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Kuala Lumpur berhasil menangani dan memulangkan seorang perempuan asal Aceh berinisial M/PAF yang diduga menjadi korban perdagangan di Malaysia. M/PAF tiba di Banda Aceh dalam keadaan sehat, Sabtu (4/1/25).

“Sejak 27 Desember 2024, PAF telah ditempatkan di shelter KBRI Kuala Lumpur untuk mendapatkan perlindungan. Selama berada di shelter, KBRI memastikan kebutuhan dasar dan hak-hak PAF terpenuhi, termasuk memberikan layanan konseling psikologis dan pemeriksaan kesehatan guna membantu korban memulihkan kondisinya,” Kata Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia (PWNI dan BHI) Kemenlu RI Judha Nugraha, Minggu 5 Januari 2025.

Baca Juga :  Sejumlah Proyek di Abdya Dikerjakan Kurang Volume

Judha Menjelaskan, Atas permintaan korban, proses hukum di Malaysia tidak dilanjutkan. Namun, untuk memberikan keadilan bagi korban, serta memastikan agar pelaku dapat ditindak sesuai hukum yang berlaku, maka KBRI segera memulangkan PAF ke Tanah Air dengan berkoordinasi dengan Polda Aceh agar proses hukum dapat segera berjalan di Indonesia sesuai dengan keinginan korban.

Baca Juga :  Kemenko Polkam: Pengungsi Rohingya butuh penanganan lintas sektor

“Kemlu juga berkoordinasi dengan Pemprov Aceh untuk proses rehabilitasi dan reintegrasi M/PAF di Indonesia,” Tutupnya.

Baca Juga :  Gaji 13 ASN Aceh Besar segera Cair 

Sebelumnya, M/PAF diduga mengalami eksploitasi seksual di Malaysia. KBRI Kuala Lumpur bekerja sama dengan komunitas masyarakat Aceh memberikan bantuan dan penyelamatan di shelter KBRI Kuala Lumpur.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Internasional

WNI Meninggal di Penjara Malaysia usai duel dengan Polisi

Internasional

Perkuat Kerjasama Aceh-Rusia, Wali Nanggroe Bawa Tiga Rektor Perguruan Tinggi ke Tatarstan

Internasional

Kemlu RI: Venezuela dalam Keadaan Aman, WNI Tetap Tenang namun Waspada

Internasional

Hari Kemanusiaan Sedunia 2025, Berikut Pesan Sekjen PBB

Internasional

Kemenko Polkam: Pengungsi Rohingya butuh penanganan lintas sektor

Internasional

Kamboja Minta Gencatan Senjata Tanpa Syarat

Hukrim

Kejati Kepri Sosialisasi Pencegahan TPPO kepada Aparatur dan Perwakilan Warga

Internasional

Puluhan Warga Sipil Palestina Syahid Dibombardir Israel tanpa Ampun