Home / Pemerintah Aceh / Sosial

Kamis, 8 Januari 2026 - 13:56 WIB

Ketua TP PKK Aceh Apresiasi Peran Relawan Tangani Bencana di 18 Daerah

mm Redaksi

Ketua TP PKK Aceh Marlina Muzakir melepas keberangkatan Forbes Relawan Aceh menuju lokasi terdampak bencana di halaman Meuligoe Gubernur Aceh, Rabu (7/1/2026). Foto: Dok. Biro Adpim Setda Aceh

Ketua TP PKK Aceh Marlina Muzakir melepas keberangkatan Forbes Relawan Aceh menuju lokasi terdampak bencana di halaman Meuligoe Gubernur Aceh, Rabu (7/1/2026). Foto: Dok. Biro Adpim Setda Aceh

Banda Aceh – Ketua Tim Penggerak PKK Aceh, Marlina Muzakir, mengapresiasi kontribusi para relawan dalam penanganan tanggap darurat bencana di Aceh yang telah berlangsung sejak akhir November 2025.

Apresiasi tersebut disampaikan Marlina Muzakir, yang akrab disapa Kak Na, usai melepas keberangkatan relawan Forum Bersama Relawan Aceh (Forbes Relawan Aceh) menuju Kecamatan Ketol dan Beutong Ateuh Beunggalag. Pelepasan berlangsung di halaman Meuligoe Gubernur Aceh, Rabu (7/1/2026).

“Apresiasi yang tinggi kami sampaikan kepada seluruh relawan lintas organisasi dan lembaga, elemen sipil, serta semua pihak yang telah berkolaborasi membantu masyarakat terdampak bencana di 18 kabupaten dan kota di Aceh,” ujar Kak Na.

Baca Juga :  Disdik Aceh dan BPKP Percepat Penyaluran Dana BOS untuk Sekolah Terdampak Banjir dan Longsor

Menurutnya, kehadiran relawan di tengah masyarakat terdampak memberikan dukungan moril yang sangat berarti. Warga tidak merasa sendiri dalam menghadapi musibah yang menimpa.

“Kehadiran relawan tentu menjadi penyemangat bagi masyarakat terdampak. Mereka merasakan empati dan kepedulian kita bersama atas musibah yang dialami saudara-saudara kita,” lanjutnya.

Kepada Forbes Relawan Aceh, Kak Na juga berpesan agar para relawan selalu berhati-hati selama perjalanan serta menjaga kondisi kesehatan agar dapat menjalankan tugas kemanusiaan secara maksimal.

Baca Juga :  Ketua PKK Aceh Terima Audiensi Dinas Pemberdayaan Masyarakat Gampong

Ia menyebutkan, keberangkatan kali ini merupakan yang ke-14 bagi Forbes Relawan Aceh dalam misi kemanusiaan pascabencana. Selain menyalurkan bantuan pangan dan obat-obatan, tim juga membawa tenaga khusus untuk memberikan layanan trauma healing bagi masyarakat, khususnya anak-anak.

“Insya Allah, keterlibatan Forbes Relawan Aceh dan seluruh relawan akan mempercepat pemulihan Aceh pascabencana,” ucap Kak Na.

Ia menegaskan bahwa proses pemulihan masih panjang, namun dengan semangat meuseuraya atau gotong royong dari semua pihak, berbagai program pemulihan dapat dijalankan dengan baik.

Baca Juga :  Pj Gubernur Safrizal: Kebanggaan Profesi Meningkatkan Etos Kerja

“Kerja-kerja kemanusiaan ini memang belum selesai. Namun, dengan kebersamaan dan gerak bersama, Insya Allah pemulihan Aceh dapat kita wujudkan,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Forbes Relawan Aceh, Togam, menjelaskan bahwa tim gelombang ke-14 akan bertugas di Kecamatan Ketol dan Beutong Ateuh Beunggalag. Tim tersebut akan menyalurkan paket ibadah, paket keluarga, layanan pengobatan, serta trauma healing bagi anak-anak terdampak bencana.

“Ini merupakan keberangkatan ke-14 Forbes Relawan Aceh. Kami siap terus berkolaborasi dengan Pemerintah Aceh dalam upaya pemulihan pascabencana,” ujar Togam.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Daerah

Gelar Buka Puasa Bersama  Iskandar Pilih Rangkul Semua Wartawan Tanpa Kotak-kotak

Daerah

Komisi VIII DPR RI Desak Pemerintah Tetapkan Banjir Aceh sebagai Bencana Nasional, Sekda Paparkan Kerusakan 165 Ribu Rumah

Pemerintah Aceh

Kasatpol PP-WH Aceh Ajak Media Kawal Qanun Syariat

Pemerintah Aceh

RSUDZA Sukses Jalankan Operasi Cerebrovascular Pertama di Aceh, Sekda Apresiasi Dukungan Menkes RI

Pemerintah Aceh

Pemerintah Aceh Batasi JKA Mulai Mei 2026, Fokuskan Layanan Kesehatan Gratis untuk Warga Kurang Mampu

Pemerintah Aceh

Kader Al Washliyah Aceh Dukung Muhsin sebagai Plh Kadis Pendidikan Dayah

Daerah

PIKABAS Bank Aceh Salurkan Bantuan Kemanusiaan dan Layanan Kesehatan Spesialis bagi Korban Banjir Aceh

Advetorial

Rakornis Kearsipan dan Perpustakaan se-Aceh 2025: Dorong Digitalisasi dan Literasi Berbasis Data