Home / Hukrim / Nasional / News / Peristiwa

Selasa, 17 Maret 2026 - 06:54 WIB

Oknum Wartawan Kena OTT

Farid Ismullah

Oknum wartawan Mojokerto yang memeras pengacara ditetapkan jadi tersangka (Foto: Enggran Eko Budianto/detikJatim)

Oknum wartawan Mojokerto yang memeras pengacara ditetapkan jadi tersangka (Foto: Enggran Eko Budianto/detikJatim)

Mojokerto – Muhammad Amir Asnawi (42) yang kena operasi tangkap tangan (OTT) Unit Resmob Satreskrim Polres Mojokerto, akhirnya ditetapkan sebagai tersangka. Oknum wartawan ini diduga memeras pengacara, Wahyu Suhartatik (47) dengan barang bukti uang tunai Rp 3 juta.

“Saat ini sudah tersangka statusnya MAS (Muhammad Amir Asnawi),” kata Kapolres Mojokerto AKBP Andi Yudha Pranata saat jumpa pers di Posyan Kenanten, Dikutip dari detikJatim, Selasa (17/3/2026).

Saat ini, Amir ditahan di Rutan Polres Mojokerto. Oknum wartawan asal Dusun Pekingan, Desa Sumbersono, Dlanggu, Mojokerto ini dijerat dengan Pasal 482 Ayat (1) UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang Pemerasan.

Baca Juga :  GAMMP Desak Tindak Tegas Pelaku Tambang Ilegal

“Ancaman maksimal 9 tahun penjara,” tegas Andi.

Dalam perkara ini, lanjut Andi, pihaknya menyita barang bukti uang tunai Rp 3 juta, 1 ponsel, 1 amplop putih, sepeda motor Yamaha Nmax, 2 kartu pengenal atas nama Amir yang seolah-olah tersangka bekerja di 2 perusahaan pers, 1 lencana, 2 tas, serta kemeja dan topi tersangka.

“Kami proses validasi lagi apakah yang bersangkutan (Amir) statusnya wartawan yang bersertifikasi, atau sebagai pemilik, atau sebagai pekerja di perusahaan pers. Artinya, di sini menjadi domain Dewan Pers. Kalau bukan awak media, maka sesuai ketentuan dan hasil koordinasi dengan Dewan Pers akan dikembalikan ke penyidik mengikuti aturan hukum umum,” jelasnya.

Baca Juga :  OTT Terhadap Jaksa Tak Perlu Izin Jaksa Agung

Andi menegaskan, penangkapan Amir merupakan proses OTT. Sebab korban yang merasa membutuhkan perlindungan kepolisian melapor ke Polres Mojokerto. Sehingga Unit Resmob Satreskrim melakukan OTT terhadap tersangka.

“Saat OTT, ada percakapan, negosiasi, penyerahan uang, kalimat-kalimat yang dianggap intimidasi,” tandasnya.

Sebelumnya, Wahyu menemui Amir di Kafe Koyam Kopi, Jalan Tribuana Tungga Dewi, Mojosari, Mojokerto pada Sabtu (14/3) malam. Ketika itu, Amir meminta Rp 6 juta. Namun, korban hanya mampu memberinya Rp 3 juta. Berita di medsos mabesnews.tv pun dihapus saat itu juga.

Baca Juga :  Polres Aceh Barat Ungkap 5 Kasus Besar Selama 2024

Sekitar pukul 19.50 WIB, tim dari Unit Resmob Satreskrim Polres Mojokerto melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Amir. Polisi menemukan barang bukti uang Rp 3 juta dibungkus amplop putih saat menggeledah tas rangsel milik Amir.

Dalam penggeledahan di tempat, polisi juga menyita 2 kartu pengenal Amir yang salah satunya sebagai wartawan mabesnews.tv. Sepeda motor Amir Yamaha Nmax putih nopol S 4479 NBE turut diamankan polisi dari tempat parkir kafe.

Selanjutnya, polisi membawa amir beserta barang bukti ke kantor Satreskrim Polres Mojokerto. Oknum wartawan ini diperiksa di ruangan Unit Resmob.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Nasional

Pemerintah Tegaskan Komitmen Lindungi PMI Korban TPPO

Daerah

Bantu Percepatan Pemulihan Provinsi Aceh, Haji Isam Kirim 16 Alat Berat

Hukrim

Imigrasi Amankan WN AS Pelaku Produksi Konten Pornografi di Indonesia

Internasional

Jenazah Zetro Korban Penembakan di Peru Tiba di Indonesia

Nasional

Idul Adha Ditetapkan 17 Juni 2024, Pemerintah Ajak Umat Saling Toleransi

Hukrim

Dirjen Imigrasi : WNI Sasaran Empuk Sindikat Perdagangan Orang

Hukrim

Satgas SIRI Kejagung RI Berhasil mengamankan DPO Tindak Pidana Korupsi Kredit Fiktif

Nasional

Perkuat Angkatan Udara Indonesia, Presiden Prabowo Serahkan Airbus A-400M ke Panglima TNI