Home / Nasional / Pemerintah / Pendidikan

Kamis, 29 Januari 2026 - 11:34 WIB

Pemerintah Pusat dan Aceh Komit Percepat Pemulihan Sekolah Pascabencana di Wilayah Terdampak

mm Redaksi

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed., meninjau sekaligus meresmikan ruang kelas hasil revitalisasi sekolah di SMA Negeri 1 Baktiya, Kabupaten Aceh Utara, Rabu (28/1/2026). Foto: Dok. Istimewa

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed., meninjau sekaligus meresmikan ruang kelas hasil revitalisasi sekolah di SMA Negeri 1 Baktiya, Kabupaten Aceh Utara, Rabu (28/1/2026). Foto: Dok. Istimewa

Aceh Utara – Pemerintah pusat bersama Pemerintah Aceh menunjukkan komitmen kuat dalam pemulihan pendidikan pascabencana di wilayah terdampak di Aceh. Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed., Rabu (28/1/2026), meninjau langsung sejumlah sekolah terdampak bencana di Kabupaten Aceh Utara, termasuk sekolah yang masih melaksanakan proses belajar-mengajar di tenda darurat.

Dalam kunjungan tersebut, Abdul Mu’ti mendatangi beberapa satuan pendidikan di Kabupaten Aceh Utara, di antaranya SMK Negeri 1 Baktiya, SMA Negeri 2 Muara Batu, SMA Kesuma Bangsa, SMP dan SD Muhammadiyah, SD Negeri 9 Jambo Aye, serta SMA Negeri 1 Baktiya.

Agenda kunjungan dipusatkan di SMA Negeri 1 Baktiya. Di sekolah tersebut, Mendikdasmen meresmikan ruang kelas hasil program revitalisasi sekolah tahun 2025 yang telah rampung. Program revitalisasi ini mencakup berbagai jenjang pendidikan, mulai dari taman kanak-kanak hingga sekolah menengah kejuruan.

Baca Juga :  Jaksa Agung RI Mengingatkan Jangan Ada Lagi Kajati, Kajari, Asisten dan Juga di Kejaksaan Agung yang Bermain Proyek di Pemerintahan

Dalam sambutannya, Abdul Mu’ti menegaskan bahwa pemulihan pascabencana merupakan prioritas nasional sebagaimana arahan Bapak Presiden Prabowo Subianto. Oleh karena itu, pemerintah pusat memfokuskan alokasi anggaran pada rehabilitasi dan revitalisasi sarana pendidikan, khususnya di wilayah yang terdampak bencana.

“Pemulihan pascabencana adalah prioritas utama. Revitalisasi sekolah, baik rehabilitasi ringan maupun berat, harus segera diselesaikan agar proses belajar-mengajar kembali berjalan normal,” ujar Abdul Mu’ti.

Ia menyebutkan, dari tiga provinsi yang menjadi fokus penanganan pascabencana, Aceh dinilai sebagai daerah yang paling siap. Kesiapan tersebut ditandai dengan telah dilaksanakannya bimbingan teknis (bimtek) percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi (rehab-rekon) bidang pendidikan.

Baca Juga :  Anggota DPRK Aceh Barat Resmi Dilantik dan Diambil Sumpah

Pada kesempatan itu, Mendikdasmen juga menyampaikan salam dari Presiden Prabowo kepada Gubernur Aceh serta mengapresiasi dukungan penuh Pemerintah Aceh dalam proses pemulihan pendidikan.

“Dukungan Pemerintah Aceh sangat membantu kelancaran program rehabilitasi dan rekonstruksi pendidikan. Diharapkan pada akhir tahun ajaran baru, sekolah yang direhabilitasi sudah dapat dimanfaatkan sepenuhnya, termasuk kelengkapan mobilernya,” kata dia.

Sementara untuk pembangunan sekolah baru maupun relokasi sekolah terdampak berat, Abdul Mu’ti memperkirakan pemanfaatannya dapat dilakukan pada semester berikutnya, yakni tahun ajaran 2026–2027.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Murthalamuddin, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian serta dukungan pemerintah pusat terhadap pemulihan sektor pendidikan di Aceh.

Baca Juga :  Cegah TPPU dan Pendanaan Terorisme, Kemenkum Aceh Perkuat Pengawasan Notaris

Ia mengajak seluruh satuan pendidikan, khususnya yang terdampak bencana, untuk memanfaatkan kebijakan dan dukungan tersebut secara optimal.

“Kami mendorong seluruh kepala sekolah, guru, dan pemangku kepentingan pendidikan di Aceh untuk mempercepat proses rehabilitasi dan rekonstruksi ini. Kolaborasi pusat dan daerah menjadi kunci agar layanan pendidikan bagi anak-anak Aceh segera pulih dan semakin berkualitas,” ujar Murthalamuddin.

Murthalamuddin menegaskan, Dinas Pendidikan Aceh akan terus mengawal proses rehabilitasi agar berjalan sesuai standar, tepat waktu, serta benar-benar berdampak pada kenyamanan dan keselamatan peserta didik.[]

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Aceh Barat

Pemkab Aceh Barat Mulai Bangun Jembatan Jambak–Canggai, Siapkan Mobil Antar Jemput Siswa

Nasional

Porwanas XIV Ditutup, PWI Aceh Koleksi 8 Medali

Daerah

SPS Aceh Minta Pemerintah Pusat Percepat Penanganan Bencana

Daerah

Bupati Bersama Wakil Bupati Simeulue dan Wartawan Gelar Buka Puasa Bersama

Nasional

Korban Banjir Aceh Terima Bantuan Rp2,5 Miliar dari TMT Group

Nasional

Kapuspen TNI Buka Pembekalan Awak Media Tentang Prosedur Kedaruratan di Daerah Rawan

Aceh Barat

Semarak HUT ke-81 RI, Pemkab Aceh Barat Gelar Lomba Gerak Jalan Tingkat SD dan SMP

Nasional

Mendagri Dukung Bawaslu Tindak Tegas ASN Tidak Netral Selama Pilkada