Home / Ekbis / Pemko Banda Aceh

Kamis, 23 April 2026 - 21:19 WIB

Pemko Banda Aceh Gandeng ILO, Wali Kota Buka Pelatihan Parfum untuk UMKM

mm Redaksi

Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal membuka pelatihan parfum untuk UMKM di Hotel Hermes Palace, Kamis (23/4/2026). Foto: Dok. Prokopim Kota Banda Aceh

Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal membuka pelatihan parfum untuk UMKM di Hotel Hermes Palace, Kamis (23/4/2026). Foto: Dok. Prokopim Kota Banda Aceh

Banda Aceh — Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal membuka pelatihan parfum bagi pelaku UMKM yang digelar Pemerintah Kota Banda Aceh bekerja sama dengan Organisasi Buruh Internasional (ILO) di Hotel Hermes Palace, Kamis (23/4/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat ekosistem UMKM lokal sekaligus mendukung pengembangan program Banda Aceh Kota Parfum Indonesia berbasis komoditas unggulan daerah.

Baca Juga :  Pemko Banda Aceh Terapkan Sistem Parkir Non-Tunai Berbasis QRIS, Wali Kota Illiza: Lebih Transparan dan Aman

Illiza menjelaskan bahwa Aceh dikenal sebagai salah satu penghasil minyak nilam terbaik dunia yang telah tumbuh selama berabad-abad di wilayah perbukitan Aceh.

“Nilam merupakan tanaman aromatik yang kini menjadi bahan penting dalam industri parfum global,” ujarnya.

Kerja Sama dengan ILO

Sebelumnya pada hari yang sama, Pemko Banda Aceh juga menandatangani Nota Kesepakatan Bersama (MoU) dengan ILO di pendopo wali kota sebagai bentuk penguatan kolaborasi.

Baca Juga :  Bank Aceh Dukung Penuh Digitalisasi Pembayaran Retribusi di Destinasi Wisata Banda Aceh

Direktur ILO untuk Indonesia dan Timor-Leste Simrin Singh menyampaikan bahwa kerja sama ini bertujuan memperluas akses pelaku UMKM, khususnya sektor nilam, dalam membangun rantai nilai yang inklusif dan produktif.

“Kolaborasi ini diharapkan mampu menciptakan lapangan kerja dan memperkuat ekosistem UMKM,” ujarnya.

Baca Juga :  Wagub Aceh Minta TPID Perkuat Sinergi Kendalikan Inflasi yang Tembus 6,94 Persen

Banda Aceh Jadi Lokasi Strategis

Simrin Singh juga menyebut Banda Aceh dipilih sebagai lokasi program karena komitmen pemerintah daerah dan dukungan masyarakat dalam pengembangan sektor unggulan.

Ia berharap program ini dapat menjadikan Banda Aceh sebagai kota dengan produk lokal yang mampu bersaing di pasar nasional maupun internasional.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Pemko Banda Aceh

290 Penyandang Disabilitas Banda Aceh Terima Santunan dari Pemko Saat Buka Puasa Bersama

Ekbis

Angka Kemiskinan Ektrem di Aceh Mengalami Penurunan Yang Signifikan

Ekbis

Bank Aceh Tutup Layanan 18–24 Maret 2026, Operasional Kembali Normal Usai Idul Fitri

Ekbis

Kemendag Gelar Lokakarya Analisis Penggunaan Metode LCA dan Perdagangan Hijau

Pemko Banda Aceh

Pemko Banda Aceh Bahas Penguatan Pencegahan Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak, 514 Kasus Ditangani dalam Tiga Tahun

Ekbis

Bank Aceh Syariah Lakukan RUPS, Optimis Kinerja Tahun 2024 Lebih Baik

Ekbis

Wakil Wali Kota Afdhal Khalilullah Buka Pelatihan Manajemen Usaha untuk Perempuan di Banda Aceh

Pemko Banda Aceh

Tenang, 2 Juta Liter BBM Sudah Tiba di Pelabuhan Malahayati