Banda Aceh – Pemerintah Aceh bersama Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI menggelar entry meeting terkait pelaksanaan pemeriksaan pendahuluan kinerja pada Pemerintah Aceh dan sejumlah instansi terkait di wilayah Aceh, Senin (31/8/2026).
Entry meeting tersebut diikuti Plt. Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, Taufik, ST, M.Si., dan berlangsung di Ruang Rapat Sekda Aceh. Pemeriksaan pendahuluan tersebut mencakup dua agenda utama, yakni efektivitas upaya pemerintah daerah dalam mendukung pengelolaan Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) serta upaya pemerintah daerah dalam mendukung ketahanan energi nasional.
Pemeriksaan terkait BOSP mencakup periode Tahun 2025 hingga Semester I Tahun 2026. Sementara pemeriksaan bidang ketahanan energi mencakup Tahun Anggaran 2025 hingga Semester I Tahun Anggaran 2026.
Dalam arahannya, Taufik menyampaikan komitmen Pemerintah Aceh untuk mendukung kelancaran pemeriksaan dengan menyediakan berbagai data dan informasi yang dibutuhkan tim pemeriksa.
Ia juga meminta seluruh Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA) terkait membangun koordinasi dan memberikan dukungan selama proses pemeriksaan berlangsung.
“Pemerintah Aceh memberikan support terhadap pemeriksaan ini. Tim kami akan menyiapkan apa yang diperlukan. Kami berharap pemeriksaan ini dapat memberikan masukan, wawasan, dan saran untuk perbaikan kinerja Pemerintah Aceh ke depan,” ujar Taufik.
Sementara itu, Ketua Tim Pemeriksaan BPK RI, Muhammad Husni, menjelaskan pemeriksaan dilakukan untuk menilai efektivitas program kerja pemerintah daerah, khususnya dalam pengelolaan bantuan operasional pendidikan dan upaya mendukung ketahanan energi.
Menurutnya, pemeriksaan juga mencakup aspek energi baru terbarukan serta konservasi energi sebagai bagian dari upaya mendukung ketahanan energi nasional.
Muhammad Husni berharap Pemerintah Aceh beserta SKPA terkait dapat memberikan dukungan dan kerja sama yang diperlukan sehingga proses pemeriksaan berjalan lancar dan menghasilkan informasi yang dapat menjadi dasar bagi perbaikan kinerja pemerintah daerah.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Asisten I Sekda Aceh Drs. Syakir, M.Si., Asisten II Sekda Aceh Ir. T. Robby Irza, S.SiT., MT., Asisten III Sekda Aceh Dr. A. Murtala, M.Si., serta jajaran SKPA terkait.
Pemeriksaan pendahuluan tersebut diharapkan tidak hanya menjadi bagian dari proses evaluasi, tetapi juga dapat memberikan rekomendasi konstruktif bagi Pemerintah Aceh dalam meningkatkan efektivitas pengelolaan pendidikan dan memperkuat ketahanan energi di daerah.
Editor: Amiruddin. MK










