Home / Daerah

Selasa, 31 Januari 2023 - 12:31 WIB

Perdana, Ombudsman Goes To School ke MIN Lhong Raya

mm Redaksi

BANDA ACEH – Ombudsman RI Perwakilan Aceh pertama kalinya melaksanakan kegiatan kunjungan ke sekolah sebagai bentuk sosialisasi. Kegiatan tersebut berlangsung pada Senin (30/1) di MIN 8 Kota Banda Aceh yang terletak di depan stadion Lhong Raya.

Pada kegiatan tersebut, Kepala Ombudsman RI Perwakilan Aceh Dian Rubianty bertindak sebagai pembina upacara yang biasa dilaksanakan pada Senin pagi oleh setiap sekolah.

Dalam amanatnya, Dian menyampaikan bahwa pendidikan merupakan salah satu bentuk layanan publik berupa jasa yang diberikan oleh guru kepada murid. Oleh karenanya, sekolah juga merupakan objek pengawasan yang dilakukan oleh Ombudsman.

Baca Juga :  KPT: Refleksi Kinerja PT BNA 2022

Selanjutnya, Dian juga menyampaikan supaya dalam proses pembelajaran tidak boleh terjadinya maladministrasi. Sehingga proses belajar mengajar berjalan dengan baik.

“Sekolah merupakan salah satu tempat yang diawasi oleh Ombudsman, jadi kita berharap agar pelayanan dapat diberikan sebaik mungkin supaya tidak ada keluhan,”papar Dian selalu pembina upacara.

Baca Juga :  Tim Pengadilan Tinggi Lakukan Pengawasan ke Pengadilan Tipikor/ PN Banda Aceh Kelas I A

Usai upacara, Kepala Ombudsman RI Perwakilan Aceh ini juga mengingatkan kembali kepada Kepala Sekolah proses penerimaan peserta didik baru (PPDB) nantinya harus sesuai prosedur dan aturan yang berlaku.

Selanjutnya, Ilyas Isti Kepala Keasistenan Pencegahan Ombudsman Aceh yang hadir dalam kegiatan tersebut juga menyampaikan rencana menjadikan sekolah tersebut sebagai sekolah percontohan yang anti maladministrasi.

Mardani, Kepala Sekolah MIN 8 Banda Aceh menyambut baik kegiatan tersebut. Mardani menyatakan komitmen untuk menjadi sekolah yang anti maladministrasi.

Baca Juga :  Lantik Bintara Polri, Wakapolda Aceh: Bantu Tingkatkan Kepercayaan Publik

“Kami siap bermitra dengan Ombudsman, dan saat ini kami juga mengumumkan seluruh anggaran, baik yang masuk dan yang keluar,” jelas Mardani kepada tim Ombudsman.

Selain menerapkan akuntabilitas dan transparansi dalam tata kelola anggaran, pihak madrasah juga memastikan keikutsertaan orang tua peserta didik. “Kami juga sering melaksanakan rapat komite jika ada hal yang ingin dibahas bersama,” tutup Mardani.

Share :

Baca Juga

Daerah

Mau Urus Paspor, Tahun 2025 Ayo ke Pidie

Daerah

Mendagri Diminta Presiden Prabowo Proses Bupati Aceh Selatan Buntut Umrah Saat Bencana

Daerah

Wabup Pidie “Kita Sebagai Pelayan Masyarakat”

Aceh Besar

Forkopimda Aceh Besar Keluarkan Seruan Larang Bakar Petasan Sambut Idul Adha

Daerah

Sepanjang Tahun 2024 Kanwil Beacukai Aceh berhasil selamatkan kerugian Negara Rp53.914 Miliar  

Daerah

Kapolri Diminta Tangkap Penganiaya Warga Aceh Singkil di sumatera utara

Daerah

Komisi III DPR RI; PT BNA Layak Naik ke Tipe A

Aceh Timur

Germatim Desak Kejati Aceh Segera Tetapkan Tersangka Kasus Korupsi BRA