Home / Internasional / Pendidikan

Minggu, 23 November 2025 - 17:49 WIB

Plt. Kadisdik Aceh Terima Delegasi Kedutaan Besar Malaysia, Bahas Penguatan Kerja Sama Pendidikan dan Pelatihan Guru

mm Redaksi

Plt. Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Murthalamuddin, bersama Delegasi Kedutaan Besar Malaysia saat membahas peluang kolaborasi pendidikan Aceh–Malaysia di Banda Aceh. Foto: Dok. Istimewa

Plt. Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Murthalamuddin, bersama Delegasi Kedutaan Besar Malaysia saat membahas peluang kolaborasi pendidikan Aceh–Malaysia di Banda Aceh. Foto: Dok. Istimewa

Banda Aceh – Plt. Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Murthalamuddin, S.Pd., M.SP, didampingi Kepala Bidang Pembinaan SMA dan PKLK, Syarwan Joni, S.Pd., M.Pd menerima kunjungan Delegasi Kedutaan Besar Malaysia Jakarta yang dipimpin Dr. Hasnul Faizal bin Hushin Amri, Menteri Kedutaan (Pendidikan), bersama Encik Abdul Aziz Abdullah, Atase Pendidikan. Pertemuan berlangsung di Ruang Kepala Dinas Pendidikan Aceh dalam suasana akrab dan penuh diskusi strategis mengenai peluang kolaborasi pendidikan Aceh–Malaysia.

Dalam pertemuan tersebut, Delegasi Kedutaan Malaysia memaparkan berbagai program yang dapat diakses oleh guru, siswa, hingga kepala sekolah di Aceh. Mulai dari special certificate di bidang vokasi dan teknis, pelatihan guru di universitas pendidikan ternama seperti UPSI, hingga staff attachment bagi kepala sekolah untuk mempelajari manajemen pendidikan di Malaysia selama satu hingga tiga minggu.

Baca Juga :  Kemenko Polkam: Pengungsi Rohingya butuh penanganan lintas sektor

Encik Abdul Aziz menjelaskan bahwa Malaysia saat ini mengembangkan konsep edu-tourism, di mana sekolah dan universitas tidak hanya menjadi tempat belajar, tetapi juga tujuan kunjungan pendidikan internasional. “Banyak sekolah teknik, sekolah sukan (olahraga), hingga sekolah model yang siap menerima delegasi Aceh. Kami ingin membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya,” ujarnya.

Murthalamuddin menyambut baik tawaran ini dan menekankan bahwa Aceh memiliki kebutuhan besar untuk memperkaya pengalaman internasional para pendidik. Menurutnya, banyak kebijakan dan praktik baik Malaysia yang dapat menjadi inspirasi. Ia juga menyampaikan pengalaman pribadinya yang sering berkunjung ke Malaysia sejak tahun 2000-an dan melihat bagaimana pemerintah Malaysia responsif terhadap isu-isu pendidikan.

Baca Juga :  Menkumham Tanda Tangan Traktat Internasional tentang Sumber Daya Genetik dan Pengetahuan Tradisional

“Saya ingin kepala sekolah dan guru kita merasakan langsung bagaimana sekolah-sekolah di Malaysia dikelola. Bagaimana supervisi dilakukan, bagaimana hubungan guru dengan kepala sekolah dibangun, dan bagaimana manajemen pendidikan diterapkan secara konsisten,” kata Murthalamuddin. Ia menilai pengalaman lapangan seperti itu dapat memperluas perspektif pendidik Aceh dalam meningkatkan mutu layanan pendidikan.

Pada kesempatan tersebut, Murthalamuddin juga menyampaikan keinginan untuk membuka jalur kerja sama bagi siswa SMK, khususnya yang menekuni bidang otomotif, teknik, dan vokasi. Ia berharap ada peluang magang atau pelatihan di perusahaan-perusahaan Malaysia yang relevan dengan kebutuhan industri.

Baca Juga :  Sertijab Kepala Dinas Pendidikan Aceh Penuh Keakraban

Dinas Pendidikan Aceh dan Delegasi Malaysia sepakat melakukan tindak lanjut cepat. Delegasi Malaysia akan diundang pada rapat besar kepala SMA/SMK pada akhir November untuk memberikan paparan khusus melalui sesi tatap muka dan daring. Kepala sekolah dan guru BK akan diikutsertakan agar informasi tersampaikan secara menyeluruh.

Pertemuan ini menjadi langkah awal membuka gerbang kolaborasi Aceh–Malaysia, dengan harapan dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia Aceh melalui pendidikan yang lebih terbuka, modern, dan berorientasi global.[]

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Daerah

Pemerintah Aceh Berikan Hadiah Umrah untuk GTK Berprestasi 2024

Internasional

KBRI Kuala Lumpur Telusuri 17 Perempuan Asal Indonesia diduga jadi korban TPPO

Internasional

Kemlu RI Fasilitasi Pemulangan Sembilan Jenazah WNI Korban Kebakaran di Hong Kong

Internasional

Kemlu RI : Kemerdekaan Somaliland Ancaman bagi Perdamaian Dunia

Pendidikan

Sekolah Muhammadiyah Bireuen Menjadi Model Sekolah Inklusif

Pemerintah Aceh

Pascabanjir, Aktivitas Pendidikan Dayah Aceh Mulai Pulih, Pemprov Siapkan Dukungan

Daerah

Pj Ketua TP PKK Safriati: Ayah adalah Sosok Penting Membangun Keluarga Samara

Internasional

Kemlu RI Tangani WNI yang Meninggal Terjebak di Gurun Panas