Banda Aceh – Pemerintah Aceh mencatat realisasi keuangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (APBA) Tahun 2026 mencapai 30,65 persen atau sebesar Rp3,555 triliun dari total pagu anggaran Rp11,6 triliun hingga 26 Mei 2026.
Capaian tersebut dinilai melampaui target akhir Mei yang ditetapkan sebesar 29,23 persen, dengan deviasi positif mencapai 1,42 persen.
Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir, meminta seluruh Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA) untuk terus mempercepat pelaksanaan program dan penyerapan anggaran agar target pembangunan daerah dapat berjalan optimal.
“Percepatan realisasi anggaran sangat penting agar program pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan sesuai target yang telah ditetapkan,” ujar M. Nasir, Rabu (27/5/2026).
Meski realisasi keuangan Pemerintah Aceh menunjukkan tren positif, Sekda mengingatkan masih terdapat sejumlah SKPA dan biro yang realisasinya berada di bawah target.
Karena itu, ia meminta seluruh perangkat daerah meningkatkan koordinasi serta mempercepat proses administrasi dan pelaksanaan kegiatan di lapangan.
Menurutnya, Pemerintah Aceh menargetkan realisasi keuangan hingga akhir Juni 2026 dapat mencapai 38,31 persen. Untuk mencapai target tersebut, setiap SKPA diminta bekerja lebih maksimal terutama pada program-program prioritas yang berdampak langsung kepada masyarakat.
Nasir juga menekankan pentingnya pengawasan dan evaluasi berkala terhadap progres pelaksanaan kegiatan agar hambatan di lapangan dapat segera diselesaikan.
“Seluruh jajaran Pemerintah Aceh harus terus menjaga kinerja positif ini agar target pembangunan dan pelayanan publik tahun 2026 dapat tercapai tepat waktu dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat Aceh,” katanya.
Sebelumnya, Pemerintah Aceh juga melaporkan realisasi APBA hingga akhir April 2026 mencapai 23,27 persen atau sekitar Rp2,7 triliun dan berada di atas target yang ditetapkan pemerintah daerah.
Pemerintah Aceh optimistis percepatan realisasi anggaran pada triwulan kedua tahun ini akan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah serta mempercepat pelaksanaan berbagai program pembangunan strategis di Aceh.
Editor: Amiruddin. MK














