Home / Peristiwa

Rabu, 21 Mei 2025 - 21:18 WIB

Respons Cepat BPBD Aceh Besar Evakuasi Ular Piton di Lhoong

mm Redaksi

Foto bersama Petugas Damkar BPBD Aceh Besar dan masyarakat, usai menangkap seekor ular piton di Gampong Ketapang, Kecamatan Lhoong, Kabupaten Aceh Besar, Rabu (21/5/2025). Foto: Dok. BPBD Aceh Besar

Foto bersama Petugas Damkar BPBD Aceh Besar dan masyarakat, usai menangkap seekor ular piton di Gampong Ketapang, Kecamatan Lhoong, Kabupaten Aceh Besar, Rabu (21/5/2025). Foto: Dok. BPBD Aceh Besar

Kota Jantho – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Besar kembali menunjukkan kesigapan dan profesionalismenya dalam merespons laporan masyarakat terkait gangguan satwa liar. Tim Pemadam Kebakaran BPBD Pos Lhoong berhasil mengevakuasi seekor ular piton sepanjang lebih dari 3 meter yang masuk ke kandang ayam milik warga di Gampong Ketapang, Kecamatan Lhoong, Kabupaten Aceh Besar, Rabu (21/5/2025).

Kepala Pelaksana BPBD Aceh Besar, Ridwan Jamil SSos MSi, menyampaikan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil dari kesiapsiagaan petugas dan pelayanan tanggap darurat yang terus ditingkatkan oleh BPBD.

Baca Juga :  Rumah Berkonstruksi Kayu Terbakar di Aceh Utara, Ini Imbauan Polisi

“Laporan dari masyarakat langsung ditindaklanjuti oleh tim di lapangan. Ini bentuk komitmen kami bahwa BPBD hadir tidak hanya saat terjadi bencana besar, tetapi juga untuk kejadian yang membahayakan keselamatan warga, termasuk gangguan dari satwa liar,” ujar Ridwan Jamil yang akrab disapa RJ.

Ia menceritakan, kejadian tersebut bermula saat M Dahlan, seorang petani setempat, mendapati ular besar tersebut berada di dalam kandang ayam miliknya, setelah memangsa dua ekor ayam. Ia segera menghubungi petugas pemadam kebakaran BPBD Aceh Besar Pos Lhoong untuk meminta bantuan.

Baca Juga :  Turut berduka, Emiko Asda Sambangi dan memberikan santunan Keluarga Korban Longsor Tambang

Menerima laporan pada pukul 13.15 WIB, tim yang dipimpin oleh Haris – seorang personel berpengalaman dalam penanganan reptil – bersama tiga petugas lainnya langsung menuju lokasi. Proses evakuasi berlangsung dengan hati-hati, mengingat ukuran ular dan posisi yang cukup sulit dijangkau.

“Evakuasi berhasil dilakukan sekitar pukul 13.36 WIB, dan ular tersebut kemudian kami lepasliarkan kembali ke habitat alamnya, jauh dari permukiman warga,” jelas RJ.

Kalaksa Ridwan Jamil menegaskan, BPBD Aceh Besar memiliki pos-pos strategis yang selalu siap merespons dengan cepat, serta personel yang dilengkapi dengan kemampuan teknis dan peralatan pendukung.

Baca Juga :  Gunung Semeru Erupsi Disertai Letusan Setinggi 1.000 Meter

“Kami terus memperkuat kapasitas personel dan sistem tanggap darurat. Tidak hanya untuk bencana alam seperti banjir atau gempa, tetapi juga kejadian yang bersifat non-alam, seperti gangguan satwa liar. Ini bagian dari perlindungan keselamatan masyarakat,” tegasnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk tidak panik dan segera melaporkan jika menemukan satwa berbahaya di lingkungan sekitar.

“Kami terbuka 24 jam. Laporkan segera ke pos terdekat atau Pusdalops BPBD Aceh Besar agar bisa ditangani secara aman dan profesional,” tutup RJ.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Peristiwa

Mayat Laki-Laki Ditemukan di Perkebunan Warga di Aceh Utara

Hukrim

Kepala Inspektorat Terjaring OTT Kejari

Internasional

Indonesia Kecam Serangan Israel Ke Qatar

Peristiwa

Ladang Ganja Seluas 1 Hektare Dimusnahkan di Lamteuba, Aceh Besar

Daerah

Langkah Cepat Penanganan Pascabencana, Mendagri Tito Serap Aspirasi Kepala Daerah Se-Provinsi Aceh

Daerah

Penetapan Beasiswa Tidak Tepat Sasaran, MPK Aceh Singkil Disorot

Daerah

Dandim 0109/ Aceh Singkil Instruksikan Babinsa deteksi dini potensi karhutla

Daerah

Ada Kejanggalan dalam Surat Kadis PUPR Terkait Pengambilan Besi Leger Jembatan di Desa Busung Indah