Home / Parlementaria

Jumat, 3 Juni 2022 - 10:37 WIB

Terkait PJ Gubernur, DPRA Minta Pusat Tidak Kirim Penyakit ke Aceh

mm Redaksi

NOA I Banda Aceh – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) Fraksi Partai Aceh, Sulaiman, SE menyatakan, bahwa terkait Penjabat Gubernur Aceh harus paham akan Aceh. Pasalnya, banyak sekali persoalaan di Aceh yang harus segera diselesaikan dan dituntaskan.

Baca Juga :  Wakili Pj Bupati, Kadisparpora Aceh Besar Hadiri Pembukaan Turnamen DJBC Boxing Cup I 2025

“Di forum rapat paripurna hari ini, rakyat Aceh menaruh harapan besar. Saya mohon agar suara saya didengar sampai ke Jakarta,” kata Sulaiman dalam rapat paripurna di DPRA, Jumat (3/6/2022).

Sulaiman meminta pemerintah pusat menunjuk Penjabat (Pj) Gubernur Aceh ke depan sosok yang paham dan benar-benar memikirkan Aceh.

Baca Juga :  Keberadaan BPKS Sabang Jadi Sorotan di Sosialisasi Draft Revisi UUPA

“Saya mohon penjabat yang dikirim ke Aceh benar-benar memikir ke Aceh. Saya ingin pusat tidak mengirim ‘penyakit’ ke Aceh,” ucapnya.

Baca Juga :  Terima Surat Pengantar Geubernur Soal Qanun LKS, Banleg DPRA Mulai Lakukan Kajiannya

Ia menambahkan, semua sektor publik di Aceh saat ini amburadul. Sehingga, tidak ada yang dapat di banggakan.

“Sayang sekali rakyat Aceh semua sektor publik hancur. Tidak ada yang dibanggakan,” pungkas Sulaiman. (Parlementaria)

Share :

Baca Juga

Parlementaria

Komisi III DPRK Banda Aceh Tinjau Titik Rawan Macet, Soroti Parkir di Jalan Protokol

Parlementaria

DPRA Tegaskan Mualem-Dek Fadh Dilantik di Aceh

Aceh Besar

DPRK Aceh Besar Dukung Program Beuet Kitab Bak Sikula untuk Perkuat Pendidikan Agama Siswa

Parlementaria

DPR Aceh Dorong Pemerintah Aceh Perjuangkan Izin Tambang untuk Masyarakat

Aceh Besar

Ketua DPRK Aceh Besar Ajak Semua Pihak Bersinergi Wujudkan Kemajuan Daerah

Parlementaria

DPRK Banda Aceh Minta Evaluasi Total Daycare Usai Kasus Kekerasan Bayi di Syiah Kuala

Parlementaria

DPRA Tetapkan RKT 2026 dan Kode Etik Baru dalam Paripurna Pembukaan Masa Persidangan I

Aceh Barat Daya

Mus Seudong Desak Percepatan Sertifikasi Rumah Dhuafa