Home / Kesehatan / Pemerintah Aceh / Pendidikan

Senin, 11 Mei 2026 - 17:23 WIB

Bunda PAUD Aceh Ajak Orang Tua Rutin Beri Anak Konsumsi Ikan untuk Dukung Kecerdasan Otak

mm Redaksi

Bunda PAUD Aceh Ny. Marlina Muzakir, didampingi Bunda PAUD Kota Sabang Ny. Nuri Zulkifli, memberikan sosialisasi serta membagikan paket alat tulis dan paket makanan olahan serba ikan kepada siswa TK Negeri 11, SD Negeri 20 dan SD Negeri 22 Kota Sabang, yang berada di Gampong Aneuk Laot Kecamatan Sukakarya, Sabang, Senin (11/5/2026). Foto: Dok. Biro Adpim Setda Aceh

Bunda PAUD Aceh Ny. Marlina Muzakir, didampingi Bunda PAUD Kota Sabang Ny. Nuri Zulkifli, memberikan sosialisasi serta membagikan paket alat tulis dan paket makanan olahan serba ikan kepada siswa TK Negeri 11, SD Negeri 20 dan SD Negeri 22 Kota Sabang, yang berada di Gampong Aneuk Laot Kecamatan Sukakarya, Sabang, Senin (11/5/2026). Foto: Dok. Biro Adpim Setda Aceh

Sabang – Bunda PAUD Aceh, Marlina Muzakir, mengajak para orang tua untuk rutin memberikan asupan ikan kepada anak-anak guna mendukung tumbuh kembang dan kecerdasan otak sejak usia dini.

Ajakan tersebut disampaikan Marlina usai membagikan paket alat tulis dan makanan olahan berbahan dasar ikan kepada siswa TK Negeri 11, SD Negeri 20, dan SD Negeri 22 Kota Sabang di Gampong Aneuk Laot, Kecamatan Sukakarya, Senin (11/5/2026).

“Protein dan nutrisi dalam ikan, terutama omega-3, sangat penting untuk perkembangan otak anak. Konsumsi ikan secara rutin dapat membantu meningkatkan daya ingat, konsentrasi, fungsi kognitif, hingga daya tahan tubuh anak,” ujar perempuan yang akrab disapa Kak Na itu.

Baca Juga :  Dukung Disdik Aceh, Kapolda: Semua Pihak Harus Terlibat Perangi Covid-19

Menurutnya, kandungan asam amino pada ikan juga lebih mudah dicerna sehingga menjadi sumber gizi yang baik untuk mendukung kecerdasan anak.

“Karena itu, kami mengimbau para orang tua agar rutin memberikan menu ikan kepada anak-anak di rumah,” katanya.

Selain menjabat sebagai Bunda PAUD Aceh, Marlina juga merupakan Ketua Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (Forikan) Aceh. Ia menegaskan komitmennya untuk terus mengkampanyekan Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) di seluruh Aceh.

Baca Juga :  Dinas Perpus Aceh Timur Kembali Gelar Lomba Sinopsis

Ia menilai, daerah kepulauan seperti Sabang memiliki keuntungan besar karena mudah memperoleh ikan segar dengan harga terjangkau.

“Tidak harus ikan impor yang mahal seperti salmon. Ikan lokal seperti kembung, tuna, sarden, bandeng, dan lele juga memiliki kandungan protein dan nutrisi yang tinggi,” ujarnya.

Marlina menambahkan, kebiasaan mengonsumsi makanan sehat dan bergizi sejak dini akan menjadi langkah penting dalam menciptakan generasi sehat, cerdas, dan berdaya saing menuju Indonesia Emas 2045.

Baca Juga :  Pemerintah Aceh Komitmen Ciptakan Kebijakan Strategis untuk Dongkrak Ekonomi

“Jika anak-anak kita terbiasa mengonsumsi makanan sehat, khususnya ikan, maka kita sedang mempersiapkan generasi masa depan yang unggul dan mampu bersaing secara global,” ucapnya.

Dalam kunjungan tersebut, Kak Na juga menyempatkan diri berinteraksi dengan para siswa melalui kuis ringan dan hafalan surat-surat pendek Al-Qur’an.

Ia mengaku bangga melihat kemampuan para siswa yang dinilainya memiliki hafalan cukup baik.

“Anak-anak Bunda di Sabang keren-keren, hafalan surat pendeknya bagus,” kata Marlina menyemangati para siswa.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

News

Muhammad Iswanto Apresiasi Syech Muharram yang Melanjutkan Pengajian di Balee Beut Meuligoe

Pendidikan

Siswa SMAN 1 Banda Aceh Kritis Bahas Korupsi dan UU ITE dalam Program Jaksa Masuk Sekolah

Pemerintah Aceh

Taufik Jadi Plt Sekda Aceh, Wagub Dek Fadh: Jaga Integritas dan Bangun Komunikasi yang Baik

Aceh Besar

MIN 27 Aceh Besar Juara Satu Lomba Bertutur

Pemerintah Aceh

Mualem: Revisi UUPA Penting untuk Perkuat Kewenangan Aceh dan Cegah Konflik Masa Depan

Pendidikan

Guru SMK Aceh Barat Dibunuh, Kadisdik Aceh Sampaikan Belasungkawa

Nasional

Wali Nanggroe Minta Pejabat Pusat Luruskan Pernyataan soal Aceh: “Harus Selaras dengan MoU Helsinki”

Advetorial

Sosialisasi Qanun Penyelenggaraan Perpustakaan, DPKA Dorong Penguatan Literasi dan Tata Kelola Perpustakaan di Aceh