Banda Aceh – Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal mengimbau masyarakat untuk melestarikan lingkungan melalui aksi nyata penanaman pohon di Hutan Kota Gampong Tibang, Akhir Bulan lalu.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian Rapat Kerja Komisariat Wilayah I APEKSI 2026.
Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 30 pohon ditanam, terdiri dari pohon mangga, rambutan, dan jambu jamaika.
Penanaman dilakukan bersama oleh wali kota, wakil wali kota, para istri kepala daerah, serta seluruh delegasi peserta Raker Komwil I APEKSI 2026.
Walikota Banda Aceh Illiza Saaduddin menegaskan bahwa menanam pohon bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan investasi kehidupan.
“Dengan menanam satu pohon, kita bisa melahirkan satu kehidupan. Ini adalah langkah awal gerakan bersama untuk menjaga dan mencintai lingkungan,” katanya.
Ia menjelaskan, pemilihan pohon buah bertujuan agar manfaatnya dapat langsung dirasakan oleh masyarakat. Selain memperindah lingkungan, hasilnya juga dapat dimanfaatkan secara ekonomi.
“Sengaja kita tanam pohon yang berbuah agar hasilnya bisa dinikmati masyarakat. Selain menambah penghasilan, mereka juga menjadi lebih sehat, dan kawasan hutan kota semakin lestari dan asri,” jelas mantan Anggota DPR RI periode lalu.
Lebih lanjut, ia berharap kegiatan tersebut menjadi warisan positif bagi generasi mendatang.
Menurutnya, upaya menjaga lingkungan harus dibuktikan melalui tindakan nyata, bukan hanya retorika dan bualan semata.
“Bukan hanya cerita masa lalu, tetapi bukti bahwa kita telah menjaga kota ini dengan penuh tanggung jawab, menjadikannya kota yang hijau, tangguh, dan penuh keberkahan dari Allah Swt,” paparnya.
Sebagai informasi, Hutan Kota Gampong Tibang merupakan ruang terbuka yang dapat diakses oleh masyarakat umum. Kawasan ini kerap dimanfaatkan sebagai tempat rekreasi, penelitian, serta aktivitas olahraga warga. (Adv)
Editor: Amiruddin. MK











