Banda Aceh – Dinas Pendidikan Dayah Aceh terus memperkuat transformasi tata kelola pemerintahan berbasis digital melalui penyelenggaraan Pelatihan Fasilitasi Tata Cara Pengisian Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) ASN pada Aplikasi E-Kinerja. Kegiatan yang mengusung tema “ASN Mandiri, ASN Sukses” tersebut berlangsung di Aula Lantai 3 Dinas Pendidikan Dayah Aceh, Senin (15/6/2026).
Pelatihan ini menjadi bagian dari komitmen Dinas Pendidikan Dayah Aceh dalam meningkatkan kualitas sumber daya aparatur, memperkuat disiplin kerja, serta mewujudkan sistem birokrasi yang akuntabel dan transparan.
Sebanyak 221 peserta yang berasal dari Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu mengikuti kegiatan tersebut. Para peserta merupakan tenaga pendukung pelaksanaan program-program kedayahan yang bertugas di lingkungan Dinas Pendidikan Dayah Aceh, dayah perbatasan, maupun instansi terkait lainnya.
Kasubbag Kepegawaian Dinas Pendidikan Dayah Aceh, Nasriah, S.Sos., mengatakan pelatihan ini merupakan langkah strategis dalam mendukung implementasi sistem penilaian kinerja ASN berbasis digital yang kini berlaku bagi seluruh pegawai, baik Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun PPPK.
Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh, Muhsin, S.Pd., M.Pd., menegaskan bahwa sistem E-Kinerja bertujuan memastikan setiap bentuk pengabdian dan kinerja aparatur dapat terukur secara objektif.
“Kita ingin memastikan setiap dedikasi dan pengabdian aparatur dapat terukur secara akurat. Sistem ini mengharuskan adanya catatan harian kinerja yang konsisten dan didukung bukti nyata pelaksanaan tugas,” ujarnya.
Menurut Muhsin, penerapan sistem penilaian berbasis bukti (evidence-based appraisal) menjadi salah satu langkah penting dalam menghilangkan unsur subjektivitas dalam penilaian kinerja pegawai. Dengan demikian, seluruh proses evaluasi dapat dilakukan secara lebih adil, transparan, dan berorientasi pada capaian kerja nyata.
Untuk mendukung pemahaman peserta, panitia menghadirkan narasumber dari Badan Kepegawaian Aceh (BKA), Lastri, yang memberikan materi terkait teknis pengisian E-Kinerja serta penyusunan sasaran kinerja individu yang selaras dengan visi dan misi organisasi.
Dalam pemaparannya, Lastri menekankan pentingnya pemahaman terhadap target dan tujuan institusi agar setiap ASN mampu menerjemahkannya ke dalam rencana kerja harian yang terukur dan relevan.
Selain sebagai kewajiban administrasi, kepatuhan dalam pengisian E-Kinerja juga memiliki dampak langsung terhadap pemenuhan hak pegawai. Data kinerja yang terdokumentasi dengan baik akan menjadi dasar dalam penilaian dan pencairan Tunjangan Tambahan Penghasilan (TPP) serta berbagai hak kepegawaian lainnya.
Melalui sistem tersebut, diharapkan tercipta budaya kerja yang lebih profesional, kompetitif, dan berorientasi pada hasil, sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik yang diberikan kepada masyarakat.
Kegiatan yang berlangsung penuh antusiasme tersebut ditutup dengan sesi foto bersama antara jajaran pimpinan, staf, narasumber, dan seluruh peserta pelatihan.
Dinas Pendidikan Dayah Aceh berharap pelatihan ini dapat menjadi langkah awal dalam membentuk aparatur yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, memiliki integritas tinggi, serta mampu memberikan pelayanan yang semakin optimal kepada masyarakat Aceh.
Editor: Amiruddin. MK













