Banda Aceh – Wakil Wali Kota Banda Aceh, Afdhal Khalilullah, secara resmi membuka Pelatihan Pendidikan Kader Ulama yang diselenggarakan Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Kota Banda Aceh di Hotel Diana, Kecamatan Kuta Alam, Selasa (7/7/2026).
Kegiatan yang mengusung tema “Membangun Kader Ulama Ahlussunnah Wal Jamaah di Era Digitalisasi” itu diikuti 40 peserta yang berasal dari lembaga pendidikan Islam, guru dayah, dan alumni dayah di Kota Banda Aceh.
Dalam sambutannya, Afdhal menegaskan bahwa pembangunan Kota Banda Aceh tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga penguatan sumber daya manusia yang berlandaskan nilai-nilai keislaman.
“Nilai-nilai keislaman menjadi bagian penting dari visi dan misi Pemerintah Kota Banda Aceh dalam menegakkan syariat Islam di kota yang kita banggakan ini. Mari kita berkolaborasi untuk menjaga dan membangun Banda Aceh dengan nilai-nilai Islami,” ujar Afdhal.
Ia juga mengingatkan para peserta agar mampu menjadi teladan dalam memanfaatkan media sosial secara bijak. Menurutnya, tantangan dakwah saat ini tidak hanya terjadi di ruang-ruang fisik, tetapi juga di ruang digital yang harus diisi dengan konten positif dan edukatif.
“Tawadhu menjaga jari di media sosial dengan menghindari unggahan yang melanggar hukum adat maupun syariat Islam. Hindari pula komentar negatif yang dapat memancing perdebatan berkepanjangan karena hal itu dapat merusak citra diri sendiri maupun orang lain,” katanya.
Afdhal menambahkan, perkembangan teknologi digital menuntut para ulama dan calon ulama untuk mampu berdakwah secara adaptif tanpa meninggalkan nilai-nilai Islam yang rahmatan lil alamin.
Sementara itu, Ketua MPU Kota Banda Aceh menyampaikan bahwa pelaksanaan pendidikan kader ulama merupakan bagian dari tugas MPU sebagaimana diamanatkan dalam peraturan perundang-undangan di Aceh. Program tersebut diharapkan mampu melahirkan generasi ulama yang memiliki kapasitas keilmuan, integritas, dan mampu menjawab tantangan zaman.
Pelatihan berlangsung selama dua hari, 7–8 Juli 2026, dan akan dilanjutkan dengan kegiatan orientasi lapangan pada 9 Juli 2026 ke Dayah di Calang, Aceh Jaya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan RRI Banda Aceh, Kepala Badan Dayah Kota Banda Aceh, staf ahli, para guru dayah, serta perwakilan lembaga pendidikan lainnya.
Pemerintah Kota Banda Aceh menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan MPU, ulama, dan seluruh elemen masyarakat dalam memperkuat implementasi syariat Islam serta membangun generasi yang berakhlak mulia di era digital.
Editor: Amiruddin. MK














