Home / Aceh Barat Daya / Peristiwa

Rabu, 15 Juli 2026 - 13:12 WIB

Jalan Menuju Terminal Rusak, Truk Besar Diduga Jadi Penyebab

mm Teuku Nizar

Jalan Ramli Sa'adi salah satu jalan  menuju Terminal Blangpidie rusak parah. Foto. Dok. Teukunizar/noa.co.id

Jalan Ramli Sa'adi salah satu jalan menuju Terminal Blangpidie rusak parah. Foto. Dok. Teukunizar/noa.co.id

Aceh Barat Daya – Kondisi jalan menuju Kompleks Terminal Blangpidie di Gampong Geulumpang Payong, Kecamatan Blangpidie, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), kembali menuai sorotan.

Kerusakan yang berlangsung selama bertahun-tahun membuat masyarakat mempertanyakan keseriusan pemerintah dalam menangani salah satu akses transportasi penting di ibu kota kabupaten tersebut.

Bukan kendaraan umum setiap hari melalui jalan tersebut hingga kendaraan pribadi, hingga aktivitas distribusi barang itu kini dipenuhi lubang dan permukaan yang tidak rata.

Kondisi tersebut memaksa pengendara mengurangi kecepatan dan meningkatkan kewaspadaan, terutama saat hujan karena lubang jalan sering tertutup genangan air.

Berdasarkan informasi, kerusakan jalan Ramli Sa’adi tersebut diduga dipicu tingginya intensitas kendaraan bertonase besar, termasuk truk tronton yang keluar masuk kawasan bongkar muat barang di sekitar terminal.

Baca Juga :  Seorang Warga di Aceh Ditemukan Tewas dengan Leher Terikat

Salah seorang warga, Muhammad Taisir, mengaku kondisi itu sudah berlangsung cukup lama tanpa penanganan yang memadai.

Menurutnya, masyarakat menjadi pihak yang paling rugi karena harus menghadapi risiko kecelakaan setiap hari.

“Jalan ini setiap hari kami lalui. Kalau hujan, lubang tidak terlihat karena tertutup air. Sangat berbahaya bagi pengendara. Kami berharap pemerintah segera turun tangan memperbaikinya,” kata Muhammad Taisir, Rabu (15/7/2026).

Ia menilai keberadaan terminal sebagai pusat aktivitas transportasi seharusnya mendapatkan dukungan infrastruktur jalan yang layak.

Baca Juga :  Imigrasi Awasi Ketat Aktivitas WNA terkait kegiatan kemanusiaan bagi Korban Banjir di Aceh

Jika terus ada pembiaran, kerusakan akan semakin parah dan menghambat mobilitas masyarakat maupun distribusi barang.

Keuchik Geulumpang Payong, Khairuddin, juga membenarkan bahwa ruas jalan menuju Terminal Blangpidie telah lama mengalami kerusakan.

Hingga kini, belum terlihat langkah nyata yang mampu menyelesaikan persoalan tersebut.

Menurut Khairuddin, jalan itu memiliki peran strategis karena menjadi akses utama menuju kawasan terminal serta masyarakat dan kendaraan angkutan setiap hari.

“Sudah cukup lama rusak. Kami sangat berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret karena jalan ini sangat penting bagi kelancaran transportasi masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga :  Agenda Bupati, Wakil Bupati Dan Sekda Abdya Hari Ini

Khairuddin menjelaskan, pemerintah desa bersama warga beberapa kali melakukan perbaikan secara swadaya.

Namun upaya itu hanya bertahan sementara karena tingginya volume kendaraan bertonase besar yang melintas setiap hari.

Ia menegaskan, penanganan permanen menjadi kebutuhan mendesak agar kerusakan tidak terus berulang.

Selain meningkatkan keselamatan pengguna jalan, perbaikan juga penting untuk mendukung aktivitas ekonomi, distribusi barang, dan pelayanan publik di Kabupaten Aceh Barat Daya.

Masyarakat kini berharap pemerintah daerah tidak lagi menunda penanganan jalan menuju Terminal Blangpidie.

Sebab, kerusakan yang berlarut-larut bukan hanya mengganggu kenyamanan berkendara, tetapi juga mengancam keselamatan pengguna jalan setiap harinya.

Editor: RedaksiReporter: Teuku Nizar

Share :

Baca Juga

Internasional

Iran Lancarkan Serangan Balasan ke Israel, Sirene Meraung di Tel Aviv dan Rudal Guncang Wilayah Utara

Aceh Barat Daya

Nurdianto: Aspirasi Masyarakat Dapil II Jadi Prioritas

Aceh Barat Daya

Truck Tabrak Becak Tanpa Lampu, Berikut Kronologi Menurut Polisi 

Peristiwa

Dandim 0115/Simeulue Tinjau Lokasi Kebakaran di Desa Kampung Air dan Berikan Bantuan

Peristiwa

Tiga Pekerja Tambang Emas Ilegal di Geumpang Dibekuk
Tangki PGE

Peristiwa

Tangki PGE di PAG Lhokseumawe Terbakar Dini Hari Tadi

Aceh Barat Daya

Pemkab Abdya Siap Hibahkan Tanah, Safaruddin Akan Bangun GOR Senilai 16 Miliar Rupiah

Internasional

Malaysia tingkatkan patroli setelah migran Rohingya ditemukan