Home / Advetorial / Pemko Banda Aceh

Sabtu, 7 November 2026 - 14:43 WIB

Jangan Asal Klik Link, Ancaman Keamanan Data Bisa Berawal dari Ponsel

mm Redaksi

Kepala Bidang E-Government Diskominfotik Banda Aceh, Asna Mardhia. Foto: Dok. Istimewa

Kepala Bidang E-Government Diskominfotik Banda Aceh, Asna Mardhia. Foto: Dok. Istimewa

Banda Aceh – Mengeklik tautan survei yang tidak jelas sumbernya atau mengunduh permainan dari situs tidak resmi dapat membuka celah keamanan pada perangkat digital. Risiko yang muncul bukan hanya gangguan pada telepon genggam, tetapi juga kemungkinan data pribadi pengguna diakses pihak lain.

Kepala Bidang E-Government Diskominfotik Banda Aceh, Asna Mardhia, mengingatkan masyarakat agar tidak sembarangan membuka tautan maupun mengunduh aplikasi yang belum dipastikan keamanannya. Kebiasaan tersebut perlu diperhatikan, terutama ketika anak-anak menggunakan telepon genggam untuk bermain gim.

Baca Juga :  Pemberdayaan Masyarakat di Banda Aceh Diperkuat, Perempuan Jadi Penggerak Ekonomi Gampong

Menurut Asna, pengguna sering kali tidak mengetahui apakah tautan atau aplikasi yang diakses membawa virus maupun program berbahaya. Dampaknya pun tidak selalu sebatas mengganggu perangkat, tetapi berpotensi menjangkau informasi pribadi yang tersimpan di dalamnya.

“Kadang kita mengakses link survei atau mencoba permainan baru. Anak-anak juga sering diberi HP untuk bermain gim. Kita tidak tahu virusnya menyerang ke mana, apakah hanya perangkat atau sampai mengambil data pribadi,” ujar Asna, Sabtu (7/11/2026).

Baca Juga :  Almuniza Temui Konsul Jenderal Malaysia dan Kadisbudpar Sumut di Medan, Ini Hasilnya

Ia menjelaskan, risiko semakin perlu diwaspadai apabila pengguna menyimpan informasi sensitif di dalam perangkat, termasuk kata sandi akun. Informasi tersebut dapat menjadi sasaran apabila perangkat atau akun pengguna berhasil diakses pihak yang tidak bertanggung jawab.

Asna juga mengingatkan kebiasaan menyimpan atau mengambil tangkapan layar kata sandi di telepon genggam. Menurutnya, informasi penting seperti itu perlu dijaga agar tidak mudah diketahui atau diakses orang lain.

Karena itu, masyarakat diminta lebih teliti sebelum mengeklik tautan, terutama yang berasal dari sumber tidak dikenal atau tidak resmi. Pengguna juga perlu memastikan aplikasi yang diunduh berasal dari sumber tepercaya dan tidak mudah tergiur tautan yang menawarkan sesuatu tanpa kejelasan.

Baca Juga :  Prestasi Pendidikan Banda Aceh Meningkat, Dua Sekolah Raih Juara Umum Festival Sains dan Bahasa Nasional 2026

Kewaspadaan tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga keamanan informasi dan privasi data pribadi. Sebab, perlindungan data tidak cukup hanya dengan menjaga kata sandi, tetapi juga harus dimulai dari kebiasaan berhati-hati saat mengakses tautan dan menggunakan aplikasi digital. (Adv)

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Pemko Banda Aceh

PUPR Banda Aceh Pasang Kabel Pompa Air Underpass Beurawe, Ditarget Rampung 1–2 Hari

Pemko Banda Aceh

Jelang HUT ke-81 RI, Pemko Banda Aceh Perkuat Koordinasi Keamanan di Gampong

Ekbis

Wali Kota Banda Aceh: UMKM Harus Terus Belajar agar Mampu Bersaing di Era Digital

Advetorial

Wisata Dermaga Pante Menye, Sensasi Baru Menikmati Keindahan Danau Lut Tawar Takengon

Advetorial

Warga Serbu Pasar Murah Daging Meugang, Daging Subsidi Rp150 Ribu per Kilogram Laris Diburu

Pemko Banda Aceh

Sekda Jalaluddin Tekankan Kesiapsiagaan Bencana Sejak Dini di Sekolah

Daerah

Wali Kota Banda Aceh Salurkan Bantuan Tahap III APEKSI untuk Korban Banjir Aceh Utara, Lhokseumawe, dan Langsa

Pemko Banda Aceh

Meriahnya Nobar Argentina vs Swiss di Lhong Raya