Home / Aceh Barat Daya / Pendidikan

Rabu, 17 November 2021 - 08:50 WIB

Cabdin dan Kadisdik Aceh Diberi Waktu Satu Pekan Untuk Buat Jalan Sendiri

mm Redaksi

Salah satu truk pengangkut material tanah urug untuk menutup jalan menuju kantor Cabdin Pendidikan Aceh di Abdya

Salah satu truk pengangkut material tanah urug untuk menutup jalan menuju kantor Cabdin Pendidikan Aceh di Abdya

NOA l Abdya – Kepala Cabang Dinas Pendidikan Aceh Wilayah Aceh Barat Daya dan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Aceh diberikan waktu satu pekan untuk membuat akses jalan sendiri menuju Kantor Cabdin setempat.

Penegasan itu langsung disampaikan orang nomor satu Kabupaten Aceh Barat Daya, Akmal Ibrahim, Rabu (17/11/2021).

“Saya beri waktu satu Minggu, Cabdin dan Kadisdik Propinsi untuk membuat jalan akses sendiri ke kantornya,” tegas Akmal Ibrahim.

Menurutnya, itu dilakukan semata-mata untuk memberi kenyamanan kedua belah pihak, dan menjaga etika sesama pegawai, termasuk adab bertetangga.

“Alhamdulillah, Kacabdin menjelaskan tak ada pegawainya yang preman. Ini bagus untuk perbaikan ke depan,” kata Akmal.

Baca Juga :  Guru Honorer SDN Kecamatan Pasie Raja Terima Penghargaan Hari Kartini di Istana Negara

Dijelaskan Akmal, ketegangan di Cabdin dengan KORPRI Abdya sudah berlangsung lama. “Puncaknya 3 hari lalu saat kegiatan Ultah Korpri Abdya meminjam lapangan voli Cabdin,” imbuhnya.

Di lapangan voli Cabdin inilah, lanjutnya, ASN Abdya yang dipimpin oleh Ketua Korpri, serta sejumlah pejabat utama Pemkab Abdya berkumpul.

“Saat acara pembukaan, pegawai Cabdin marah-marah dengan kata-kata kasar, bahkan memaki-maki para ASN Abdya ngak punya otak,” sebut Akmal.

Atas kejadian itu, sambungnya, suasana jadi gaduh dan tegang. Apalagi dalam rombongan ASN itu ada orang-orang yang sangat dihormati, seperti Ketua Korpri dan para pejabat utama Pemkab Abdya.

Baca Juga :  Luruskan Dugaan Pungli, Pj Keuchik Pante Rakyat Tunjuk Rahmat CS Sebagai Kuasa Hukum

“Bahkan Asisten satu pemerintahan yang ingin buang air kecil di toiletpun diusir dengan kalimat kasar; ini bukan toilet Pemkab, ngak boleh kalian pakai,” tiru Akmal.

Dipermalukan seperti itu, katanya, maka seluruh pejabat dan ASN Abdya membatalkan acara. Dengan perasaan malu, sedih dan kesal, mereka pulang untuk menghindar.

“Situasi tegang ini tentu tak baik, sebab bisa memicu persoalan lebih lanjut. Untuk sementara, maka kontak antara ASN Abdya dan Cabdin dikurangi,” tutur Akmal.

Baca Juga :  Hati-hati Bahu Jalan Lingkar Kompleks Perkantoran Abdya Mulai Berlubang

Untuk itu, dirinya memerintahkan ASN Abdya jangan lagi bikin kegiatan di Cabdin, dan jangan mendatangi kompleks Cabdin.

“Agar perintah ini efektif, maka akses masuk saya perintahkan ditimbun saja dan Satpol PP menjaga agar anggota Korpri Abdya jangan mendatangi Cabdin,” tegas Akmal.

Selain itu, Akmal juga minta juga pegawai Cabdin tidak melewati halaman perkantoran Korpri Abdya dengan berkendaraan.

“Mereka harus memarkir kenderaan di luar, dan berjalan kaki ke kantornya lewat halaman BKPSDM. Ini untuk menjaga kenyamanan kedua pihak,” ungkap Akmal Ibrahim. (RED).

Share :

Baca Juga

Aceh Barat Daya

Tali Kasih TNI, Wujudkan Mimpi Warga Desa Tertinggal

Aceh Barat Daya

Sumbang Emas di PON, Tapi Tak Dihargai: Cabor Anggar Abdya Mundur dari Pra PORA 2025

Pendidikan

Disdik Aceh Gelar Lomba Aceh Marching Band Championship-VI Tahun 2021

Aceh Barat Daya

Aktivis KPMA Minta Pj Bupati Untuk Terus Ikhlas Membangun Abdya

Pendidikan

Gelar Kuliah Umum, Prof. KBA Dorong Mahasiswa Jadi Agen Perubahan di Era Digital

Daerah

Disdikbud Aceh Singkil : Dari total 281 pendaftar untuk program Beasiswa Afirmasi , hanya 20 kuota yang tersedia

Aceh Barat Daya

95 Persen Siswa SD Negeri 3 Kuala Batee Sudah Divaksin

Advetorial

Rapat Koordinasi Kesra Pelayanan Dasar Urusan Pendidikan 2024, Fokus pada Pendidikan dan Pelatihan Vokasi