Home / Daerah

Kamis, 13 April 2023 - 23:58 WIB

Polisi Terima Dua Butir Granat Aktif dari Petani

mm Redaksi

Sigli – Seorang petani di Pidie berinisial DG (38) menyerahkan dua butir granat aktif kepada personel Polres Pidie di Kawasan pinggir hutan Gampong Lala, Kecamatan Mila, Kabupaten Pidie, Kamis, 13 April 2023.

Kapolda Aceh Irjen Ahmad Haydar melalui Kapolres Pidie AKBP Imam Asfali mengatakan, penyerahan granat tangan jenis manggis tersebut merupakan inisiatif dan kesadaran dari DG–namanya minta dirahasiakan.

Baca Juga :  Rakerda & Orientasi Caleg Partai Golkar Bireuen Berjalan Sukses, H Mukhlis : Ini Bentuk Kesiapan Golkar Bireuen Menyongsong Pemilu 2024

Imam Asfali menceritakan, DG pertamanya menjumpai anggota Aipda David Abdillah dan Bripka M Andi Nova dan memberitahukan bahwa dirinya masih menyimpan dua butir granat peninggalan masa konflik di Aceh.

Baca Juga :  Mengenang 20 Tahun Tsunami, Ketua SPS Aceh Doa Bersama di Makam Sultan Kerajaan Daya

“DG menjumpai anggota kita dan memberitahukan bahwa dirinya menyimpan granat aktif. DG hanya meminta namanya dirahasiakan,” ujar Imam Asfali, dalam keterangannya, Kamis, 13 April 2023.

Baca Juga :  Diwakili Kasi P2MP, Kadisdikbud Aceh Besar Ikut Zoom Meeting Pembukaan Pendidikan Guru Penggerak Angkatan 10

Imam Asfali mengatakan, selanjutnya pihaknya akan berkoordinasi dengan Sat Brimob Polda Aceh untuk penyerahan dan penyimpanan granat tangan jenis manggis tersebut. []

Share :

Baca Juga

Daerah

Kapolda Aceh Tiba di Langsa Lewat Jalur Darat, Beri Bantuan hingga Wifi Gratis untuk Warga

Daerah

Dayah Mudi Samalanga Jadi Pilot Projek Pelaksanaan Program MBG Santri

Daerah

Momen Idul Adha, DPD PKS Pidie Sembelih 15 Ekor Hewan Kurban

Daerah

SPPG Bako Parangai Simeulue Gelar Kerja Bakti Lingkungan

Aceh Barat

Gampong Leuhan Aceh Barat Raih Juara Pertama Gammawar Tingkat Provinsi

Daerah

Tabrak Lari, Pimpinan Ponpes di Laweung Meninggal

Daerah

Lantik Bupati Singkil, Gubernur Aceh: Jaga Keharmonisan dengan Legislatif

Daerah

Sahuti SK Gubernur, Pemkab Pidie Harus Intruksi Perusahaan