Home / Aceh Barat Daya / Hukrim / Tni-Polri

Jumat, 28 Juni 2024 - 17:11 WIB

Intel Kodim 0110 Abdya Ciduk 3 Pemuda Saat Pesta Sabu

mm Redaksi

Dandim 0110/Abdya Letkol Inf Beni Maradona, S.Sos. (Foto. Teukunizar/noa.co.id)

Dandim 0110/Abdya Letkol Inf Beni Maradona, S.Sos. (Foto. Teukunizar/noa.co.id)

Aceh Barat Daya – FR (20) asal Desa Pante Geulima, Labuhan Haji Barat, Aceh Selatan diciduk tim Intel Kodim 0110/Aceh Barat Daya saat diduga pesta sabu-sabu.

FR diamankan bersama AI (30) asal Desa Pante Perak Kecamatan Manggeng dan AAR (31) asal Desa Padang, Manggeng Kabupaten Aceh Barat Daya.

Mereka diciduk di Desa Tengah Kecamatan Manggeng pada Kamis (27/6/2024) sekira pukul 22.00 WIB.

Dari tiga pemuda ini, AI diduga sebagai pengedar, sementara FR dan AAR diduga sebagai pengguna.

Baca Juga :  Satuan Brimob Polda Aceh Bersama Polres Nagan Raya Laksanakan Simulasi Sispamkota

Dandim 0110/Abdya Letkol Inf Beni Maradona, S.Sos. menyebutkan pengungkapan kasus ini bermula dari laporan masyarakat.

“Dalam penggerebekan tadi malam anggota kita juga didampingi langsung oleh perangkat desa dan warga,” terang Dandim dalam siaran rilis, Jumat (28/6/2024).

Dari penggerebekan itu, kata Dandim, pihaknya berhasil mengamankan 3 pelaku beserta dengan barang bukti.

Barang bukti yang diamankan, 1 bong alat hisap lengkap dengan 2 kaca pirex, 1 paket sabu sisa pakai seberat 0,5 gram.

Selanjutnya 2 ikat plastik/pembungkus paket sabu, 2 korek api, 1 gunting, 3 unit handphone, uang tunai senilai Rp. 1,6 juta dan 1 unit mobil jenis Brio Satya, Nopol BL 1877 VK.

Baca Juga :  Pangdam Iskandar Muda Sambangi Kodim 0115/Simeulue

Kepada petugas, ketiga pemuda ini membenarkan telah melakukan pesta sabu.

Salah satu pelaku, AI (30) mengaku sejak tahun 2019 dirinya adalah bagian dari sindikat pengedar Narkoba antar Kabupaten.

Dari keterangannya, mantan Napi kasus Sabu ini juga menyebut pernah memperjualbelikan sabu-sabu.

“Barang haram ini mulai dijual pelaku AI dari Aceh Selatan, Nagan Raya, hingga Lhokseumawe Aceh Utara,” kata Dandim.

Baca Juga :  Tinjau Pasar Murah, Kapolda Aceh: Upaya Polri Kendalikan Inflasi

“Operasi peredaran benda haram ini bahkan melibatkan jaring Napi di salah satu Lapas di Aceh,” lanjut Dandim.

Dandim menandaskan, ketiga pelaku dan barang bukti akan diserahkan ke Kepolisian guna pengembangan kasus lebih lanjut.

Secara terbuka Kodim Abdya juga siap menerima aduan dan laporan dari masyarakat.

“Bilamana dalam pemberantasan Narkoba, ada keterlibatan oknum TNI baik sebagai pengguna maupun sebagai jaring pengedar laporkan saja,” tanda Dandim.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Tni-Polri

Kapolresta Banda Aceh Berikan Uang Pembinaan kepada Marching Band SD Bhayangkari

Tni-Polri

Progres RTLH Titik 1 Capai 78 Persen, Satgas TMMD ke-129 Kodim 0107/Aceh Selatan Kebut Finishing

Aceh Barat Daya

Lantik Sekda, Bupati Akmal Ibrahim Minta Benah Dinas Pendidikan

Tni-Polri

Angkut BBM tanpa Izin, Dua Unit Mobil Tanki beserta Tiga Terduga Pelaku Diamankan

Hukrim

Bareskrim Polri Ungkap Peredaran Daging Domba Impor Kedaluwarsa

Aceh Barat Daya

Partai Golkar Salurkan 19,5 Ton Pupuk gratis untuk warga Abdya

Aceh Barat Daya

Disdukcapil Abdya Tidak Cetak e-KTP, Ini Penyebabnya

Tni-Polri

Kasdam IM Terima Audiensi Kabid Promosi dan Pemasaran PB PON XXI