Home / Aceh Barat / Pemerintah

Rabu, 5 Maret 2025 - 13:10 WIB

Bupati Aceh Barat Ajak SKPK Aktif Susun RPJMD dan RKPD, Minta Fokus Pada Program yang Telah Direncanakan 

mm Redaksi

Bupati Aceh Barat, Tarmizi, mengajak seluruh Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK) untuk berperan aktif dalam menyusun Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2029 dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2026. Foto: Dok. Diskominsa Aceh Barat

Bupati Aceh Barat, Tarmizi, mengajak seluruh Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK) untuk berperan aktif dalam menyusun Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2029 dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2026. Foto: Dok. Diskominsa Aceh Barat

Meulaboh – Bupati Aceh Barat, Tarmizi, mengajak seluruh Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK) untuk berperan aktif dalam menyusun Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2029 dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2026.

Hal ini ia sampaikan dalam forum konsultasi publik yang digelar di Aula Cut Nyak Dhien Bappeda, Rabu (5/3/2025).

Menurut Tarmizi, RPJMD dan RKPD harus disusun dengan mempertimbangkan kebijakan nasional, sebagaimana diatur dalam Permendagri Nomor 86 Tahun 2017. Forum ini menjadi momen strategis untuk mengoordinasikan rencana pembangunan yang mampu menjawab tantangan daerah.

Baca Juga :  Pemkab Aceh Barat Proyeksikan APBK 2025 Capai Rp1,5 T

“Rencana kerja ini merupakan penjabaran dari visi misi nasional, termasuk RPJMN 2025-2029, serta harus selaras dengan RPJMA 2025-2029 yang memuat visi misi gubernur dan visi misi serta arah kebijakan bupati-wakil bupati Aceh Barat,” ujar Tarmizi.

Tarmizi menekankan bahwa RPJMD harus menjadi pedoman utama dalam pelaksanaan program pembangunan daerah, bukan sekadar dokumen formalitas. Ia meminta agar semua pihak tetap fokus pada program yang telah direncanakan dan tidak menyimpang dari tujuan awal.

Baca Juga :  Pemkab Aceh Barat Disarankan Bentuk Tim Investigasi Tenaga Kerja

“Jangan sampai saat pelaksanaan nanti justru menyimpang dari rencana yang telah disusun. Semua pihak harus fokus pada program yang telah direncanakan, bukan sekadar memenuhi pesanan tertentu,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Bappeda Aceh Barat, Wistha Nowar, menyoroti pentingnya keterpaduan antara RPJMD dan RKPD agar tidak terjadi ketidaksesuaian dalam implementasi kebijakan.

Baca Juga :  Kemenparekraf Ajak Aceh Besar Pamerkan Produk UMKM di Hotel Borobudur

Dalam penyusunannya, efisiensi anggaran juga menjadi prioritas. Wistha menegaskan bahwa kegiatan harus dilaksanakan secara hemat tanpa mengurangi substansi perencanaan pembangunan.

Dengan sinergi antara pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan, diharapkan RPJMD 2025-2029 dan RKPD 2026 dapat menjadi landasan kuat untuk pembangunan yang berkelanjutan di Aceh Barat.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Daerah

500 Lebih Warga Simeulue Gagal Lolos PPPK Paruh Waktu, DPRK Kritik Pemerintah Abai

Nasional

Kakanwil Kemenkum Aceh Hadiri Refleksi Akhir Tahun Ditjen Peraturan Perundang-undangan

Nasional

Pemerintah Aceh Raih Penghargaan Digital Government Award Summit 2024

Daerah

Asisten 1 Sekda Aceh Sambut Kedatangan Pangdam Iskandar Muda

Aceh Besar

Pj Bupati Aceh Besar Apresiasi dan Dukung Program I’M Jagong Kodam Iskandar Muda 

Daerah

Pemulihan Lahan Pertanian di Kampung Toweren

Aceh Barat

Dorong Investasi dan Ekonomi Daerah, Bupati Aceh Barat Gaet Dukungan DJBC Aceh

Aceh Barat

FPA Sudah Tepat Mendagri Tunjuk Kembali Drs Mahdi Efendi Sebagai PJ Bupati Aceh Barat