Home / Daerah / Hukrim / Simeulue

Sabtu, 26 April 2025 - 11:15 WIB

Oknum Anggota DPRK Simeulue Terbukti Aniaya Guru, Divonis 1 Bulan Penjara

Argamsyah

Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) Pengadilan Negeri Sinabang. Foto: (Ist).

Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) Pengadilan Negeri Sinabang. Foto: (Ist).

Simeulue – Kasus penganiayaan ringan terhadap seorang guru bernama Yanti Kasurawati (38) di Kecamatan Salang, Kabupaten Simeulue, akhirnya mendapatkan kepastian hukum. Pelaku, divonis satu bulan penjara oleh Pengadilan Negeri Sinabang, Sabtu (26/4/2025).

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) Pengadilan Negeri Sinabang, putusan tersebut dibacakan pada Selasa 22 April 2025.

Dalam amar putusannya, hakim tunggal menyatakan bahwa Eri Susanti Binti Yusman terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana “penganiayaan ringan”. Majelis hakim menjatuhkan pidana penjara selama satu bulan serta mewajibkan terdakwa membayar biaya perkara sebesar Rp 4.000.

Baca Juga :  Polres Lhokseumawe Intensifkan Patroli Presisi Cegah Kenakalan Remaja

Sebagaimana diketahui, Kasus itu bermula dari laporan yang diajukan oleh korban, Yanti Kasurawati, ke Polres Simeulue pada Juni 2024 lalu. Meski telah dilakukan beberapa kali upaya mediasi secara kekeluargaan, kedua belah pihak tidak mencapai kesepakatan damai.

Baca Juga :  Disdik Aceh Gelar Asesmen Capaian Pembelajaran untuk Evaluasi Kualitas Pendidikan SMA/SMK

Kasatreskrim Polres Simeulue, Ipda Zainur Fauzi, saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon WhatsApp menjelaskan bahwa kasus tersebut tergolong sebagai penganiayaan ringan.

Kemudian katanya terdakwa dituntut hukuman penjara selama satu bulan, dan majelis hakim menjatuhkan putusan yang sesuai dengan tuntutan tersebut.

Baca Juga :  Bank Aceh Raih Penghargaan UIN Ar Raniry Awards

“Namun, terdakwa mengajukan banding. Saat ini, kita masih menunggu proses hukum selanjutnya,” kata Kasatreskrim.

Sementara itu, Eri Susanti saat dihubungi juga membenarkan putusan tersebut dan menyatakan telah mengajukan upaya hukum banding.

“Saya banding. Ini masih panjang prosesnya. Saya sedang ada acara, nanti saya hubungi lagi,” ujar Eri singkat melalui telfon WhatsApp.

Editor: Amiruddin MK

Share :

Baca Juga

Aceh Timur

Diduga Oknum Anggota KIP PHP Puluhan Wartawan Aceh Timur

Aceh Barat

Gampong Leuhan Aceh Barat Raih Juara Pertama Gammawar Tingkat Provinsi

Aceh Barat Daya

Tambal Lubang di Jembatan Krueng Beukah, Relawan SARAN Diapresiasi 

Daerah

Polresta Banda Aceh Inisiator Proses Peusijuek Lima Paguyuban Mahasiswa 

Daerah

Wabup Pidie Lantik 12 Keuchik Definitif di Keumala

Aceh Besar

Muhammad Iswanto Ucapkan Terima Kasih Kepada Bupati dan Wakil Bupati Terdahulu

Daerah

Tim SAR Pulau Banyak bersama Warga dan Personil Polsek Gagalkan Penyeludupan Penyu Hijau (Chelonia mydas)

Daerah

Mawardi Nur Ditunjuk sebagai Dirut PT PEMA