Home / Pemerintah Aceh / Sport

Selasa, 3 Februari 2026 - 18:32 WIB

KONI Aceh Temui Sekda, Bahas Anggaran 2026 dan Target 10 Besar PON 2028

mm Redaksi

Sekda Aceh M. Nasir bersama Ketua KONI Aceh Saiful Bahri (Pon Yaya) saat pertemuan membahas dukungan anggaran dan persiapan PON 2028, Selasa (3/2/2026). Foto: Dok. Biro Adpim Setda Aceh

Sekda Aceh M. Nasir bersama Ketua KONI Aceh Saiful Bahri (Pon Yaya) saat pertemuan membahas dukungan anggaran dan persiapan PON 2028, Selasa (3/2/2026). Foto: Dok. Biro Adpim Setda Aceh

Banda Aceh — Pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Aceh menggelar pertemuan dengan Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir, guna membahas program kerja serta kebutuhan anggaran KONI Aceh tahun 2026. Pertemuan tersebut berlangsung di Kantor Gubernur Aceh, Selasa (3/2/2026).

Dalam pertemuan itu, Sekda Aceh M. Nasir mengakui kondisi fiskal Pemerintah Aceh saat ini berada dalam situasi yang cukup memprihatinkan. Kendati demikian, ia menegaskan komitmen Pemerintah Aceh untuk tetap mendukung pembinaan dan peningkatan prestasi olahraga melalui KONI Aceh.

“Kondisi fiskal memang dalam keadaan prihatin, namun pemerintah tetap berkomitmen mendukung KONI Aceh. Untuk tahun ini telah kita anggarkan Rp20 miliar, dan diharapkan dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk pengembangan atlet,” ujar M. Nasir.

Baca Juga :  Sekda Aceh Minta Pasokan BBM untuk Rumah Sakit dan Alat Berat Diprioritaskan di Masa Darurat Bencana

Ketua KONI Aceh Saiful Bahri yang akrab disapa Pon Yaya, menyampaikan apresiasi atas kesempatan bertemu langsung dengan Sekda Aceh. Ia menjelaskan sejumlah kebijakan strategis yang diambil KONI Aceh pada akhir tahun lalu, termasuk keputusan menghentikan pelaksanaan Pra PORA.

“Pra PORA akhir tahun lalu kita hentikan karena kondisi bencana. Anggarannya kita alihkan untuk bantuan kemanusiaan,” ungkap Pon Yaya.

Selain itu, ia juga menyampaikan rencana pergeseran waktu pelaksanaan Pekan Olahraga Aceh (PORA). Menurutnya, PORA tidak memungkinkan digelar pada tahun ini karena faktor cuaca serta kondisi sejumlah daerah yang masih terdampak banjir.

Baca Juga :  Wali Nanggroe Aceh: Satu Data sebagai Kunci Penanggulangan Permasalahan Sosial di Aceh

“PORA rencananya akan kita geser dari akhir tahun ini ke musim kering pada tahun berikutnya. Selain faktor musim hujan, banyak kabupaten/kota saat ini fokus pada pemulihan wilayah pascabanjir, sehingga PORA belum memungkinkan untuk dilaksanakan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Pon Yaya menegaskan bahwa untuk mencapai target 10 besar pada PON 2028, KONI Aceh membutuhkan dukungan anggaran yang lebih besar, khususnya untuk pembinaan atlet dan pelatih.

“Selain pembinaan, terdapat berbagai kebutuhan mendesak lainnya. Total anggaran yang dibutuhkan KONI Aceh tahun ini mencapai sekitar Rp64 miliar,” katanya.

Baca Juga :  Biro PBJ Aceh Gelar Rapat Persiapan Sosialisasi Peningkatan Kompetensi KPA dan PPK

Menanggapi hal tersebut, Sekda Aceh M. Nasir menyatakan kesepahaman dengan KONI Aceh terkait pentingnya persiapan yang matang demi peningkatan prestasi olahraga Aceh.

“Kita sepakat bahwa persiapan yang cukup adalah kunci untuk meraih prestasi. Saya memiliki beban moral terhadap KONI Aceh dan merasa bertanggung jawab untuk mendorong penambahan anggaran guna meningkatkan prestasi olahraga Aceh ke depan,” tegasnya.

Ia memastikan bahwa upaya penambahan anggaran untuk KONI Aceh akan diusahakan melalui mekanisme perubahan APBA.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Aceh Barat Daya

Didukung 10 Pengcab, Roni Guswandi Daftar Caketum FPTI Aceh

Daerah

Tiba di Aceh, Presiden Prabowo Peluk Gubernur Muzakir Manaf dan lanjut perjalanan ke Bireuen

Nasional

Pemerintah Aceh Terima Lestari Awards 2025 dari SPS

Nasional

Wagub Aceh Fadhlullah Minta Percepatan Hunian Tetap Pascabencana Jadi Prioritas Nasional

Pemerintah Aceh

DPP APPMBGI Tetapkan Sulaiman SE sebagai Ketua DPD I Aceh Periode 2026–2031

Pemerintah Aceh

Gubernur Mualem Ingatkan TPID Antisipasi Inflasi di Bulan Maulid

Sport

Mukarramah Fadhlullah Terpilih Aklamasi Pimpin PERWOSI Aceh Periode 2026–2030

Pemerintah Aceh

Pemerintah Aceh Pastikan PBM Semester Genap 2025/2026 Tetap Dimulai 5 Januari Meski Dilanda Bencana