Home / Aceh Barat Daya / News

Jumat, 27 Februari 2026 - 14:36 WIB

Kata Ketua Kadin Abdya Atas Capaian Satu Tahun Pemerintahan Safaruddin-Zaman Akli

mm Teuku Nizar

Ketua Kadin Abdya, Hasrul Hasan. Foto. Dok. Teukunizar/Noa.co.id

Ketua Kadin Abdya, Hasrul Hasan. Foto. Dok. Teukunizar/Noa.co.id

Aceh Barat Daya – Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) menilai arah baru pembangunan daerah semakin nyata setelah satu tahun kepemimpinan Bupati Safaruddin dan Wakil Bupati Zaman Akli.

Ketua KADIN Hasrul Hasan menyampaikan hal ini dalam keterangan kepada media pada Jumat (27/2/2026).

Berbagai indikator kemajuan daerah menunjukkan tren positif, terutama di sektor ekonomi kerakyatan, iklim investasi, dan tata kelola pemerintahan.

Dunia usaha merasakan perubahan pendekatan pemerintah daerah yang lebih terbuka untuk berkolaborasi. Komunikasi antara pelaku usaha dan pemerintah berjalan lebih intens dan konstruktif.

“Selama satu tahun terakhir, pemerintah daerah menunjukkan keseriusan membangun fondasi ekonomi yang lebih kuat,” ujar Hasrul.

Baca Juga :  Pengawasan SPBU dan Komitmen Pertamina Dipertanyakan

Arah baru Abdya maju bukan sekadar slogan, tetapi terwujud dalam kebijakan yang mendukung investasi dan memperhatikan pelaku UMKM.

Pemerintah daerah telah melakukan sejumlah terobosan yang berdampak langsung bagi pelaku usaha.

“Pelaku usaha membutuhkan kepastian dan kecepatan layanan. Pemerintah daerah melakukan upaya serius untuk memangkas hambatan birokrasi,” katanya.

Hasrul menekankan bahwa arah pembangunan saat ini berpihak pada ekonomi kerakyatan.

Ketika UMKM naik kelas, dampaknya akan luas mulai dari penciptaan lapangan kerja hingga peningkatan pendapatan masyarakat.

Ia mengapresiasi sinergi antara pemerintah daerah dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk organisasi dunia usaha, dalam merumuskan kebijakan pembangunan. Kolaborasi menjadi kunci agar program yang dijalankan tepat sasaran.

Baca Juga :  Jejak Berdarah Oknum TNI AL: Dari Aceh ke Papua, Rakyat Jadi Korban

Meski demikian, tantangan pembangunan ke depan masih besar. Stabilitas harga komoditas, daya beli masyarakat, serta dinamika ekonomi nasional dan global perlu antisipasi secara cermat.

“Kita tidak boleh cepat puas. Satu tahun adalah fondasi awal,” tegas Hasrul.

Ia berharap pemerintah daerah akan memperkuat sektor-sektor strategis yang memiliki efek multiplier tinggi terhadap perekonomian daerah.

Peningkatan kualitas sumber daya manusia juga menjadi aspek penting untuk mendukung percepatan pembangunan.

Momentum satu tahun kepemimpinan Safaruddin–Zaman Akli menjadi titik refleksi bagi berbagai elemen masyarakat, termasuk kalangan dunia usaha.

Baca Juga :  Diduga Berkampanye Politik, Panwaslih Abdya Minta Laporkan Oknum Guru

Capaian yang telah diraih patut diapresiasi, namun evaluasi tetap diperlukan agar program yang belum optimal dapat segera diperbaiki.

“Kami di KADIN siap menjadi mitra strategis pemerintah daerah. Dunia usaha tidak hanya menjadi objek kebijakan, tetapi juga aktif berkontribusi dalam pembangunan,” katanya.

Kepemimpinan yang responsif dan terbuka terhadap masukan menjadi modal penting dalam menghadapi dinamika pembangunan.

“Dengan komitmen yang konsisten, dukungan seluruh elemen masyarakat, dan kolaborasi yang solid, Abdya akan semakin maju dan berkembang. Satu tahun ini telah menunjukkan bahwa perubahan nyata dan sedang berjalan,” pungkasnya.

Editor: RedaksiReporter: Teuku Nizar

Share :

Baca Juga

Aceh Barat Daya

Pasien RSUD TP Abdya Keluhkan Pelayanan Perawat yang Buruk

Aceh Barat Daya

GAM Long March, Tuntut Bencana Nasional

Aceh Barat Daya

Puting Beliung Rusak Sejumlah Rumah Warga di Babahrot

Aceh Barat Daya

Begini Kata Kadis DSI Abdya Terkait Prestasi di MTQ Provinsi Aceh Rendah

News

Ketika AI Masuk ke Ruang Redaksi: Jurnalis Tak Bisa Lagi Menolak Kecanggihan Teknologi

Aceh Barat Daya

Dandim Abdya Ajak Masyarakat Jaga Konservasi Laut

Daerah

Desa Lubok Batee Salurkan Daging Kurban: 9 Sapi dan 12 Kambing Dibagikan ke Warga

Aceh Barat Daya

Forkopimkab Abdya Diminta Kembalikan Tradisi Meugang