Home / Aceh Besar / Pemerintah

Sabtu, 14 Februari 2026 - 19:14 WIB

Bupati Aceh Besar Pimpin Rapat OPD, Tekankan Proaktif Jemput Program dan Anggaran Pusat

mm Redaksi

Bupati Aceh Besar H. Muharram Idris memimpin rapat peningkatan kinerja OPD di Gedung Dekranasda Aceh Besar, Jumat (13/2/2026). Foto: Dok. MC Aceh Besar

Bupati Aceh Besar H. Muharram Idris memimpin rapat peningkatan kinerja OPD di Gedung Dekranasda Aceh Besar, Jumat (13/2/2026). Foto: Dok. MC Aceh Besar

Kota Jantho – Bupati Aceh Besar, H. Muharram Idris, menggelar rapat peningkatan kinerja bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait di Gedung Dekranasda Aceh Besar, Gani, Kecamatan Ingin Jaya, Jumat (13/2/2026).

Rapat ini menjadi momentum evaluasi sekaligus penguatan komitmen jajaran pemerintah daerah dalam menindaklanjuti program strategis yang telah dibahas di tingkat kementerian, lembaga, maupun pemerintah provinsi.

Dalam arahannya, Bupati menegaskan pentingnya keseriusan dan konsistensi OPD dalam mengawal setiap usulan program ke pemerintah pusat. Ia menyoroti bahwa sejumlah proposal daerah kerap tidak ditindaklanjuti karena kurang komunikasi lanjutan.

Baca Juga :  Peringati HUT ke-78 TNI AU, Danlanud Edi Sasmoyo dan Penjabat Bupati Iswanto Gelar Bazar Pangan Murah

“Banyak kementerian yang sebenarnya siap membantu, tetapi mereka menunggu keseriusan dari kita. Jangan hanya datang sekali, sampaikan proposal, lalu selesai tanpa komunikasi lanjutan. Minimal dua sampai tiga kali hadir untuk memastikan progresnya,” tegasnya.

Bupati juga memaparkan hasil koordinasi dengan kementerian terkait, termasuk pembangunan Sekolah Rakyat di Bukit Meusara, pengadaan alat dan mesin pertanian (alsintan) untuk mendukung petani menghadapi kekeringan, serta penguatan digitalisasi sekolah melalui Kementerian Pendidikan dan Kementerian Kominfo.

Baca Juga :  Banda Aceh WTP 14 Kali Berturut-turut, Bakri Siddiq Terima Penghargaan dari Menkeu RI

Selain itu, Bupati menekankan pentingnya OPD aktif menjalin komunikasi dengan Pemerintah Aceh. Aceh Besar sebagai daerah penyangga ibu kota provinsi harus mendapatkan perhatian proporsional dalam alokasi program dan anggaran.

“APBK rutin tiap tahun pasti ada, tapi kepala OPD jangan hanya bergantung pada APBK. Harus proaktif menjemput APBA, APBN, bahkan membuka peluang kerja sama dengan swasta atau lembaga non-pemerintah,” tambahnya.

Dalam rapat tersebut, Bupati juga memaparkan rencana pembangunan RSUD Aceh Besar, cabang kampus Pascasarjana Universitas Islam Negeri Ar-Raniry di Kota Jantho, dan penyediaan lahan untuk kampus IPDN. Rektor UIN Ar-Raniry, Prof. Dr. Mujiburrahman, M.Ag., telah menyetujui hibah tanah untuk pembangunan RSUD serta program Pascasarjana di Kota Jantho.

Baca Juga :  Said Fadheil: UTU Bukan Hanya Institusi Pendidikan, Tapi Juga Mitra Strategis Pembangunan Daerah

Di akhir rapat, Bupati menegaskan bahwa perubahan pola pikir, keberanian berinovasi, dan kesungguhan dalam mengawal program menjadi kunci utama percepatan pembangunan Aceh Besar.

“OPD harus bekerja serius, progresif, dan tidak menunggu. Kita harus aktif mencari peluang, memperjuangkan anggaran, dan memastikan setiap kesempatan bisa kita bawa pulang untuk kesejahteraan rakyat,” pungkasnya.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Pemerintah

45 Pengusaha Kecil di Sabang Dapat Bimtek dari Diskop UKM Aceh

Aceh Besar

Pemkab Aceh Besar Cetak Sawah Baru 123 Hektar untuk Kompensasi Jalan Tol Sibanceh

Daerah

Harkodia 2024: Kanwil Bea Cukai Aceh Berikan Kuliah Umum Kelas Integritas

Aceh Besar

Aceh Besar Krisis Air Bersih, Anggota DPRK Turun Pasok Kebutuhan Air untuk Warga Terdampak

Nasional

Jaksa Agung : Masyarakat menaruh harapan tinggi pada Kejaksaan

Daerah

Mendagri Tito Karnavian Terima Gelar Adat “Petua Panglima Hukom Nanggroe” dari Wali Nanggroe Aceh

Internasional

Jemaah Wajib Tahu Aturan Haji 2025

Aceh Besar

Satpol PP Aceh Besar Imbau Masyarakat Tak Lepas Ternak Selama Pelaksanaan PON