Home / Aceh Barat / Pemerintah

Minggu, 15 Juni 2025 - 22:02 WIB

Gampong Suak Indrapuri Gelar Pelatihan Literasi Digital, Remaja Diharapkan Jadi Agen Perubahan

mm Redaksi

Kabid Komunikasi dan Informasi Publik, Hidayat Isa. Foto: Dok. Diskominsa Aceh Barat

Kabid Komunikasi dan Informasi Publik, Hidayat Isa. Foto: Dok. Diskominsa Aceh Barat

Meulaboh – Gampong Suak Indrapuri, Kecamatan Johan Pahlawan, Aceh Barat menggelar pelatihan literasi digital bagi kalangan remaja pada Minggu (25/6/2025) di balai desa setempat. Kegiatan ini diikuti oleh para pelajar dan mahasiswa dari gampong tersebut sebagai bagian dari upaya peningkatan pemahaman digital generasi muda di era informasi saat ini.

Keuchik Gampong Suak Indrapuri, Drs. Sya’ban Lubis, menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah desa terhadap kemajuan generasi muda. “Kami ingin anak-anak muda di desa ini melek digital. Mereka adalah masa depan desa yang harus dibekali dengan kemampuan dan pengetahuan digital yang memadai,” ujarnya.

Baca Juga :  Aceh Besar Raih Peringkat III Nilai IPSS se-Aceh Tahun 2024

Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari Dinas Komunikasi, Informasi, dan Persandian (Diskominsa) Kabupaten Aceh Barat, yakni Kabid Komunikasi dan Informasi Publik, Hidayat Isa. Dalam pemaparannya, Hidayat menekankan pentingnya literasi digital sebagai benteng utama bagi remaja dari paparan berita palsu dan informasi menyesatkan yang kian marak di dunia maya.

Baca Juga :  Almuniza Kamal Apresiasi Keberhasilan RSUD Meuraxa dalam Mencapai PAD Hampir 100%

“Peran remaja dalam pengaplikasian literasi digital sangat penting. Mereka harus mampu memilah informasi, bersikap kritis terhadap konten digital, dan menjadi agen perubahan di lingkungan sekitarnya,” kata Hidayat.

Ia juga menggarisbawahi bahwa penguasaan teknologi digital tidak hanya penting untuk melindungi diri, tetapi juga untuk mendukung pembangunan desa. “Remaja adalah tulang punggung masa depan desa. Dengan kemampuan digital yang mumpuni, mereka bisa membantu mempromosikan potensi desa, mengelola informasi secara bijak, dan menciptakan inovasi berbasis teknologi,” tambahnya.

Baca Juga :  Menhan Sjafrie Lantik Deputi Dewan Pertahanan Nasional 

Antusiasme peserta terlihat tinggi selama pelatihan berlangsung. Mereka diajak berdiskusi interaktif, simulasi penggunaan media digital yang cerdas, hingga tips mengidentifikasi hoaks. Diharapkan pelatihan ini menjadi langkah awal menuju masyarakat desa yang lebih cakap digital dan tahan terhadap pengaruh negatif dunia maya.

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Daerah

Pesan Kakanwil Meurah Budiman Kepada WBP

Pemerintah

Gakkum Kehutanan Siapkan Langkah Hukum Terhadap Perusahaan Tambang di Raja Ampat

Hukrim

Indonesia Nol Serangan Teroris, Menko Polkam Tetap Minta Semua Pihak Waspada

Internasional

Imigrasi RI dan Kamboja Sepakati Kerjasama Pencegahan TPPO

Internasional

Diplomasi Kemlu RI Berhasil Pulangkan WNI Selebgram yang Ditahan di Myanmar

Aceh Barat

Pastikan Pelayanan Kesehatan Optimal, Bupati Aceh Barat Kembali Sambangi Pasien ODGJ 

Aceh Barat

Tinjau Vaksinasi, Kabinda Aceh Kunjungi Aceh Barat

Aceh Besar

Muhammad Iswanto Resmikan Talud Lapangan Sepakbola