Home / Pemerintah Aceh

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:47 WIB

Jelang Puncak Musim Hujan, Pemprov Aceh Perkuat Kesiapsiagaan Bencana

mm Redaksi

Pj. Sekda Aceh, Taufik, ST, M.Si, saat memimpin Apel Gelar Pasukan Kesiapsiagaan Bencana di Aceh yang diikuti para Kepala SKPA/Biro/Instansi dan organisasi terkait, yang diselenggarakan Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) di halaman Gudang BPBA, Banda Aceh, Senin (26/10/2026). Foto: Dok. Biro Adpim Setda Aceh

Pj. Sekda Aceh, Taufik, ST, M.Si, saat memimpin Apel Gelar Pasukan Kesiapsiagaan Bencana di Aceh yang diikuti para Kepala SKPA/Biro/Instansi dan organisasi terkait, yang diselenggarakan Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) di halaman Gudang BPBA, Banda Aceh, Senin (26/10/2026). Foto: Dok. Biro Adpim Setda Aceh

Banda Aceh – Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Aceh, Taufik, memimpin apel kesiapsiagaan pengurangan risiko bencana dan gelar peralatan di halaman gudang Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), Senin (26/10/2026).

Apel tersebut diikuti kepala Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA) serta personel dari Basarnas, Dinas Perhubungan Aceh, PMI, Tagana, BPBA, Dinas Sosial, BMKG, Satpol PP, Dinas Kesehatan, dan Dinas PUPR.

Dalam arahannya, Taufik meminta seluruh unsur terkait meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi, terutama menjelang puncak musim hujan pada November 2026.

Baca Juga :  Mendagri Serukan Percepatan Pembersihan Sisa Banjir dan Pembangunan Hunian Tetap di Aceh Tamiang

Berdasarkan prakiraan BMKG, intensitas hujan diperkirakan meningkat pada 10 Zona Musim (ZOM) atau 62,5 persen wilayah ZOM di Aceh pada November, dibandingkan Oktober yang tercatat hanya pada satu ZOM atau 6,25 persen.

“Jangan menunggu bencana terjadi untuk bertindak, karena keselamatan masyarakat adalah prioritas utama,” tegas Taufik.

Baca Juga :  Kanada dan Aceh Perkuat Hubungan, Dubes Dutton Apresiasi Peran Wali Nanggroe

Ia meminta pemerintah kabupaten/kota bersama instansi terkait memastikan kesiapan personel, peralatan, dan logistik, memperkuat koordinasi lintas sektor, serta menempatkan sumber daya di lokasi rawan bencana.

Taufik juga menekankan pentingnya pembersihan drainase dan alur sungai, pemantauan cuaca, penyebaran peringatan dini, serta pengaktifan posko dan penyusunan rencana kontingensi di setiap kabupaten/kota.

Menurutnya, kesiapsiagaan harus menjadi perhatian serius karena proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana masih berlangsung. Sejumlah warga masih tinggal di hunian sementara, sementara beberapa akses jalan dan jembatan masih rawan dilalui.

Baca Juga :  Tiga Bupati Aceh Terpilih jadi Pengurus APKASI, Wagub Harap Dapat Bawa Daerah Istimewa Aceh Lebih Baik

Ia meminta seluruh jajaran melakukan evaluasi dan pelaporan berkala agar setiap kendala dapat segera ditangani, sekaligus memastikan kebutuhan dasar dan keselamatan masyarakat, terutama kelompok rentan, tetap menjadi prioritas.

Kegiatan tersebut mengusung tema “Siaga Bersama, Tangguh Menghadapi Bencana Hidrometeorologi demi Aceh yang Aman dan Tangguh.”[]

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Ekbis

Gubernur Aceh Tekankan Penguatan Tata Kelola dan Transformasi Digital dalam RUPS Bank Aceh Syariah

Pemerintah Aceh

Pemprov Aceh dan Forkopimda Terbitkan Maklumat Hentikan Tambang Ilegal, BBM ke Lokasi Tambang Akan Diputus

Pemerintah Aceh

Biro Pengadaan Barang dan Jasa Aceh Gelar Seminar Audit Pengadaan Barang/Jasa melalui E-Katalog

Pemerintah Aceh

Gubernur Aceh Mualem Lantik Pengurus Baitul Mal Aceh 2025–2030

Pemerintah Aceh

Wagub Aceh Launching BUMG Penyalur Pupuk Bersubsidi

Banda Aceh

Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh Gelar Buka Puasa Bersama Pengurus Partai Koalisi

Pemerintah Aceh

Biro PBJ Setda Aceh Gandeng Bank BTN Sosialisasikan Pembiayaan Kredit Rumah untuk Pegawai

Pemerintah Aceh

Pemprov Aceh Siapkan Relawan ASN Tahap II, Fokus Bersihkan Sekolah Terdampak Banjir di Aceh Tamiang