Home / Internasional

Jumat, 4 Juli 2025 - 17:11 WIB

KBRI Kuala Lumpur melalui Konsulat RI Tawau imbau WNI waspadai penipuan dan kegiatan judi online

mm Redaksi

Gedung Konsulat Republik Indonesia Tawau, Malaysia. (Foto : NOA.co.id/HO- KRI Tawau).

Gedung Konsulat Republik Indonesia Tawau, Malaysia. (Foto : NOA.co.id/HO- KRI Tawau).

Jakarta – Konsulat Republik Indonesia Tawau, Malaysia, mengimbau warga negara Indonesia yang berada di wilayah kerja KRI Tawau waspada dalam melakukan transaksi keuangan dengan WNI yang belum dikenal, agar tidak terjebak penipuan, termasuk praktik judi online.

“Untuk mencegah terjadinya penipuan seperti yang terjadi di beberapa negara di Asia Tenggara, hari ini kami mengeluarkan imbauan kepada WNI di wilayah kerja Konsulat RI Tawau yang meliputi Tawau, Kunak, Kalabakan, Lahad Datu dan Semporna agar berhati-hati, bijaksana dan waspada dalam berinteraksi keuangan dengan WNI yang belum dikenal dengan baik,” kata Konsul RI Tawau Aris Heru Utomo, Jumat 4 Juli 2025.

Baca Juga :  Aceh Singkil rawan penyaluran TKI Ilegal, Anak Plh Kadis diduga berkerja sebagai Admin judol di Kamboja

Imbauan tersebut disampaikan Konsulat RI Tawau melalui keterangan resmi, mengacu pada banyaknya ribuan WNI yang dibujuk bekerja di negara-negara Asia Tenggara dengan iming-iming gaji lebih tinggi, namun pada akhirnya terjerat dalam jaringan penipuan internasional yang kejam.

Aris menyampaikan, dari pengamatan yang dilakukan Kementerian Luar Negeri RI, faktor utama terjadinya penipuan, karena mudahnya mengakses kontak dan informasi WNI melalui grup WhatsApp komunitas di negara setempat.

Baca Juga :  Kemenkominfo Didesak Blokir Situs Judi Online di Aceh

Modus yang digunakan adalah perkenalan melalui grup WA dan meminta korban untuk meminjamkan rekening, untuk menerima uang dalam jumlah besar dari pihak ketiga, untuk selanjutnya ditransfer ke rekening pelaku.

“Kami melihat modus serupa dapat terjadi wilayah kerja Konsulat RI Tawau karena komunitas WNI yang besar dan memiliki grup WA dengan prosedur menjadi anggota relatif mudah,” ujar Aris.

Ia mengimbau apabila ada WNI yang menjadi korban, untuk segera melapor ke kepolisian setempat agar proses hukum dapat berjalan dan memberikan efek jera bagi pelaku.

Baca Juga :  Polisi Amankan Tiga Penjudi Online

Konsul RI Tawau menyatakan bahwa polisi Sabah telah memberikan penegasan akan terus menjalankan operasi untuk memberantas kegiatan judi online di Sabah, termasuk melakukan penahanan terhadap sindikat yang dikendalikan warga negara asing.

Diiketahui, sindikat judi online menggunakan berbagai cara untuk menarik korban, termasuk menawarkan layanan pendaftaran dan penambahan nilai akun judi online.

Polisi Sabah juga secara terus menerus telah melakukan imbauan kepada masyarakat untuk tidak terlibat dalam kegiatan judi online dan meminta WNI untuk melaporkan setiap kegiatan yang mencurigakan.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Internasional

Kemlu RI Libatkan Aceh dalam Upaya Dorong Proses Damai di Myanmar

Internasional

Awal Tahun 2025, Kasus WNI di Kamboja Meningkat Tajam

Internasional

54 WNI Terjaring di Markas Scam Myanmar Berhasil Dipulangkan Kemlu RI

Internasional

Disdikbud Banda Aceh Gandeng Australia Lewat Fatih Volunteering Teaching Program 2026

Internasional

Setelah Dibebaskan, Pilot Susi Air Kapten Philip Mehrtens diserahkan ke Pemerintah Selandia Baru

Hukrim

Mengaku dari Taspen, Sindikat Kamboja kuras Rp 304 Juta dari Ratusan Pensiunan PNS

Hukrim

Imigrasi Amankan Buron Interpol Asal Tiongkok

Internasional

Kemlu RI : 60 WNI dari Iran telah kembali ke tanah air