Banda Aceh – Tiga mahasiswa Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Syiah Kuala (USK) mengukir prestasi di tingkat internasional setelah meraih Juara I (1st Winner) pada kategori Scientific Poster Competition dalam ajang WORLD (Global Student Awards for Health) X GALAXY 3.0.
Raihan prestasi tersebut melalui karya ilmiah berjudul “Bridging the Health Equity Gap: A Component Network Meta-Analysis of Synergistic Digital Ecosystems for Sustainable Chronic Disease Management in Forced Displacement Contexts.”
Tim peneliti terdiri atas Salwa Keisha, Nazira Evanda, dan Vania Az Zahra.
Melalui penelitian tersebut, mereka mengangkat isu kesenjangan akses layanan kesehatan bagi masyarakat yang mengalami perpindahan paksa (forced displacement), khususnya dalam pengelolaan Diabetes Melitus Tipe 2 (T2DM).
Ketua tim, Salwa Keisha, mengatakan penelitian itu bertujuan menghadirkan solusi berbasis teknologi digital untuk meningkatkan layanan kesehatan bagi kelompok rentan yang menghadapi keterbatasan akses akibat konflik, bencana, maupun krisis kemanusiaan.
“Pengelolaan penyakit kronis seperti diabetes menjadi tantangan besar di wilayah dengan keterbatasan fasilitas kesehatan. Melalui penelitian ini, kami ingin menunjukkan bahwa integrasi teknologi digital dapat menjadi solusi yang lebih efektif, berkelanjutan, dan berbasis bukti untuk menjembatani kesenjangan layanan kesehatan bagi kelompok rentan,” ujar Salwa dalam keterangan yang diterima, Kamis (2/7/2026).
Dalam penelitian tersebut, tim menggunakan metode Component Network Meta-Analysis (cNMA) untuk mengevaluasi efektivitas berbagai kombinasi intervensi kesehatan digital dalam menurunkan kadar HbA1c pada penderita diabetes.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi mobile health application, tele-coaching, wearable devices, dan standard of care memberikan hasil paling efektif dibandingkan penggunaan teknologi digital secara terpisah.
Temuan itu sekaligus mendukung konsep Digital Health Twin, yaitu ekosistem layanan kesehatan digital yang memungkinkan pemantauan pasien secara berkelanjutan, personal, dan efisien, terutama di wilayah dengan keterbatasan sumber daya kesehatan.
Salwa berharap hasil penelitian tersebut dapat menjadi referensi bagi tenaga kesehatan, pembuat kebijakan, maupun pengembang teknologi kesehatan dalam membangun sistem pelayanan yang lebih inklusif dan adaptif, terutama pada situasi kemanusiaan.
Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kewirausahaan Universitas Syiah Kuala, Dr. Rina Suryani Oktari, S.Kep., M.Si., FRSPH, mengapresiasi capaian yang diraih mahasiswa FK USK tersebut.
Menurutnya, prestasi itu membuktikan kemampuan mahasiswa USK dalam menghasilkan inovasi berbasis riset yang mampu bersaing di tingkat internasional.
“Prestasi ini menunjukkan bahwa mahasiswa Universitas Syiah Kuala tidak hanya memiliki kompetensi akademik yang unggul, tetapi juga mampu menghadirkan inovasi dan solusi berbasis riset terhadap isu-isu kesehatan global. Kami berharap capaian ini menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berkarya, berinovasi, dan berani tampil di forum internasional,” kata Rina.
Ajang WORLD (Global Student Awards for Health) X GALAXY 3.0 diikuti mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di dunia yang mempresentasikan inovasi dan hasil penelitian di bidang kesehatan.
Keberhasilan tim FK USK meraih Juara I pada kompetisi tersebut menjadi bukti daya saing mahasiswa Universitas Syiah Kuala di tingkat internasional sekaligus memperkuat komitmen kampus dalam mendorong budaya riset dan inovasi yang berdampak bagi masyarakat global.
Editor: RedaksiReporter: Teuku Nizar














