Home / Peristiwa

Senin, 22 Juli 2024 - 22:20 WIB

Panja LHP BPK RI Tunda Rapat Konsultasi dengan PT. Mifa Bersaudara dan PT. BEL

mm Redaksi

Panja LHP BPK RI saat menggelar Rapat Konsultasi atas Laporan Keuangan Pemerintah Aceh Tahun Anggaran 2023. Foto: NOA.co.id

Panja LHP BPK RI saat menggelar Rapat Konsultasi atas Laporan Keuangan Pemerintah Aceh Tahun Anggaran 2023. Foto: NOA.co.id

Banda Aceh – Panja LHP BPK RI menggelar Rapat Konsultasi atas Laporan Keuangan Pemerintah Aceh Tahun Anggaran 2023. Rapat ini melibatkan perwakilan dari PT. Mifa Bersaudara, PT. Bara Energi Lestari, dan Bappeda Kabupaten Aceh Barat, Senin (22/07/2024).

Rapat Konsultasi ini dibuka oleh Anwar, S.Pd., M.AP., selaku Ketua Panja, serta dihadiri oleh Wakil Ketua Dr. Ansari Muhammad, S.Pt., M.Si., Sekretaris Panja M. Rizal Falevi Kirani, dan anggota Panja yaitu Drs. H. Taufik, MM, Zaini Bakri, serta Fuadri, S.Si., M.Si.

Baca Juga :  SAPA Desak Hukuman Mati untuk Pelaku Penembakan Warga Aceh di Tangerang

Setelah pembukaan rapat oleh Ketua Panja, Direksi PT. MIFA dan PT. BEL diminta untuk menyampaikan perkembangan kegiatan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (TJSLP).

Namun, karena ketidakhadiran direksi dari kedua perusahaan tersebut, Panja LHP BPK RI memutuskan untuk menunda rapat hingga direksi PT. MIFA dan PT. BEL dapat hadir langsung di DPR Aceh dan memaparkan progres program dan kegiatan dana CSR mereka di Aceh.

Baca Juga :  Korsleting Listrik, Dua Rumah Ludes Terbakar di Aceh Tenggara

Anwar, S.Pd., M.AP., sebagai Ketua Panja, meminta pihak direksi PT. MIFA dan PT. BEL untuk hadir di DPRA guna menyampaikan klarifikasi terkait permasalahan di areal tambang serta menunjukkan komitmen untuk menunaikan janji-janji yang telah disampaikan kepada pemerintah provinsi dan kabupaten, serta masyarakat. Hal ini dianggap penting untuk memastikan pembangunan Aceh berkelanjutan.

Baca Juga :  Pemko Banda Aceh Gelar Rapat Konsultasi Kader PKK

“Jika permintaan ini tidak dipenuhi, operasional kedua perusahaan tambang tersebut dapat ditutup,” tegas Anwar.

Anwar, S.Pd., M.AP. menyampaikan hal ini di depan peserta rapat sebagai bukti komitmen kedua perusahaan terhadap pembangunan Aceh berkelanjutan. Panja LHP BPK RI mengajak semua pihak yang menjalankan usaha di Aceh untuk bekerja sama dengan pemerintah Aceh, Dewan Perwakilan Aceh, serta para stakeholder demi memajukan Aceh.

Penulis: Hidayat S

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Daerah

Warga Aceh Nyaris Jadi Korban TPPO

Daerah

Satgas PKH : 31 Perusahaan Diduga Penyebab Bencana Aceh-Sumatera

Internasional

Kemlu RI Konfirmasi 2 WNI di Rumania Terinfeksi Kusta

Peristiwa

TNI Bantu Polisi Kejar dan Ungkap Kasus Pengeroyokan

News

Tagore Abubakar Klarifikasi Soal Pembayaran Lahan TK Pante Raya: Sudah Milik Saya Sejak 2009

Peristiwa

Rumah Terbakar di Aceh Barat, Satu Orang Dilarikan ke Rumah Sakit

Internasional

Korban TPPO dipulangkan, Pemerintah Aceh : Terima kasih Kemlu RI  

Peristiwa

Pria Aceh Besar Tewas Tersengat Listrik Saat Pasang Baliho di Lueng Bata Banda Aceh