Home / Parlementaria / Pemerintah Aceh / Politik

Rabu, 27 Mei 2026 - 17:11 WIB

Pulang dari Jakarta, Salihin Tegaskan Revisi UUPA dan Otsus Demi Masa Depan Aceh

mm Redaksi

Suasana rapat pembahasan revisi UUPA dan keberlanjutan dana Otsus Aceh yang diikuti sejumlah anggota DPRA bersama pihak terkait di Jakarta. Foto: Dok. Istimewa

Suasana rapat pembahasan revisi UUPA dan keberlanjutan dana Otsus Aceh yang diikuti sejumlah anggota DPRA bersama pihak terkait di Jakarta. Foto: Dok. Istimewa

Banda Aceh – Usai mengikuti agenda pembahasan revisi Undang-Undang Pemerintahan Aceh (UUPA) dan keberlanjutan dana Otonomi Khusus (Otsus) di Jakarta, Wakil Ketua III DPRA, Salihin menegaskan bahwa perjuangan tersebut bukan sekadar agenda formal, melainkan menyangkut masa depan Aceh.

Hal tersebut disampaikan Salihin saat ditemui wartawan setibanya di Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda, Selasa (26/5/2026). Ia menyebutkan, pembahasan di tingkat pusat menjadi momentum penting untuk memastikan kepentingan Aceh tetap mendapat perhatian, terutama terkait keberlanjutan pembangunan dan penguatan posisi Aceh dalam kerangka kekhususan daerah.

Baca Juga :  Personil Polisi Lhokseumawe Diingatkan Netral dalam Pilkada

“Yang sedang diperjuangkan ini bukan hal kecil. Ini menyangkut bagaimana Aceh ke depan tetap punya kekuatan untuk membangun, bagaimana pembangunan terus berjalan, dan bagaimana masyarakat bisa merasakan manfaat yang lebih baik,” ujar Salihin.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, agenda pembahasan di Jakarta turut dihadiri Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, Ketua DPRA, Zulfadhli, sejumlah anggota DPRA, serta unsur Pemerintah Aceh lainnya yang ikut mengawal pembahasan revisi UUPA dan keberlanjutan dana Otsus.

Menurut Salihin, kebersamaan seluruh unsur Aceh dalam pembahasan tersebut menunjukkan adanya keseriusan untuk memperjuangkan kepentingan daerah di tingkat nasional. Ia menilai, revisi UUPA dan keberlanjutan Otsus bukan hanya berdampak pada pemerintah, tetapi juga berkaitan langsung dengan kehidupan masyarakat Aceh dalam jangka panjang.

Baca Juga :  Sulaiman Manaf Desak Mualem: Hentikan Monopoli Pertamina, Aceh Harus Kelola Migas Sendiri!

“Yang diperjuangkan ini bukan untuk hari ini saja, tetapi untuk masa depan Aceh. Kita ingin pembangunan tetap berjalan, kesempatan semakin terbuka, dan masyarakat merasakan kesejahteraan yang lebih baik,” katanya.

Sebelum meninggalkan area bandara, Salihin juga meminta doa masyarakat Aceh agar seluruh perjuangan yang sedang dilakukan bersama Pemerintah Aceh dapat berjalan lancar dan menghasilkan keputusan terbaik bagi daerah.

Baca Juga :  Mendagri Dukung Bawaslu Tindak Tegas ASN Tidak Netral Selama Pilkada

“Mohon doa seluruh rakyat Aceh. Mudah-mudahan apa yang sedang diperjuangkan ini membawa manfaat besar bagi daerah kita,” ucapnya.

Ia menambahkan, pembahasan di Jakarta tidak hanya menyangkut keberlanjutan dana Otsus, tetapi juga terkait kewenangan Aceh yang menjadi perhatian utama dalam revisi UUPA.

“Ini bukan hanya persoalan Otsus. Ada hal yang sama pentingnya, yakni bagaimana kewenangan Aceh tetap diperkuat dan dijaga. Karena pada akhirnya, semua ini bermuara pada satu tujuan, yaitu memastikan Aceh bisa membangun lebih baik untuk rakyatnya,” tutup Salihin.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Parlementaria

DPRK Banda Aceh Minta Evaluasi Total Daycare Usai Kasus Kekerasan Bayi di Syiah Kuala

Parlementaria

Ketua DPRK Banda Aceh Motivasi Pengurus IPMS: Mahasiswa Perantau Harus Percaya Diri dan Berprestasi

News

April, Gubernur Muzakir Manaf Resmikan Pembangunan Pabrik Ban di Aceh Barat

Daerah

Marak Terjadi Perusak Baliho, Ketua Poros Muda : InsyaAllah Kami SABAR Menuju Kemenangan

Nasional

Kemenko Polkam Dorong Penyusunan Grand Design Pembangunan Aceh

Banda Aceh

Serangan ke Sekda Aceh Adalah Provokasi, Bukan Kritik Konstruktif

Pemerintah Aceh

Dishub Aceh Fasilitasi Pemulangan 370 Warga Terdampak Banjir dan Longsor ke Banda Aceh

Daerah

HRD Tegaskan Komitmen Perjuangkan Infrastruktur Aceh, Soroti Peran Strategis Komisi V DPR RI