Home / Hukrim / Internasional / Pemerintah

Minggu, 11 Mei 2025 - 13:57 WIB

Skandal Haji Ilegal Terbongkar, KJRI Beri Peringatan

mm Redaksi

Konjen RI Jeddah Yusron B Ambary (Pertama kanan) sambut kedatangan jemaah di Madinah. (Foto: NOA.co.id/HO-KJRI Jeddah).

Konjen RI Jeddah Yusron B Ambary (Pertama kanan) sambut kedatangan jemaah di Madinah. (Foto: NOA.co.id/HO-KJRI Jeddah).

Jakarta – Otoritas Arab Saudi menangkap seorang warga negara Indonesia (WNI) berinisial KMR di Makkah pada 24 April 2025, atas dugaan penipuan dan penyelenggaraan haji ilegal tanpa tasreh.

Konsul Jenderal RI di Jeddah, Yusron B Ambary, mengungkapkan bahwa penangkapan ini berdasarkan bukti transaksi mencurigakan dengan petugas keamanan Saudi yang menyamar sebagai calon jemaah.

“Kami mendapat informasi dari Kementerian Dalam Negeri Saudi bahwa ada satu WNI yang ditangkap karena diduga melakukan penipuan dan memfasilitasi haji ilegal,” ujar Yusron di Jeddah, Kamis 8 Mei 2025.

Baca Juga :  Pemerintah Aceh Raih Juara Pertama Anugerah Adinata Syariah 2024

Menurut Yusron, KMR, yang bermukim di Makkah, telah mengakui perbuatannya selama pemeriksaan. Polisi Saudi menemukan bukti berupa dokumen piagam untuk calon jemaah dan materi promosi haji ilegal.

Saat ini, KMR ditahan di penjara umum Syumaisi sejak 29 April 2025, dan kasusnya telah dilimpahkan ke Kejaksaan Umum Makkah.

Baca Juga :  Staf Ahli Bupati Aceh Besar Hadiri Pembukaan SOULS Fest 2025 SMAN 2 Unggul Ali Hasjmy

“KJRI Jeddah telah berkoordinasi dengan pihak Pengadilan Pidana Makkah dan mendapatkan informasi bahwa persidangan terhadap KMR akan segera digelar dalam waktu dekat,” tambah Yusron, menegaskan komitmen KJRI untuk mengawal kasus ini.

KJRI Jeddah mengimbau WNI di Arab Saudi untuk tidak terlibat dalam promosi atau penyelenggaraan haji tanpa tasreh, mengingat risiko hukuman berat.

“Denda besar hingga SAR 100.000, hukuman penjara, dan deportasi akan dikenakan kepada semua pihak yang memfasilitasi penyelenggaraan haji tanpa tasreh,” tegas Yusron.

Baca Juga :  Hari lahir kejaksaan, Kejari Aceh Singkil tetapkan tersangka dugaan penyelewengan Pengelolaan Dana Desa

Kasus ini menjadi pengingat pentingnya mematuhi regulasi haji resmi demi menjaga keamanan dan kelancaran ibadah di Tanah Suci.

Proses hukum terhadap KMR masih berlangsung, dengan persidangan yang dijadwalkan segera digelar di Pengadilan Pidana Makkah.

KJRI Jeddah terus memantau perkembangan kasus dan memperkuat sosialisasi kepada WNI untuk mematuhi aturan haji resmi Arab Saudi.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Hukrim

Di Lhokseumawe, DPO Senpi Diburu, Dua Pelaku Terancam 20 Tahun Penjara

Aceh Besar

Inspektorat Aceh Besar Gelar Sosialisasi dan FGD Penyusunan RTP

Banda Aceh

Satpol PP WH Banda Aceh Tertibkan PKL di Jembatan Peunayong, Risiko Macet Jadi Alasan Utama

Nasional

PEPARNAS Dibuka di Solo, Pj Gubernur Safrizal: Doakan Atlet Aceh Juara

Aceh Barat

Pemkab Aceh Barat Gelar Upacara HARDIKDA ke – 63, Ini Pesan Bupati Ramli, MS

Internasional

Menlu RI mendorong mahasiswa untuk berkontribusi dalam diplomasi Indonesia

Aceh Besar

Wakili Pj Bupati, Asisten I Hadiri Sertijab Camat Kecamatan Lhoknga 

Aceh Besar

Pemkab Aceh Besar Apresiasi Pembentukan Koperasi Desa Merah Putih